Dua Pekerja Tewas Tertimpa Runtuhan Proyek Rumah Tua di Bendungan Hilir

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 16 April 2021
Dua Pekerja Tewas Tertimpa Runtuhan Proyek Rumah Tua di Bendungan Hilir

Polisi mengevakuasi jenazah dua pekerja proyek bangunan meninggal dunia tertimpa tembok di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat siang (16/4/2021). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua pekerja bangunan tewas akibat tertimpa tembok saat keduanya melakukan renovasi rumah.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Danau Limboto, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (16/4) siang.

Korban bernama Supriyono dan Dimas Riski tewas karena tertimpa tembok yang tiba-tiba roboh. Mereka merupakan warga asal Jawa Tengah.

Baca Juga:

Tujuh Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Sitinjau Lauik, Dua tewas

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan menuturkan, keduanya sudah dibawa ke RSCM. Mereka pun tak dilakukan visum.

"Keluarga korban ingin segera dibawa pulang," kata Singgih kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (16/4).

Saksi yang diperiksa ada dua. Yakni pemilik rumah tua dan pekerja lainnya yang merupakan kepala proyek.

Sedianya, mereka akan pulang kampung pada Minggu (18/4) mendatang.

"Namun mereka malah terkena musibah ini," jelas Singgih.

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan. (Foto: MP/Kanugrahan)
Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan. (Foto: MP/Kanugrahan)

Singgih menerangkan, mereka karyawan kerja dan tak ada kontraktor. Rumah yang direnovasi pun merupakan rumah tua.

"Mereka lagi kerja dan bongkar tembok roboh dan kejatuhan tembok," sebut Singgih.

Singgih juga memastikan belum ada tersangka dalam peristiwa ini.

"Karena ini murni kecelakaan kerja. Cuaca saat itu pun cerah. Kami masih melakukan penyelidikan," tutup Singgih.

Petugas kepolisian telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP), rumah yang tengah direnovasi itu.

Baca Juga:

Korban Tewas Bencana Alam NTT 179 Jiwa, 45 Orang Masih Hilang


Sementara itu, satu pekerja proyek lainnya bernama Tarman (48), asal Desa Taruman, Grobogan, Jawa Tengah, berhasil selamat dari kejadian tersebut.

Pihak kepolisian masih menyelidiki kronologi robohnya bangunan tersebut hingga menewaskan dua pekerja.

Area rumah yang sedang direnovasi itu masih ditutup untuk mencegah ada orang masuk. (Knu)

Baca Juga:

Kebrutalan KKB Terus Terjadi, Kali Ini Tukang Ojek Tewas Ditembak di Puncak Papua

#Kecelakaan Kerja #PCC #Tanah Abang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Pemprov DKI akan menata kawasan kumuh di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, Tanah Abang. Pramono memastikan warga tidak digusur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Berita Foto
Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Damkar Kerahkan Bronto Skylift
Sejumlah petugas pemadam kebakaran (Damkar) menggunakan Bront Skylift untuk mengevakuasi penguni Apartemen di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Jum'at (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Damkar Kerahkan Bronto Skylift
Indonesia
3 Pekerja Tewas dalam Kebakaran Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Loncat dari Lantai 6
Tiga pekerja las dari vendor konstruksi PT Nirwana Mahanu Putra tewas setelah melompat dari lantai 6 gedung pabrik berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
3 Pekerja Tewas dalam Kebakaran Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Loncat dari Lantai 6
Indonesia
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Polisi menyusun sketsa berdasarkan hasil penyelidikan terhadap sejumlah saksi dan bukti digital.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Indonesia
Korban Meninggal Kapal Mutiara Sentosa 2 Didominasi Sesak Napas dan Tenggelam
identifikasi dilakukan terhadap lima kantong jenazah yang diterima Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya sejak Minggu (2/8) hingga Senin.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Korban Meninggal Kapal Mutiara Sentosa 2 Didominasi Sesak Napas dan Tenggelam
Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas Keracunan, Subkontrak PT Moya Kena SP
PAM Jaya memberikan surat peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia setelah tiga pekerja subkontraktor tewas di proyek galian gorong-gorong TMII.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas Keracunan, Subkontrak PT Moya Kena SP
Indonesia
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Gorong-Gorong TMII, PAM Jaya Minta Moya Bertanggung Jawab
Tiga pekerja proyek PAM Jaya meninggal dunia di saluran gorong-gorong kawasan TMII. PAM Jaya meminta PT Moya Indonesia bertanggung jawab dan melakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Gorong-Gorong TMII, PAM Jaya Minta Moya Bertanggung Jawab
Indonesia
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Meninggal Dunia Keracunan Gas, Damkar Jaktim Jelaskan Penyebabnya
Damkar menerima laporan adanya pekerja yang pingsan di dalam gorong-gorong di dekat pintu masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII) atau kawasan Keong Emas.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Meninggal Dunia Keracunan Gas, Damkar Jaktim Jelaskan Penyebabnya
Bagikan