DPD PDIP Jatim Investigasi Motif Ulama Madura Melaporkan Megawati

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 09 November 2017
DPD PDIP Jatim Investigasi Motif Ulama Madura Melaporkan Megawati

Presiden kelima RI Megawati Sukarnoputri memberikan sambutan saat pembukaan Festival Prestasi Indonesia di Jakarta, Senin (21/8). (Antara Foto/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPD PDIP Jawa Timur langsung merespon pelaporan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri ke Polda Jawa Timur. Kader-kader PDIP di Madura melakukan investigasi terhadap pelapor putri Presiden pertama RI Ir Sukarno itu.

Puluhan kiai dari Madura, Jawa Timur melaporkan Ketua Umum PDIP Megawati ke Polda Jatim dengan pasal 156 tentang permusuhan. Pelaporan ini terkait pernyataan Megawati yang mengatakan tidak percaya pada hari akhir, dan menyebutnya seperti peramal pada HUT PDIP ke-44 lalu.

"Memang itu pembicaraan yang hebat, apalagi sampai di Jakarta. Makanya kita dari kader PDIP terus memantau perkembangannya. Dan saya sudah minta teman di Pamekasan Madura, untuk mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya," kata Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi saat dihubungi Merahputih.com, Kamis (9/11).

Selain itu, lanjut Kusnadi, pihaknya juga memerintahkan kadernya untuk mencari tahu motif di balik laporan tersebut. Hal itu, mengingat bukan sekali ini saja Megawati dilaporkan. Apalagi, kata Kusnadi, dialog politik yang dilaporkan tersebut, juga sudah lama kejadiannya dan dianggap tidak ada perspektif hukumnya.

Kusnadi tidak mau menduga-duga apakah laporan tersebut ada unsur politik atau tidak. Tetapi, pihaknya tetap mengamati untuk mengukur sejauh mana dampaknya mengingat sebentar lagi Pilgub Jatim akan digelar, apakah isu ini akan berpengaruh terhadap perolehan suara atau tidak.

"Kalau dampak belum terasa. Tetapi dampak itu kan ada yang negatif dan positif. Kita tunggu saja lah perkembangannya," kata Kusnadi.

Kusnadi berharap agar masyarakat tidak bereaksi berlebihan menanggapi pelaporan Megawati sebelum berita tersebut terbukti kebenarannya.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Barung Mangera membenarkan pelaporan itu. Tapi, ia enggan menjelaskan lebih detail.

"Kalau tanya berita lain, pasti saya jawab. Jangan tanya soal itu, saya tidak mau terjebak dalam hal politik. Yang jelas, setiap ada laporan pasti kita proses." singkatnya. (*)

Berita ini berdasarkan laporan Budi Lentera, kontributor Merahputih.com di Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita terkait mobil mewah tabrak tiga pemotor di: Ulama Laporkan Megawati ke Polda Jatim, Lho Ada Apa?

#Megawati Soekarnoputri #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Bagikan