Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Dosen UMM Pradana Boy Ditunjuk Jadi Staf Khusus Kepresidenan

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 29 Juli 2018
Dosen UMM Pradana Boy Ditunjuk Jadi Staf Khusus Kepresidenan

Dr Pradana Boy ZTF (Foto: umm.ac.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jalan hidup manusia kadang susah ditebak. Terkadang dari sebuah pekerjaan yang dianggap biasa, muncul hal-hal luar biasa. Hal inilah yang terjadi pada Pradana Boy ZTF, dosen Universitas Muhammadiyah Malang.

Pradana Boy ZTF baru saja ditunjuk menjadi asisten Staf Khusus Kepresidenan Bidang Keagamaan Internasional mendampingi Siti Ruhaini Dzuhayatin yang baru-baru ini dilantik Presiden Jokowi.

Pradana Boy ZTF, Sabtu (28/7) di Malang, Jawa Timur mengatakan, penunjukan dirinya yang juga menjabat Ketua Pusat Studi Islam dan Filsafat (PSIF) UMM ini berdasarkan surat Keputusan Kabinet Republik Indonesia (RI) No 46 Tahun 2018.

Besar di tengah keluarga petani sederhana di Kota Lamongan, Pradana dikenal sebagai sosok bersahaja yang penuh semangat dan motivasi untuk terus berprestasi.

Pradana Boy ZTF bersama pemuka agama Budha
Pradana Boy ZTF besama pemuka agama Budha (Foto: umm.ac.id)

"Untuk apa manusia hidup jika tidak terus bersemangat dan menantang diri sendiri agar tahu kelemahan diri," kata dosen Program Studi (Prodi) Syariah UMM ini.

Di sela kesibukannya mempersiapkan diri sebelum bergabung di Istana Negara, Pradana Boy membagikan kisah perjuangan panjangnya hingga sampai di titik ini. Pradana remaja yang saat itu baru saja lulus SMA, memutuskan hijrah dari Lamongan untuk menempuh studi strata satu di UMM. Ia berencana mengambil Program Studi Manajemen.

"Syariah itu bukan pilihan utama saya kuliah di UMM. Pikiran lugu saya orang pesisir Lamongan, baru lulus SMA, sekolah manajemen dan jadi manager. Sudah hanya itu, tapi ternyata saya harus memupuskan niat kuliah jurusan tersebut dan terdampar pada program studi syariah," tuturnya.

Tak disangka, biaya untuk jurusan impiannya ternyata cukup mahal. Tak ingin kembali ke Lamongan sia-sia, ia pun memutuskan untuk mencari jurusan paling murah di UMM agar bisa tetap berada di Malang dan keinginannya menjadi mahasiswa bisa terwujud.

"Cari yang paling murah atau kalau gak bisa dapat yang murah kita pulang. Itu kalimat bapak yang akhirnya membuat saya menjatuhkan pilihan pada Syariah," ucapnya.

Pradana Boy saat memberikan kuliah umum di UMM
Pradana Boy (tengah) saat memberikan kuliah umum di UMM (Foto: umm.ac.id)

Tidak menyia-nyiakan kesempatan menempuh studi di perguruan tinggi, Pradana terus meningkatkan kualitas diri. Ia memanfaatkan berbagai peluang untuk dapat menyuarakan tulisan, gagasan, dan karyanya.Tak disangka, gaung karya Pradana sampai pada Kedutaan Besar Amerika.

"Saat dihubungi oleh staf kedutaan Amerika dan diajak untuk makan malam, saya hanya berpikir bahwa saya diundang makan malam dalam konferensi. Namun, saya sangat terkejut saat tahu bahwa saya menjadi satu-satunya perwakilan Muhammadiyah yang berada di meja makan malam duta besar Amerika. Saat ini hanya ada delapan orang di meja makan malam tersebut," ujar Pradana sebagaimana dilansir Antara.

Ia berpikir hanya makan malam biasa, ternyata jamuan makan malam khusus dan hanya dia yang dari Muhammadiyah. Makan malam tersebut berlanjut dan membawa pria asal dusun Mencorek Lamongan ini mengenyam pendidikan singkat bidang ilmu politik di University of Massachusetts, Amerika Serikat (AS).

Menyelesaikan Pendidikan Magister bidang Antropologi di Australian National University (ANU) dan Pendidikan Doktoral di National University of Singapore (NUS) bidang Kajian Melayu tak serta merta membuat putra Muhammadiyah ini lupa dengan Tanah Air.

Selama menyelesaikan tesis dan disertasinya, penulis novel Kembara ini terus menggali sejarah Islam dan peradaban dunia di nusantara. Pemikiran-pemikirannya terhadap perkembangan Islam di nusantara menjadikannya terkenal dengan julukan pemuda pemikiran moderat.

Dipercaya sebagai Asisten Staf Khusus Bidang Kegamaan Internasional, Pradana berharap dapat mengemban kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya.

"Karena ini amanah, saya berharap bisa menyelesaikan tugas ini hingga selesai," pungkasnya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Hadiri Lebaran Betawi, Wagub Sandiaga Puji Toleransi Warga Betawi

#Muhammadiyah #Staf Khusus #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Meminta seluruh peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Indonesia
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
: Muhammadiyah DIY meluncurkan Komunitas KucingMu sebagai wadah dakwah pecinta hewan. Uniknya, ada KTAM khusus kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
Indonesia
Ketum PBNU dan PP Muhammadiyah Ikut ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Delegasi Indonesia ke Iran tersebut merupakan perwakilan bangsa Indonesia yang diutus Presiden Prabowo Subianto untuk mengunjungi Iran, sebagai negara sahabat bagi Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Ketum PBNU dan PP Muhammadiyah Ikut ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Indonesia
Gubernur Pramono Sebut Konsep Halalbihalal dari Muhammadiyah Relevan dengan Pembangunan Ibu Kota
Pramono berharap sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dan Muhammadiyah terus diperkuat menjadi kemitraan yang kokoh dan berkelanjutan.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Gubernur Pramono Sebut Konsep Halalbihalal dari Muhammadiyah Relevan dengan Pembangunan Ibu Kota
Indonesia
Rayakan Hari Raya Lebaran Hari Jumat ini, PP Muhammadiyah: Tak Perlu Pertajam Perbedaan dan Mencari Kebenaran
Muhammadiyah sendiri melangsungkan perayaan Idul Fitri 1447 H pada Jumat (20/3) ini.
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Rayakan Hari Raya Lebaran Hari Jumat ini, PP Muhammadiyah: Tak Perlu Pertajam Perbedaan dan Mencari Kebenaran
Berita Foto
Ribuan Umat Muslim Muhammadiyah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Ribuan umat Muslim menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H secara berjamaah di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (20/3/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 20 Maret 2026
Ribuan Umat Muslim Muhammadiyah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Indonesia
Muhammadiyah Sikapi Ketegangan di Timur Tengah, Minta Sanksi Tegas dari PBB dan Imbau Organisasi Islam Solid
Muhammadiyah mengatakan pentingnya kepedulian internasional untuk meredam ketegangan yang dapat memicu kejahatan perang lebih besar di masa depan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Muhammadiyah Sikapi Ketegangan di Timur Tengah, Minta Sanksi Tegas dari PBB dan Imbau Organisasi Islam Solid
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional
Muhammadiyah mengecam serangan AS-Israel ke Iran. Muhammadiyah menyebut hal tersebut telah melanggar HAM dan hukum internasional.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional
Bagikan