Dua Napi Jadi Korban Penusukan di Lapas Narkotika Pamekasan

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Kamis, 23 Februari 2017
Dua Napi Jadi Korban Penusukan di Lapas Narkotika Pamekasan

ILUSTRASI, suasana di dalam salah satu Lapas. (FOTO Antara/Novrian Arbi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dua orang narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Pamekasan di Pulau Madura, Jawa Timur menjadi korban penusukan rekan sesama napi. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di RSUD setempat.

Korban merupakan dua bersaudara, yakni Jailani dan Gunawan, warga asal Torjun, Kabupaten Sampang.

"Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB tadi sore," kata Humas Lapas Narkotika Pamekasan Syaiful, Rabu (22/2) malam.

Kasus penusukan kedua narapidana itu terjadi, saat Halil, narapidana asal Demak, Jawa Tengah, menagih hutang kepada kedua korban itu.

Jailani berjanji akan membayar hutangnya sebesar Rp 400 ribu kepada Halil pada hari Senin mendatang, namun pelaku tidak mau terima jawaban itu. Halil bahkan tersinggung, karena Jailani dan Gunawan kala itu sempat menyampaikan kata-kata kasar.

"Itu versi Halil yang disampaikan kepada kami," kata Syaiful menjelaskan.

Dari situlah, terjadi pertikaian dan Halil menusuk keduanya dengan benda tajam berupa gunting buatan dari dalam lapas. "Karena di sana kan banyak sisa-sisa kawat dan itu rupanya yang dijadikan alat menusuk kedua narapidana ini," katanya, menjelaskan.

Akibat kejadian itu, korban atas nama Gunawan mengalami luka pada bagian perut, sementara Jailani luka pada bagian pinggang kiri. "Kami langsung melarikan kedua korban ke RSUD Pamekasan dan melaporkan kejadian itu ke Mapolres Pamekasan," katanya, menjelaskan.

Berdasarkan catatan Antara, kasus pembacokan antar-penghuni di Lapas itu, bukan pertama kali. Kasus serupa juga pernah terjadi pada November dan Desember 2015, kemudian terjadi lagi pada Maret 2016.

Sumber: ANTARA

#Kasus Narkoba #Budaya Khas Jawa Timur #Tongkat Ajimat Madura
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Pabrik sabu dengan barang bukti 1,2 ton dibongkar di Pidie, Aceh. Sebanyak 11 orang diamankan, sementara Kapolri mengingatkan ancaman narkoba.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Indonesia
Modus Penyelundupan 1 Ton Ketamin Terungkap, Libatkan Transaksi Antarkapal
Modus penyelundupan 1 ton ketamin terungkap melalui transaksi antarkapal di Laut Andaman dalam kasus MT Global 168.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Modus Penyelundupan 1 Ton Ketamin Terungkap, Libatkan Transaksi Antarkapal
Indonesia
Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Selat Malaka, 8 Awak Kapal MT Global 168 Diamankan
Aparat gabungan mengamankan delapan awak MT Global 168 dalam pengungkapan dugaan penyelundupan sekitar 1 ton ketamin di perairan Sumatera Utara.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Selat Malaka, 8 Awak Kapal MT Global 168 Diamankan
Indonesia
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Departemen Pekerja Migran Filipina (DMW) memastikan akan mendampingi Mary Jane bersama keluarganya dalam proses kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Motif yang melatarbelakangi selebritas Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba mulai terkuak, setelah tiga kali terjerat kasus yang sama.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Dibuntuti dari Kampung Bahari, 'Bos Gendut' Pemilik 98 Kg Sabu Akhirnya Ditangkap di Salon
BNN menangkap MR alias 'Bos Gendut', buronan kasus kepemilikan 98 kg sabu. MR ditangkap di salon Mangga Besar setelah dibuntuti dari Kampung Bahari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Dibuntuti dari Kampung Bahari, 'Bos Gendut' Pemilik 98 Kg Sabu Akhirnya Ditangkap di Salon
Indonesia
'Bos Gendut' Kampung Bahari Akhirnya Tumbang: BNN Sita Senpi, Emas Batangan, Hingga 98 Kg Sabu
Operasi pembersihan sarang narkoba di Kampung Bahari sempat memanas
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
'Bos Gendut' Kampung Bahari Akhirnya Tumbang: BNN Sita Senpi, Emas Batangan, Hingga 98 Kg Sabu
Indonesia
BNN Tangkap Bandar Narkoba MR di Kampung Bahari, Sita Uang Rp 1,277 Miliar
BNN menangkap bandar narkoba MR di Kampung Bahari, Jakarta Utara. Dari pengembangan TPPU, disita uang Rp 1,277 miliar dan aset Rp 39,950 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
BNN Tangkap Bandar Narkoba MR di Kampung Bahari, Sita Uang Rp 1,277 Miliar
Bagikan