DPR: Aneh Jika Pemerintah Ngotot Impor Beras
Anggota Komisi IV DPR Ono Surono. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Anggota Komisi IV DPR Ono Surono menegaskan penolakannya terhadap rencana pemerintah untuk mengimpor beras.
Menurutnya, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk mengimpor di saat bersamaan ada panen petani di sejumlah daerah.
"FPDIP tegas tolak impor beras, karena saat ini lagi panen, di beberapa daerah sudah mulai panen. Nyatanya juga sudah ada penurunan harga di pasaran," katanya usai mengisi diskusi publik "Perjuangan Kedaulatan Pangan" di Markas Taruna Merah Putih, Jakarta Pusat, Kamis (1/2).
Selain alasan di atas, kata dia, persediaan cadangan beras Bulog di tanah air juga berada di atas stok minimal. Sehingga, bagi DPR aneh jika kemudian muncul wacana impor beras.
"Kami memandang impor akan rugikan petani, stok di bulog aman saja kok, di atas stok minimal, ada cadangan. Di daerah juga begitu. Gak ada alasan impor. Sehingga jadi pertanyaan impor beras, ada hal aneh," kata dia.
Karenanya, politisi PDIP ini tegas menolak impor, meskipun harus ada kajian mendalam lagi soal data panen raya di sejumlah daerah.
"Keanehannya, pertama impor katanya oleh PPI berubah jadi Bulog, dengan harga jual 8000 sekian, baik kita tolak sembari melihat hasil panen dari wilayah Indonesia," tandanya. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Prabowo Peringatkan Bahaya Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global
Indonesia Capai Swasembada Beras per Akhir 2025, Prabowo: Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah
DPR Tegaskan Tumpukan Beras Bulog 3,8 Juta Ton Seharusnya Cukup untuk Tameng Subsidi, Bukan Jadi Alasan Cabut Izin Pedagang
Presiden Prabowo Sebut Impor Beras Dihentikan, DPR Minta Pemerintah Pastikan Petani Tak Dirugikan
Stok Beras Nasional Capai 3,8 Juta Ton, Indonesia Menuju Swasembada Pangan
Surplus Beras Diragukan, DPR Minta Kejelasan Pemerintah Sebelum Ekspor Dilakukan
DPR Minta Pemerintah Perhatikan Hak Warga Negara, Pengalaman Krisis Pangan, Kesejahteraan Petani dalam Kebijakan Ekspor Beras
Dampak Pelarangan Impor Beras, Jagung, Gula, dan Garam
Zulkifli Sebut Tidak Lagi Impor Beras, Jagung, Gula dan Garam di 2025
Pemerintah Berencana Tambah Kuota Impor Beras Sebanyak 1 Juta Ton