Dua Napi Jadi Korban Penusukan di Lapas Narkotika Pamekasan
ILUSTRASI, suasana di dalam salah satu Lapas. (FOTO Antara/Novrian Arbi)
Dua orang narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Pamekasan di Pulau Madura, Jawa Timur menjadi korban penusukan rekan sesama napi. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di RSUD setempat.
Korban merupakan dua bersaudara, yakni Jailani dan Gunawan, warga asal Torjun, Kabupaten Sampang.
"Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB tadi sore," kata Humas Lapas Narkotika Pamekasan Syaiful, Rabu (22/2) malam.
Kasus penusukan kedua narapidana itu terjadi, saat Halil, narapidana asal Demak, Jawa Tengah, menagih hutang kepada kedua korban itu.
Jailani berjanji akan membayar hutangnya sebesar Rp 400 ribu kepada Halil pada hari Senin mendatang, namun pelaku tidak mau terima jawaban itu. Halil bahkan tersinggung, karena Jailani dan Gunawan kala itu sempat menyampaikan kata-kata kasar.
"Itu versi Halil yang disampaikan kepada kami," kata Syaiful menjelaskan.
Dari situlah, terjadi pertikaian dan Halil menusuk keduanya dengan benda tajam berupa gunting buatan dari dalam lapas. "Karena di sana kan banyak sisa-sisa kawat dan itu rupanya yang dijadikan alat menusuk kedua narapidana ini," katanya, menjelaskan.
Akibat kejadian itu, korban atas nama Gunawan mengalami luka pada bagian perut, sementara Jailani luka pada bagian pinggang kiri. "Kami langsung melarikan kedua korban ke RSUD Pamekasan dan melaporkan kejadian itu ke Mapolres Pamekasan," katanya, menjelaskan.
Berdasarkan catatan Antara, kasus pembacokan antar-penghuni di Lapas itu, bukan pertama kali. Kasus serupa juga pernah terjadi pada November dan Desember 2015, kemudian terjadi lagi pada Maret 2016.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Widi Hatmoko
Berita Terkait
BNN Ungkap 4,11 Juta Penduduk Indonesia Terpapar Narkoba pada 2025
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap
BNN Ungkap Peran Dewi Astutik, Bandar Narkoba Lintas Negara yang Rekrut Ratusan WNI
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
BNN Ungkap Jejak Kelam Dewi Astutik, Sempat Mengajar Bahasa Mandarin sebelum Jadi Bandar Narkoba Lintas Negara
Kronologi Penangkapan Ratu Narkoba Dewi Astutik, Pergerakan Licin tapi Pelarian Berakhir di Kamboja
Operasi Lintas Negara, BNN Ringkus Bandar Narkoba Kelas Internasional di Kamboja
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
BNN Buka-bukaan Soal Ancaman Narkotika di Lingkungan Kampus, Mahasiswa Diminta Waspada