DPD PDIP Jatim Investigasi Motif Ulama Madura Melaporkan Megawati
Presiden kelima RI Megawati Sukarnoputri memberikan sambutan saat pembukaan Festival Prestasi Indonesia di Jakarta, Senin (21/8). (Antara Foto/Rivan Awal Lingga)
MerahPutih.com - DPD PDIP Jawa Timur langsung merespon pelaporan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri ke Polda Jawa Timur. Kader-kader PDIP di Madura melakukan investigasi terhadap pelapor putri Presiden pertama RI Ir Sukarno itu.
Puluhan kiai dari Madura, Jawa Timur melaporkan Ketua Umum PDIP Megawati ke Polda Jatim dengan pasal 156 tentang permusuhan. Pelaporan ini terkait pernyataan Megawati yang mengatakan tidak percaya pada hari akhir, dan menyebutnya seperti peramal pada HUT PDIP ke-44 lalu.
"Memang itu pembicaraan yang hebat, apalagi sampai di Jakarta. Makanya kita dari kader PDIP terus memantau perkembangannya. Dan saya sudah minta teman di Pamekasan Madura, untuk mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya," kata Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi saat dihubungi Merahputih.com, Kamis (9/11).
Selain itu, lanjut Kusnadi, pihaknya juga memerintahkan kadernya untuk mencari tahu motif di balik laporan tersebut. Hal itu, mengingat bukan sekali ini saja Megawati dilaporkan. Apalagi, kata Kusnadi, dialog politik yang dilaporkan tersebut, juga sudah lama kejadiannya dan dianggap tidak ada perspektif hukumnya.
Kusnadi tidak mau menduga-duga apakah laporan tersebut ada unsur politik atau tidak. Tetapi, pihaknya tetap mengamati untuk mengukur sejauh mana dampaknya mengingat sebentar lagi Pilgub Jatim akan digelar, apakah isu ini akan berpengaruh terhadap perolehan suara atau tidak.
"Kalau dampak belum terasa. Tetapi dampak itu kan ada yang negatif dan positif. Kita tunggu saja lah perkembangannya," kata Kusnadi.
Kusnadi berharap agar masyarakat tidak bereaksi berlebihan menanggapi pelaporan Megawati sebelum berita tersebut terbukti kebenarannya.
Sementara dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Barung Mangera membenarkan pelaporan itu. Tapi, ia enggan menjelaskan lebih detail.
"Kalau tanya berita lain, pasti saya jawab. Jangan tanya soal itu, saya tidak mau terjebak dalam hal politik. Yang jelas, setiap ada laporan pasti kita proses." singkatnya. (*)
Berita ini berdasarkan laporan Budi Lentera, kontributor Merahputih.com di Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita terkait mobil mewah tabrak tiga pemotor di: Ulama Laporkan Megawati ke Polda Jatim, Lho Ada Apa?
Bagikan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP