Dua Motor Adu Banteng, Satu Meninggal Dunia

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 20 September 2017
Dua Motor Adu Banteng, Satu Meninggal Dunia

Suasana TKP Adu banteng dua sepeda motor, satu orang meninggal dunia. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dua sepeda motor yang melaju berlawanan arah dengan kecepatan cukup tinggi, bertabrakan di Jalan Raya jurusan Subang-Pagaden, Kampung Rancaabogo, Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (19/9).

Akibatnya seorang penumpang sepeda motor Yamaha Jupiter MX nopol T 6364 WM yakni Enda (33) Kampung Haniwung RT 29 RW 10 Desa Gembor, Kecamatan Pagaden, meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan peristiwa berawal saat sepeda motor yang belum diketahui identitasnya karena kabur, melaju dari arah Subang menuju ke Pamanukan. Ketika di lokasi kejadian sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu kemudian bermanuver agak ke kanan jalan. Diduga ia hendak melewati mobil di depannya.

Namun, diduga karena kurang hati-hati, lalu menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikemudikan oleh Usup berboncengan dengan Enda yang datang dari arah berlawanan.

"Akhirnya sepeda motor yang belum diketahui identitasnya dan sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai Usul bertabrakan, adu banteng," kata Yusri, Rabu (20/9).

Akibat dari kecelakaan ini tersebut sepeda motor Yamaha Jupiter MX rusak dan pengendaranya mengalami luka ringan.

"Penumpang sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernama Enda meninggal dunia," kata Yusri.

Korban luka ringan dan meninggal dunia dibawa ke RSUD Ciereng, Subang. Sementara sepeda motor Yamaha Jupiter MX diamankan di Mapolsek Pagaden. (*)

Berita ini berdasarkan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk Cirebon dan sekitarnya. Baca juga laporan Mauritz di: Banjir Di Cirebon Rendam 5.000 Rumah Warga

#Tabrakan #Tabrakan Maut #Cirebon
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Wapres Gibran Minta Maaf Mobil MBG Tabrak Siswa, Tekankan Trauma Healing Korban
Tak hanya menuntut kasus ini diusut tuntas, Wapres Gibran juga menekankan pentingnya penanganan medis terbaik bagi seluruh korban.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Wapres Gibran Minta Maaf Mobil MBG Tabrak Siswa, Tekankan Trauma Healing Korban
Indonesia
Jenguk Korban di RSUD Koja, Gibran Minta Kasus Mobil MBG Tabrak Siswa Diusut Tuntas
Wapres Gibran didampingi personel Paspampres dan Kepala BGN Dadan Hindayana saat menjenguk siswa korban ditabrak mobil MBG di RSUD Koja.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Jenguk Korban di RSUD Koja, Gibran Minta Kasus Mobil MBG Tabrak Siswa Diusut Tuntas
Indonesia
Fortuner Ringsek Tak Berbentuk Hingga Nyebur ke Kali Setelah Berhadapan dengan KA Ekspres Bandara, Pengemudi Selamat
Joko mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika mobil SUV bernomor polisi B 1976 BYJ itu melaju di Jalan Klingkit dari arah utara
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 November 2025
Fortuner Ringsek Tak Berbentuk Hingga Nyebur ke Kali Setelah Berhadapan dengan KA Ekspres Bandara, Pengemudi Selamat
Indonesia
Tabrakan 2 Bus dan Gran Max di Tol Cipali KM 72, Puluhan Luka-Luka 5 Tewas
Sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan dua bus dan satu minibus di jalan Tol Cipali Kilometer 72
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Tabrakan 2 Bus dan Gran Max di Tol Cipali KM 72, Puluhan Luka-Luka 5 Tewas
Lainnya
DPR Sebut Vonis Christiano Tarigan Melukai Keadilan Publik
Vonis dinilai melukai rasa keadilan publik dan gagal memberi efek jera
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 November 2025
DPR Sebut Vonis Christiano Tarigan Melukai Keadilan Publik
Indonesia
Profesor BRIN Perkirakan Ukuran Meteor Cirebon 3-5 Meter, Pastikan Tidak Berbahaya
Thomas menegaskan fenomena meteor di Cirebon itu tidak menimbulkan bahaya, apalagi kemungkinan lokasi jatuhnya di Laut Jawa.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
Profesor BRIN Perkirakan Ukuran Meteor Cirebon 3-5 Meter, Pastikan Tidak Berbahaya
Indonesia
Pastikan Bukan Fenomena Hujan Meteor, BRIN Imbau Warga Cirebon Tidak Perlu Panik
Dentuman keras yang menggegerkan warga Cirebon, Minggu malam (5/10) berasal dari meteor berukuran besar.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
Pastikan Bukan Fenomena Hujan Meteor, BRIN Imbau Warga Cirebon Tidak Perlu Panik
Indonesia
BRIN Pastikan Meteor yang Lewati Cirebon Jatuh di Laut Jawa
Dentuman keras yang terdengar oleh warga merupakan efek gelombang kejut saat meteor memasuki lapisan atmosfer yang lebih rendah.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
BRIN Pastikan Meteor yang Lewati Cirebon Jatuh di Laut Jawa
Fun
Meteor Jatuh di Cirebon 5 Oktober 2025: Warga Dengar Dentuman Keras
meteor Warga Cirebon digemparkan cahaya terang dan suara dentuman keras pada Minggu, 5 Oktober 2025. Diduga meteor jatuh, BMKG dan BPBD masih menyelidiki sumber fenomena.
ImanK - Minggu, 05 Oktober 2025
Meteor Jatuh di Cirebon 5 Oktober 2025: Warga Dengar Dentuman Keras
Bagikan