Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Dried Cassava Berikan Kado Akhir Tahun 2022

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 03 Desember 2022
Dried Cassava Berikan Kado Akhir Tahun 2022

Dried Cassava rilis single baru. (Dried Cassava)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNIT rock alternatif asal Jakarta, Dried Cassava memberikan kado ke para penggemarnya sebagai penutup akhir 2022 ini. Berupa single berjudul Sera rilis pada 2 Desember 2022. Lagu ini sekaligus menjadi single pertama dari album terbaru mereka yang rencananya rilis pada awal 2023 mendatang.

Secara sederhana single Sera ini menceritakan tentang keberanian menghadapi sesuatu tanpa rasa takut.

Baca Juga:

Saint Loco Kolaborasi Bareng JKT Blackwork Hadirkan 'NAKL (Naluri Kualitas Akal)'

“Lagu Whatever Will Be, Will Be (Que Sera, Sera) milik Doris Day jadi inspirasi di lagu ini sih. Era yang banyak ketidakpastiannya, menyambut tanpa rasa takut apapun yang bakal datang termasuk kesalahan sendiri, adalah pola pikir yang rasanya dibutuhkan lah untuk bertahan,” jelas vokalis Baskoro Juwono dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (2/11).

Dari segi teknis, Dried Cassava memilih untuk merekam lagu ini, dan juga seluruh lagu pada album, dengan kaset pita.

Direkam di studio Masak Suara, Jakarta, Sera menawarkan warna baru dari band beranggotakan Baskoro Juwono, Bana Drestanta, dan Nandie Daniel. Itu dapat dibandingkan pada dua album sebelumnya Mind Thieves (2011) dan Sensitive Explosive (2014).

“Di mana lagu Sera seakan mengajak para pendengar untuk bergoyang mengikuti irama lagu yang dimainkan,” lanjut Baskoro.

Baca Juga:

The Jansen Kenalkan Personel dalam Single Terbaru 'Planetarium'

Pada single terbaru ini Dried Cassava bekerja sama dengan Yosaviano Santoso (Neurotic) dan Jonathan Pardede sebagai produser dan mixing engineer. Sementara untuk proses mastering dikerjakan di Metropolis Studio, London oleh John Davis yang sebelumnya turut mengerjakan mastering Gorillaz, Led Zeppelin, dan the XX.

Selain itu sebuah album dalam format digital yang direncanakan rilis pada 2023. Dried Cassava tengah mempersiapkan dalam format piringan hitam yang menjadi medium terbaik untuk mendengarkan lagu pada album ini. Mengingat keseluruhan album ini direkam menggunakan kaset pita.

Pra-pesan secara terbatas akan diumumkan segera melalui akun media sosial Dried Cassava. Vinyl ini akan dirilis terlebih dahulu sebelum format digitalnya. Sebelumnya, mengikuti pengumuman single dan album baru melalui media sosial, Dried Cassava mengumumkan bahwa mereka akan berjalan untuk beberapa waktu tanpa drummer Kago Mahardono, yang tengah fokus pada hal lain. (far)

Baca Juga:
Lightcraft Ajak Pendengar Syukuri Hal Kecil lewat Video Musik 'Permanence'

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan