DPR Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 08 Desember 2023
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19

Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani menyoroti kembali tingginya jumlah pasien COVID-19 belakangan ini. Dia meminta Pemerintah melakukan antisipasi untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus COVID-19, terlebih saat ini menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

“Pemerintah harus menyiapkan langkah-langkah antisipasi yang tepat agar kenaikan pasien COVID-19 bisa ditekan dan tidak menimbulkan lonjakan kasus,” kata Puan dalam keterangannya, Jumat (8/12).

Baca Juga:

Waspada, Tren Kasus COVID-19 di Indonesia Naik Lagi Sepekan Terakhir

Diketahui, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melaporkan peningkatan kasus positif COVID-19 dalam sepekan terakhir. Pada periode 27 November sampai 3 Desember 2023, jumlah kasus positif COVID-19 naik 30 hingga 40 persen dari minggu sebelumnya yakni periode 20 sampai 26 November.

Meski terjadi kenaikan kasus COVID-19 secara keseluruhan di ibu kota, pasien rawat inap atau tren Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit terkait COVID-19 tidak ikut melonjak. Lebih dari 90 persen kasus yang dilaporkan hanya mengeluhkan gejala ringan.

Kendati begitu, politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini mendesak agar Pemerintah tidak lengah dan segera mengambil langkah sigap yang dapat memitigasi penyebaran virus COVID-19

"Meskipun dari laporan tidak ada kenaikan BOR di rumah-rumah sakit, tapi Pemerintah harus waspada," ujarnya.

Puan juga mendorong Pemerintah tetap menyiapkan layanan kesehatan agar selalu siap saat menghadapi skenario terburuk. Ini diperlukan sebagai langkah antisipasi dalam melindungi masyarakat secara optimal.

"Jangan sampai kita kecolongan, kita tidak ingin kembali seperti saat awal pandemi COVID-19 dulu,” imbuhnya.

Mantan Menko PMK itu melanjutkan, langkah mitigasi penyebaran virus juga bisa dilakukan dengan tindakan testing, pelacakan kontak, dan isolasi. Selain itu, Ia meminta Pemerintah memperbanyak sosialisasi pencegahan penularan COVID-19 kepada masyarakat.

"Testing harus dilakukan secara masif dengan tracing kontak dan active case finding untuk mengidentifikasi dan mengisolasi kasus secara cepat. Berikan juga edukasi yang baik kepada masyarakat untuk mewaspadai penyebaran virus,” kata Puan.

Baca Juga:

DPR Minta Masyarakat Waspada Terhadap Lonjakan COVID-19 di Singapura

Lebih lanjut, Puan mengingatkan Pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus memasuki libur Hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Mengingat diprediksi akan terjadi mobilisasi masyarakat yang cukup tinggi.

"Di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi, Pemerintah pusat dan daerah harus menyiapkan langkah-langkah yang akurat. Termasuk merespons cepat lonjakan kasus COVID-19 agar penanganan dapat berjalan efektif," ujarnya.

Di sisi lain, Puan mengingatkan Pemerintah untuk menggalakkan kembali imbauan protokol kesehatan 5M kepada masyarakat, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Puan menyebut edukasi kepada masyarakat tetap penting walau kini Indonesia sudah berada dalam endemi COVID-19.

Puan juga mendorong untuk memastikan program vaksinasi COVID-19 diperluas dan diintensifkan sebagai prioritas utama. Dia menyebut, ketersediaan vaksin Inavac yang gratis harus dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.

“Pemerintah harus memastikan, masyarakat mendapat edukasi bahwa Vaksinasi Inavac bisa diakses secara gratis di Puskesmas, baik untuk kebutuhan vaksinasi dosis satu hingga empat. Saya juga mengimbau vaksinasi COVID-19 bagi anak semakin digencarkan kembali sehingga anak-anak kita semakin terlindungi dari penyebaran virus,” ujarnya.

Selain itu, kepada masyarakat, Puan meminta untuk meningkatkan kewaspadaan dengan terus menjalankan pola hidup sehat. Secara khusus, bagi masyarakat yang akan menjalani liburan akhir tahun agar disiplin menerapkan protokol kesehatan saat berada di kerumunan.

“Jangan kendor untuk tetap terapkan pola hidup sehat. Meskipun kasus COVID kembali naik, tubuh kita tidak akan mudah terserang virus bila kita menjaga imunitas. Mari jaga diri, jaga keluarga, dan jaga lingkungan secara bersama-sama,” tutup Puan. (Pon)

Baca Juga:

Menko PMK Sebut Doni Monardo Sudah Sakit Sejak Tangani Pandemi COVID-19

#Puan Maharani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Bagikan