DPRD DKI Kritik Pengadaan Kendaraan Listrik untuk ASN
Kendaraan Listrik. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Pembelian motor dan mobil listrik untuk kendaraan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemprov DKI dinilai keputusan keliru. Komitmen Pemerintah DKI untuk mengatasi kemacetan bertolak belakang dengan adanya kebijakan pengadaan kendaraan listrik.
Maka Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Suhud Alynudin geleng-geleng kepala dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang gencar pembelian motor listrik. Langkah ini cukup aneh, karena akan menambah kemacetan seiring masuknya kendaraan listrik baru.
Baca Juga:
"Misalnya kebijakan motor listrik bagi ASN kan aneh di saat ingin mengurangi kemacaten tiba-tiba orang disuruh beli motor listrik," kata Suhud di Jakarta, yang dikutip Selasa (12/9).
Kader PKS ini pun meminta Pj Heru Budi untuk memikirkan dahulu kebijakan yang akan diambil nantinya, sehingga tidak berimbas pada hal lain.
"Jadi satu selesai barangkali tapi ada masalah lain yang tidak terselesaikan," paparnya.
Menurut dia, pembelian kendaraan listrik keputusan yang salah kaprah, lantaran akan menambah kepadatan kendaraan di jalan-jalan Jakarta.
Baca Juga:
Dampak Ekonomi Berkelanjutan Atas Pertumbuhan Kendaraan Listrik
"Mengatasi polusi itu diperlukan salah satunya konsistensi kebijakan, di samping kebijakan yang tepat," paparnya.
Seperti diketahui, Pj Heru Budi Hartono belum lama ini membeli 186 motor dinas listrik berbasis baterai untuk petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.
Pembelian kendaraan listrik itu sendiri berasal dari APBD DKI.
Pj Heru juga mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon IV ke atas di lingkungan Pemprov DKI untuk menyicil kendaraan listrik, guna membantu menekan polusi udara Ibu Kota. (Asp)
Baca Juga:
Presiden Jokowi dan PM Vietnam Bahas Kerjasama Kendaraan Listrik dan Maritim
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
Sisa Sampah Tahun Baru di Pulau Seribu Capai 2,9 Ton
Update Tinggi Air Jakarta: Pasar Ikan Siaga 2, Sunter Hulu Siaga 3, Lokasi Lain Masih Anteng di Level Normal
Hari Pertama 2026, Naik Bus TransJakarta, MRT, dan LRT Gratis
3.845 Petugas Kebersihan disiagakan di Jakarta Angkut Sampah Malam Tahun Baru 2026
Malam Tahun Baru, 300 Pasukan Hujau Disiapkan di Jakarta Siaga Pohon Tumbang
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Sampah dalam Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Diperkirakan Menurun, Dinas LH DKI Tetap Kerahkan 3.395 Petugas Kebersihan
Malam Tahun Baru, MRT Jakarta Beroperasi Hingga Pukul 02.00
Seluruh Gedung di Jakarta Bakal Diaudit Pada 2026, Cek Standar Keselamatan