Dokter Tekankan Orang Tua Pasien Kanker Anak Butuh Dukungan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 15 Juli 2024
Dokter Tekankan Orang Tua Pasien Kanker Anak Butuh Dukungan

Kanker. (Foto: Unsplash/Angiola Harry)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Dr. dr. Fransiska Meliana Kaligis, Sp.KJ(K) menggambarkan orang tua yang merawat pasien kanker anak sebagai pasien 'terselubung'.

Apa yang ia maksud adalah, meski orang tua terlihat sebagai dewasa yang sehat, namun mereka sejatinya tetap butuh dukungan psikologis dari berbagai pihak.

"Kita tahu peran orang tua yang menemani anak pasien kanker ini banyak sekali, mulai dari menemani pasien kontrol, memastikan nutrisinya, memantau jadwal obatnya, melihat respons tubuh terhadap obatnya, dan sebagainya," kata dr. Fransiska.

Di sela acara 'Menyambut Hari Anak Nasional: Peran Dukungan Suportif pada Anak dengan Kanker', di RS Siloam MRCCC, Sabtu (13/7), ia menambahkan orang tua pasien kanker anak memiliki lima jenis kebutuhan.

Baca juga:

Mengelola Kelangsungan Hidup Penyintas Kanker Anak

"Ada lima kebutuhannya, yaitu kebutuhan akan informasi, kebutuhan emosional, finansial, fisik, dan spiritual," jelas dokter yang akrab disapa dr. Cika itu.

Ia melanjutkan, fase pertama bagi orang tua pasien kanker anak adalah yang paling sulit dilalui, yakni fase penerimaan. Maka, adanya berbagai dukungan akan membantu orang tua cepat menerima keadaan demikian.

"Karena semakin cepat orang tua bisa menerima keadaan semakin baik. Pasien kanker anak akan lebih cepat dibawa berobat atau ditangani, jadi metastasis (penyebaran kanker)-nya belum terjadi," tambahnya.

Maka, dr. Cika menekankan pentingnya kemampuan mengelola stres bagi orang tua, agar pasien kanker anak bisa ditangani dengan lebih baik.

Baca juga:

Keripik Jenis Camilan yang Bisa Picu Kanker

"Karena kalau stres terus menerus itu bisa membuat tubuh mengeluarkan hormon kortisol. Hormon ini bisa menyebar ke seluruh tubuh dan membuat pelemahan pada berbagai organ tubuh, nanti malah orang tuanya yang sakit," tutupnya. (waf)

#Kanker #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan