DPR Ingatkan Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Ancam Pasokan Pupuk dan Harga Pangan

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 17 Maret 2026
DPR Ingatkan Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Ancam Pasokan Pupuk dan Harga Pangan

Stok beras yang terdapat di Gudang Bulog, Jakarta. (ANTARA/HO-Bulog)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyoroti potensi dampak besar konflik bersenjata antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap sektor pangan global, termasuk Indonesia.

Menurut Daniel, perang yang terjadi di kawasan Timur Tengah berpotensi mengganggu produksi pangan dunia secara signifikan. Salah satu faktor utama adalah terganggunya ketersediaan pupuk, yang selama ini menjadi komponen vital dalam produksi pertanian.

“Perang di Timur Tengah akan sangat berdampak pada produksi pangan dunia. Salah satu yang paling terasa adalah terganggunya pasokan pupuk,” ujar Daniel dalam keterangannya, Selasa (17/3).

Ia menjelaskan bahwa negara-negara seperti Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab merupakan empat eksportir utama pupuk nitrogen dunia.

Baca juga:

Pramono Anung Pastikan Harga Pangan Jakarta Terkendali Jelang Lebaran 2026

Namun, konflik yang terjadi menyebabkan gangguan serius terhadap pasokan gas sebagai bahan baku utama pupuk, akibat serangan drone dan rudal.

“Kondisi ini memaksa sejumlah negara tersebut menghentikan produksinya. Jika pasokan pupuk terganggu, maka produksi pangan global akan ikut menurun,” jelasnya.

Selain pupuk, Daniel juga menyoroti dampak perang terhadap kenaikan harga minyak dunia. Menurutnya, lonjakan harga energi akan berimbas langsung pada biaya produksi pertanian serta distribusi logistik pangan.

“Kenaikan harga minyak akan meningkatkan biaya produksi dan distribusi pangan. Ini akan berdampak pada kenaikan harga pangan secara keseluruhan,” tambahnya.

Baca juga:

Rudal Iran Mengamuk Hantam Markas Komandan AS dan Israel di Tel Aviv Hingga Baghdad

Atas kondisi tersebut, Daniel meminta pemerintah Indonesia untuk segera melakukan langkah-langkah antisipatif guna menghadapi potensi kenaikan harga pangan di dalam negeri.

“Pemerintah harus melakukan berbagai langkah strategis agar dampak ini tidak memberatkan masyarakat. Stabilitas harga pangan harus dijaga,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan nasional melalui diversifikasi sumber pangan, optimalisasi produksi dalam negeri, serta pengamanan pasokan pupuk dan energi.

Daniel berharap pemerintah dapat bergerak cepat dan terukur dalam merespons dinamika global agar masyarakat tidak menjadi pihak yang paling terdampak dari konflik geopolitik tersebut. (Pon)

#Harga Pangan #Konflik Israel-Iran #Ketegangan Timur Tengah #Impor Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Kemendag mendorong dinas perdagangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk turut melakukan pengawasan distribusi Minyakita di wilayah masing-masing
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Indonesia
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Komoditas yang turut memberikan tekanan di wilayah tersebut antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Cari tahu update harga pangan hari ini sebelum ke pasar! Harga cabai rawit merah meroket sampai Rp84.400 dan telur ayam ikut naik. Intip daftar harga sembako terkini selengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Indonesia
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Harga rata-rata tercatat Rp 41.935 per kilogram, sementara HAP berada di level Rp 40.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Indonesia
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Harga cabai rawit merah di Jakarta naik hingga 30,56 persen. Pemprov DKI siapkan tiga strategi pangan murah.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Indonesia
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Peluncuran Beras Kita Medium bersama Beras Kita Premium dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026 bertepatan dengan memasuki tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Indonesia
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Inflasi pangan menjadi kekhawatiran utama pada kuartal III dan IV 2026, terutama seiring risiko gangguan pasokan akibat El Nino.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Indonesia
Update Harga Terbaru Pangan Nasional 19 Agustus 2026: Telur Ayam Ras dan Daging Sapi Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp67 Ribu
Sektor komoditas cabai memperlihatkan pergerakan harga tinggi pada seluruh varian produk
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Agustus 2026
Update Harga Terbaru Pangan Nasional 19 Agustus 2026: Telur Ayam Ras dan Daging Sapi Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp67 Ribu
Indonesia
Harga Kangkung Naik Jadi Rp 10.000 Per Ikat Akibat Kebutuhan MBG
Kangkung darat pun tergolong banyak dicari dan mengalami kenaikan harga, jika sebelumnya bisa dibeli Rp5 .000 per tiga ikat, saat ini menjadi Rp 5.000 per ikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Harga Kangkung Naik Jadi Rp 10.000 Per Ikat Akibat Kebutuhan MBG
Bagikan