DPRD Minta Pemprov DKI Tak Hanya Formalitas Beri Pelatihan Jukir Liar
Personel gabungan menertibkan juru parkir (Jukir) liar di sejumlah titik Jakarta. (Dok. Humas Pemprov DKI)
MerahPutih.com - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono meminta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) tak hanya formalitas memberi pelatihan keterampilan kepada juru parkir (Jukir) liar di ibu kota. Disnakertransgi DKI rencananya memberi pelatihan keterampilan Jukir liar di Balai Latihan Kerja (BLK).
Mujiyono mengatakan, rencana memberi pelatihan keterampilan harus secepatnya direalisasikan agar tidak terkesan hanya formalitas untuk menjawab sorotan publik terhadap kegiatan penertiban Jukir liar.
"Menurut saya, rencana Pemprov untuk memberikan pelatihan itu baik. Tapi harus digarisbawahi bahwa pelatihan yang diberikan itu harus benar-benar aplikatif dan langsung dipraktikkan dalam situasi dan kondisi yang sebenarnya," ucap Mujiyono di Jakarta, Senin (27/5).
Menurut dia, pelatihan yang bersifat formalitas pada akhirnya hanya menimbulkan masalah baru. Sebab dikhawatirkan para Jukir tidak dapat mengaplikasikan keterampilan itu dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga:
"Jangan hanya memberikan pelatihan-pelatihan formalitas dan ternyata tidak dapat diaplikasikan mereka untuk mencari nafkah bagi keluarga para Jukir," kata Mujiyono.
Selain itu, Pemprov juga diminta melakukan profiling terhadap para Jukir yang diberi pelatihan. Sehingga ilmu yang diterima sesuai bakat yang mereka miliki.
"Mesti dilakukan profiling, misalnya ada Jukir yang dapat bekerja sebagai Satpam, maka perlu diberi pelatihan dan disalurkan menjadi petugas keamanan baik di kantor pemerintah ataupun swasta," pintanya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras