Jacoweek 2021

Dominasi Srikandi Indonesia di Jagobrew

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 29 November 2021
Dominasi Srikandi Indonesia di Jagobrew

Babak final Jagobrew. (Foto: merahputih.com/Iftinavia Pradinantia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SRIKANDI-srikandi tangguh tampil di final kompetisi Jagobrew pada Jakarta Coffee Week (Jacoweek) 2021, Minggu (28/11). Final Kompetisi Jagobrew didominasi oleh dua barista perempuan yakni Putri Novita dan Mayda Refiyanti. Keduanya tidak gentar untuk bersaing di kompetisi manual brew yang digelar di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara itu.

"Intinya mau cewek atau cowok, barista atau home brewer punya kesempatan yang sama. Enggak ada patokan cewek lebih jago atau cowok lebih jago," ujar Putri Novita yang berhasil keluar sebagai juara tiga tersebut.

Baca Juga:

Jacoweek 2021 Ditutup dengan Final Jagobrew dan Raffle Livin & Livinpoin

Mayda dalam perlombaan Jagobrew. (Foto: merahputih.com/Iftinavia Pradinantia)

Terus belajar. Itulah nilai terus ditanamkan oleh Putri dalam dirinya agar bisa menjadi barista terbaik. "Yang penting jangan takut eksperimen. Kalo di-brewing enggak cukup satu kali belajar. Apalagi untuk lomba kayak gini. Enggak bisa ikutin standar yang ada harus semangat ngulik," tuturnya.

"Untuk stigma jangan didengerin. Dimana-mana cewek sering kok dipandang begitu (enggak cuma di dunia kopi aja). Fokus dan buktiin aja," demikian pesan yang coba disampaikan dirinya untuk barista perempuan.

Baca Juga:

Mengenal 2 Biji Kopi Spesial dari Filosofi Kopi di Jacoweek 2021

Sementara itu, pesaing Putri, barista perempuan lainnya Mayda tidak kalah hebat. Tampil untuk pertama kalinya dalam perlombaan manual brewing, ia justru berhasil tembus hingga babak final. Torehan ini begitu istimewa baginya karena dirinya tidak menyangka mampu mengalahkan pesaingnya yang jauh lebih pengalaman. "Sampai di titik ini seneng banget. Enggak nyangka. Grogi banget sampai gemeteran seluruh badan," ujarnya.

Ketekunan dan semangat belajar bukan hanya dimiliki oleh Putri. Mayda pun bisa melenggang ke babak final berkat ketekunannya dalam mengolah si hitam. "Banyak-banyakin latihan. Aku beli bean yang sama dengan yang dikasih oleh panitia. Dua minggu ini terus latihan dengan bean itu," ungkapnya.

Putri berhasil tembus babak final Jagobrew. (Foto: merahputih.com/Iftinavia Pradinantia)

Mayda menilai bahwa selama ini pria masih mendominasi turnamen brewing. Kehadirannya dan Putri di babak final diharapkan bisa menginspirasi barista perempuan lainnya. "Yang selalu menang cowok terus. Mungkin ini bisa memotivasi barista perempuan lainnya di seluruh Indonesia," harapnya.

Ia punya satu pesan untuk barista perempuan yang ingin tampil di ajang kejuaraan brewing. "Jangan malu karena kita kita yang cewek juga bisa. Lebih gigih lebih banyak mau belajar sama yang udah ahli. Perbanyak kenalan. Itu bisa nambahin relasi dan belajar banyak," tukasnya. (avia)

Baca Juga:

Mengenal Proses Pengolahan Kopi dengan Ultrasonik di Jacoweek 2021

#Jakarta Coffee Week 2021 #Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan