Korban Meninggal Kapal Mutiara Sentosa 2 Didominasi Sesak Napas dan Tenggelam

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Korban Meninggal Kapal Mutiara Sentosa 2 Didominasi Sesak Napas dan Tenggelam

Tangkapan layar - KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan Laut Jawa, Minggu (2/8/2026). (ANTARA/HO-Kemenhub)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar, pada Minggu (2/8) sekira pukul 06.00-07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur.

KMP Mutiara Sentosa dilaporkan mengalami kebakaran sekitar pukul 06.00-07.00 WIB, saat kapal berada di ujung utara Madura. Saat itu, komunikasi dengan nakhoda kapal terputus. KMP Mutiara Santosa 2 melayani rute Surabaya-Makassar mengangkut sekitar 250 orang di atas kapal (person on board/POB).

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur (Jatim) mengidentifikasi lima korban meninggal kecelakaan KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura, dan menyatakan seluruh korban tidak meninggal akibat luka bakar.

Tidak ada yang meninggal karena luka bakar. Rata-rata korban mengalami sesak napas akibat asap lalu melompat ke laut dan tenggelam, atau lemas setelah berada di laut,

kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Jatim Komisaris Besar (Kombespol) Wahono Edhi P. di Surabaya, Senin (3/8).

Baca juga:

Kapal Pertamina Selamatkan 17 Penumpang Kapal Mutiara Sentosa Yang Terbakar di Perairan Utara Sumenep

Ia menjelaskan, identifikasi dilakukan terhadap lima kantong jenazah yang diterima Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya sejak Minggu (2/8) hingga Senin. Seluruh korban berhasil diidentifikasi melalui data primer berupa sidik jari serta data sekunder seperti gigi, rekam medis, visual, dan barang kepemilikan.

Wahono menyebutkan korban pertama adalah Sri Indratmo Wijaya (47), laki-laki, warga Dukuh Plungguh, Mulyoagung, Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Korban teridentifikasi melalui sidik jari, data gigi, rekam medis, dan barang kepemilikan.

Korban kedua adalah Siti Fatimah (57), perempuan, warga Jalan Sultan Abdullah 2, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Identifikasi dilakukan melalui sidik jari, gigi, rekam medis, visual, dan barang kepemilikan.

Korban ketiga adalah Sari Sukoco (39), laki-laki, warga Jalan Kawi, Kelurahan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Korban teridentifikasi melalui sidik jari, gigi, data medis, visual, dan barang kepemilikan.

Korban keempat adalah Rino Eka Putra (48), laki-laki, warga Kampung Dalam Nomor 84, Jorong Tengah, Koto Sembilan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Identifikasi dilakukan melalui sidik jari serta data medis dan visual.

Korban kelima adalah Yedi Hendrawan (63), laki-laki, warga Teruwring, Selat Dalam, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Korban teridentifikasi melalui sidik jari, gigi, data medis, dan visual.

Menurut Wahono, hasil pemeriksaan forensik menunjukkan sebagian korban mengalami sesak napas akibat menghirup asap sebelum melompat ke laut. Dalam kondisi kesadaran menurun, korban diduga tenggelam.

Sebagian korban lain melompat ke laut dalam keadaan selamat, namun diduga tidak mampu berenang atau mempertahankan diri sehingga mengalami kelemasan. Kondisi tersebut dapat diperberat oleh banyaknya air laut yang tertelan.

“Jadi rata-rata korban meninggal karena tenggelam atau kelemasan setelah berada di laut, bukan karena terbakar,” ujarnya.

Wahono mengatakan tim DVI merupakan gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jatim, RS Bhayangkara Surabaya, RS Bhayangkara Pamekasan, serta tim forensik Universitas Airlangga, PT Jasa Raharja, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Palang Merah Indonesia (PMI), dinas kesehatan, dan instansi terkait lainnya.

Operasi DVI, kata dia, masih terus berlangsung hingga dinyatakan selesai oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) atau BPBD.

