MERAHPUTIH.COM - KETUA Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta penyiaran FIFA World Cup atau Piala Dunia 2026 dapat memenuhi harapan masyarakat. Hal ini penting demi menjaga muruah Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI sebagai pemegang hak siar resmi.
"TVRI harus memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan tersebut setelah sekitar 30 tahun terakhir tidak menyiarkan ajang itu," kata Saleh dalam rapat bersama sejumlah lembaga penyiaran di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5).
Dia menegaskan TVRI tidak boleh gagal dalam pelaksanaan siaran ajang sepak bola terbesar dunia tersebut. "Jangan sampai begitu sudah dikasih kesempatan setelah 30 tahun sekian, ternyata tidak mampu menyiarkan," ujarnya.
Menurut Saleh, keberhasilan penyiaran Piala Dunia 2026 tidak hanya berdampak pada citra TVRI, tetapi juga menyangkut citra Indonesia di mata publik. "TVRI bagi saya lembaga penyiaran yang berkelas, karena itu tidak boleh ada kekurangan dalam penyiaran tersebut," katanya.
Baca juga:
K-Pop Menginvasi Piala Dunia, Lisa BLACKPINK akan Tampil di Upacara Pembukaan
Legislator dari Fraksi PAN ini menambahkan kepuasan masyarakat harus menjadi target utama TVRI dalam menayangkan Piala Dunia 2026 sebab, kata dia, kepuasan masyarakat juga merupakan tugas dari pemerintah.
"Tentu apa pun yang kurang dan apa pun yang diminta masyarakat harus dipenuhi secara baik," ujar Saleh.
TVRI nantinya menyiarkan secara penuh total 104 pertandingan Piala Dunia 2026 mulai fase grup hingga partai final selama 39 hari penyelenggaraan turnamen.(knu)
Baca juga:
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Cak Imin Nilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi UMKM