Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPR Sebut Israel Sumber Instabilitas di Dunia, Kecewa Masih Didukung Para Elite Dunia

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 14 Juni 2025
DPR Sebut Israel Sumber Instabilitas di Dunia, Kecewa Masih Didukung Para Elite Dunia

Ilustrasi - Serangan rudal Israel. ANTARA/Anadolu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Serangan Israel terhadap salah satu distrik di kota Teheran, Iran, kini menuai kecaman luas.

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menilai, Israel telah menjadi sumber instabilitas dan kekacauan dunia saat ini.

Menurut dia, setelah puluhan tahun melakukan penjajahan, pendudukan paksa, dan seluruh bentuk kejahatan kemanusiaan di wilayah Palestina, Israel kini terus memperluas agresinya ke negara-negara lain.

“Seperti Lebanon, Suriah, dan Iran," kata Jazuli dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (14/6).

Baca juga:

Ancaman Perang Israel dan Iran, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik 10,74 Persen

Jazuli menyebutkan, serangan terbaru Israel ke Iran yang menelan puluhan korban jiwa dan ratusan terluka itu menjadi bukti, bahwa negara tersebut tidak memiliki niat untuk mewujudkan perdamaian. Namun, terus menebar kekacauan dengan mengabaikan hukum internasional.

"Negara ini telah melakukan hampir semua bentuk pelanggaran terhadap hukum keamanan dan perdamaian internasional," jelas Jazuli.

Legislator dari Fraksi PKS itu juga mengkritik keras sikap negara-negara dunia yang hingga kini masih gagal dalam menghentikan agresi Israel. Padahal, rakyat dunia sudah muak dengan tindakan negara tersebut.

Hal itu tercermin dari berbagai aksi solidaritas dan protes yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Baca juga:

Israel dan Iran Diambang Perang, WNI Diminta Hati-hati Bepergian ke Timur Tengah

“Bahkan, puluhan ribu orang dari berbagai negara mulai 15 Juni ini melakukan Global March to Gaza untuk sebagai bentuk solidaritas terhadap nasib rakyat Palestina," katanya.

Ia pun menyayangkan masih adanya elite-elite pemimpin dunia yang mendukung Israel dalam melakukan aksi penjajahan dan genosida.

"Ini kemunafikan yang mencolok dan memalukan bagi peradaban modern," ucapnya.

Jazuli menyerukan kepada masyarakat internasional, terutama negara-negara muslim dan lembaga-lembaga dunia, untuk bersatu menekan Israel agar segera menghentikan seluruh agresinya dan bertanggung jawab atas kejahatannya selama ini.

"Termasuk meminta PBB untuk segera mengirimkan pasukan perdamaian dan melucuti persenjataan pasukan Israel yang digunakan untuk membunuh rakyat Palestina," kata dia. (knu)

#Serangan Israel #Komisi I DPR #Iran #Israel #Perang Iran-Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Upacara pemakaman Ali Khamenei yang berlangsung sejak Jumat lalu (3/7) dihadiri oleh pejabat politik yang mewakili lebih dari 45 negara dan cendekiawan dari 90 negara lebih.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Indonesia
Tertahan Sejak Maret, Kapal Pertamina Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz
Keberhasilan tersebut juga merupakan buah dari dukungan dan komunikasi yang baik dengan otoritas terkait di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Tertahan Sejak Maret, Kapal Pertamina Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz
Dunia
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Jika dibandingkan dengan periode konflik terbuka, maka jumlah kapal yang melintas biasanya kurang dari 20 kapal per hari.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Indonesia
DPR Minta Seluruh PSE Segera Daftar ke Komdigi, Dukung Sanksi bagi yang Membandel
Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh meminta seluruh PSE Lingkup Privat segera mendaftar ke Komdigi. Ia juga mendukung pemberian sanksi hingga pemblokiran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
DPR Minta Seluruh PSE Segera Daftar ke Komdigi, Dukung Sanksi bagi yang Membandel
Indonesia
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Eskalasi dimulai setelah Amerika Serikat menuduh Iran menyerang tiga kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Indonesia
Delegasi Pemerintah ke Pemakaman Ali Khamenei Berangkat Kamis (8/7), Bawa Juga Ulama
Delegasi akan langsung berangkat ke tempat peristirahatan terakhir Khamenei untuk selanjutnya mengikuti pertemuan dengan Pemerintah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Delegasi Pemerintah ke Pemakaman  Ali Khamenei Berangkat Kamis (8/7), Bawa Juga Ulama
Indonesia
Ketua MPR Ngaku Diutus Presiden, tak Pernah Ajukan Diri Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Muzani mengaku tidak pernah mengajukan diri untuk menjadi delegasi Indonesia dan tidak mengetahui pertimbangan khusus Presiden menunjuk dirinya.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Ketua MPR Ngaku Diutus Presiden, tak Pernah Ajukan Diri Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Dunia
Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Lanjut di Irak, Jenazah Dibawa ke Karbala
Prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei berlanjut di Irak. Jenazah tiba di Najaf, disambut Presiden Iran dan PM Irak.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Lanjut di Irak, Jenazah Dibawa ke Karbala
Indonesia
Iran Tembakan Dua Rudal ke Kapal Komersial Melintasi Selat Hormuz
Dua pejabat AS menyebutkan, Amerika kemungkinan akan membalas dengan serangan terhadap target-target Iran menyusul serangan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Iran Tembakan Dua Rudal ke Kapal Komersial Melintasi Selat Hormuz
Indonesia
Bambang Pacul Kritik Pengutusan Muzani ke Iran, Ketua MPR tak Bisa Langsung Diperintah Presiden
Presiden tidak bisa serta-merta menugasi Ketua MPR karena keduanya merupakan pemimpin lembaga negara yang memiliki kedudukan sejajar.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Bambang Pacul Kritik Pengutusan Muzani ke Iran, Ketua MPR tak Bisa Langsung Diperintah Presiden
Bagikan