Polda Jatim juga membuka layanan informasi bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam kecelakaan KMP Mutiara Sentosa II melalui hotline tim DVI di nomor 085190447911.

#Kapal Laut #Kebakaran Kapal #Kecelakaan Kerja #Kecelakaan Kapal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Insiden KMP Mutiara Sentosa 2, Komisi V DPR akan Panggil Kemenhub, KNKT, dan Pelindo
Komisi V juga mendesak investigasi menyeluruh agar penyebab kebakaran kapal rute Surabaya-Makassar itu dapat diungkap secara tuntas.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Insiden KMP Mutiara Sentosa 2, Komisi V DPR akan Panggil Kemenhub, KNKT, dan Pelindo
Indonesia
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Pembenahan tidak cukup hanya dilakukan setelah terjadi insiden, harus diwujudkan melalui modernisasi pengawasan dan peningkatan standar keselamatan pelayaran.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Indonesia
KNKT Kesulitan Investigasi Penyebab Kapal Mutiara Sentosa Jika Bangkai Kapal Tidak Ditemukan
Jika bangkai kapal berada di dasar laut, investigasi harus dilakukan pada kedalaman sekitar 50 meter sehingga membutuhkan perencanaan dan dukungan teknis yang memadai.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
KNKT Kesulitan Investigasi Penyebab Kapal Mutiara Sentosa Jika Bangkai Kapal Tidak Ditemukan
Indonesia
Puan Sebut Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Bukti Keamanan Transportasi Laut masih Minim
Rentetan insiden tersebut menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi secara menyeluruh sistem pelayaran nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Puan Sebut Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Bukti Keamanan Transportasi Laut masih Minim
Indonesia
Laka Kapal Terus Berulang, DPR Sebut sebagai Indikator Kerapuhan Keselamatan Pelayaran Nasional
Berulangnya insiden tragis yang merenggut banyak korban jiwa dan korban hilang menjadi sinyal kuat masih lemahnya tata kelola dan sistem keselamatan pelayaran nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Laka Kapal Terus Berulang, DPR Sebut sebagai Indikator Kerapuhan Keselamatan Pelayaran Nasional
Indonesia
DPR Minta KNKT Telusuri Kelayakan Kapal dan Validitas Manifes Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
KNKT harus memeriksa seluruh aspek keselamatan kapal, mulai dari kondisi teknis, kelengkapan alat keselamatan, hingga prosedur keberangkatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
DPR Minta KNKT Telusuri Kelayakan Kapal dan Validitas Manifes Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
Indonesia
Korban Meninggal Kapal Mutiara Sentosa 2 Didominasi Sesak Napas dan Tenggelam
identifikasi dilakukan terhadap lima kantong jenazah yang diterima Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya sejak Minggu (2/8) hingga Senin.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Korban Meninggal Kapal Mutiara Sentosa 2 Didominasi Sesak Napas dan Tenggelam
Indonesia
Kapal Pertamina Selamatkan 17 Penumpang Kapal Mutiara Sentosa Yang Terbakar di Perairan Utara Sumenep
Pertamina Patra Niaga turut menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut serta berharap seluruh korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Kapal Pertamina Selamatkan  17 Penumpang Kapal Mutiara Sentosa Yang Terbakar di Perairan Utara Sumenep
Indonesia
5 Penumpang Tewas, Menko AHY Kejar Investigasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa
Kebakaran KM Mutiara Sentosa di perairan utara Madura menewaskan 5 orang, 225 selamat, dan 41 masih dicari. Menko AHY tegaskan investigasi KNKT segera dilakukan.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
5 Penumpang Tewas, Menko AHY Kejar Investigasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa
Indonesia
Basarnas Kerahkan KN SAR 249 Permadi Evakuasi Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar
KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar di Perairan Sumenep pada Minggu (2/8). Basarnas pun mengerahkan kapal evakuasi.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Basarnas Kerahkan KN SAR 249 Permadi Evakuasi Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar
Bagikan