Dua Sosok Baru Cawagub DKI di Mata Anies

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 21 Januari 2020
Dua Sosok Baru Cawagub DKI di Mata Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyerahkan surat rekomendasi dua nama baru calon wakil gubernur (Cawagub) DKI ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Diketahui dua nama yang disepakati Gerindra dan PKS adalah Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis

Baca Juga

Gerindra dan PKS Serahkan Surat Dua Nama Cawagub DKI ke Anies

Ketika ditanya awak media, bagaimana tanggapan Gubernur Anies Baswedan ihwal kedua sosok tersebut. Anies mengaku sudah mengenal kedua tokoh itu sejak lama.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun percaya bila PKS dan Gerindra sudah menyaring secara selektif sebelum akhirnya menyerahkan ke dirinya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerima surat rekomendasi dua nama baru calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Foto: MP/Asropih
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerima surat rekomendasi dua nama baru calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Foto: MP/Asropih

"Dua-duanya kenal, dan saya percaya partai pengusung pasti sudah mempertimbangkan faktor sebelum mengusulkan," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).

Baca Juga

Anies Tunggu Surat Cawagub Baru yang Disepakati PKS dan Gerindra

Anies berpesan pada kedua calon pengganti Sandiaga Uno itu agar tak membawa visi dan misi politik pribadi dan harus mengikuti janji kampanye Anies-Sandi Pilkada DKI 2017 lalu.

Sebab, kata Anies, keduanya harus membantu dirinya dalam mewujudkan janji politik kepada masyarakat yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Kita juga tahu bahwa ini ada janji politik dari kampanye dari RPJMD. Saya percaya kedua pribadi yang diusulkan ini pasti sudah mempelajari, memahami dan siap untuk melaksanakan itu semua," tutur dia.

Baca Juga

PSI Desak Dilakukan Fit and Proper Test untuk Calon Pengganti Sandiaga Uno

Anies mengaku senang langkah kedua partai itu yang akhirnya menyerahkan nama kandidat calon pendamping dirinya dalam menjalani roda pemerintahan di Ibu Kota.

"Karena kita tahu bahwa tanggung jawab di Jakarta tidak kecil," tutupnya. (Asp)

#Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta untuk tenang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
Indonesia
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Indonesia
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Prabowo pada 26 Agustus. Layanan ini diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi udara di Ibu Kota.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Bagikan