DKI Akui Pasokan Cabe Merah dan Bawang Merah Turun Akibat Anomali Cuaca
Pedagang menata cabai yang dijual di Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (1/11/2022). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.
MerahPutih.com - Pasokan bahan pokok di Jakarta saat ini mengalami penurunan disebabkan oleh anomali cuaca. Di mana beberapa hari ini sejumlah wilayah diguyur hujan dengan intensitas lebat berkepanjangan dan terkadang panas.
Kendati begitu, Kepala Dinas KPKP DKI, Suharini Eliawati mengklaim, sekarang ini ketersediaan pangan di wilayah DKI Jakarta dalam kondisi relatif aman.
Baca Juga:
Dinas KPKP DKI Tambah Pasokan Sejumlah Bahan Pokok Jelang Bulan Puasa
"Terjadi sedikit penurunan pasokan pangan hortikultura dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi di daerah sentra pada bulan ini," kata Eli panggilan akrab Suharini di Jakarta, Selasa (1/3).
Anak buah Pj Heru Budi Hartono ini berharap, cuaca kembali normal sehingga masa panen tidak terganggu, dengan begitu pasokan bahan pokok di ibu kota dapat terjaga.
"Seiring dengan berkurangnya curah hujan dan masuknya musim panen maka diharapkan pasokan yang masuk akan bertambah dan mencapai kondisi normal seperti biasa" paparnya.
Baca Juga:
Ia pun membeberkan, sejumlah bahan pokok yang pasokannya terkendala akibat anomali cuaca saat ini. Antara lain komoditas cabe merah dan bawang merah.
"Komoditas yang mengalami penurunan pasokan antara minggu ke 3 dibanding minggu 2 bulan Februari 2023 adalah cabe merah; cabe rawit hijau dan bawang merah," tuturnya.
Eli pun optimis, pasokan bahan pokok di DKI Jakarta normal kembali sampai bulan suci ramadan, seiring berakhirnya anomali cuaca.
"Namun demikian diharapkan awal bulan Maret 2023 pasokan akan normal kembali karena akan segera masuk masa panen," tutupnya. (Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
BPBD DKI Ungkap Cuaca Ekstrem masih akan Terjadi hingga 1 Februari
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang