DKI Bentuk Komite PK, DPRD: Lebih Baik Pencegahan Narkoba
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama tim formatur TGUPP pencegahan korupsi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (3/1). (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Komisi D Bestari Barus mengatakan, pembentukan Komite Pencegahan Korupsi (PK) dari TGUPP Pemprov DKI merupakan hal yang sia-sia. Pasalnya, Pemprov DKI sendiri telah memiliki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tingkat Provinsi yang bekerja sama dengan Pemprov DKI untuk pencegahan korupsi.
Bestari menyarankan Pemprov DKI untuk membentuk seperti pencegahan narkoba, sebab Ibu Kota saat ini diduga masuk zona merah penyalagunaan narkoba.
"Sebetulnya menurut saya yang penting itu seperti pencegahan narkoba. Kalau korupsi, kan KPK sendiri sudah berkantor di gedung Pemprov DKI. Jadi nanti apa ini maksudnya," ujar Bestari saat di konfirmasi, Rabu (3/1).
Lebih lanjut, menurut Bestari, Komite PK bukanlah hal yang krusial. Sehingga tidak adanya komite ini, tidak menjadi masalah bagi DKI.
"Ini (Komite Pencegahan Korupsi) ada bagus, nggak ada ya tidak apa-apa, tidak mengurangi bilangan. Saya lebih cenderung kepada narkoba dan juga pelayanan masyarakat. Dan yang penting jangan membuat KPK yang ada di situ menjadi merasa tidak nyaman," pungkasnya.
Seperti diketahui, Komite PK sendiri diketuai oleh Pimpinan KPK Periode 2011-2015, Bambang Widjojanto. Anggotanya terdiri dari Aktivis LSM HAM Nursyahbani Katjasungkana, Mantan Wakapolri Komjen Pol (purn) Oegroseno, Peneliti Tata Pemerintahan Tatak Ujiyati serta Muhammad Yusuf. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Prakiraan Cuaca Jakarta 14 Januari: Waspada Hujan Ringan dari Pagi Hingga Siang Hari