Djarot Pastikan Halte TransJakarta Dipasangi Metal Detector
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota. (MP/Ponco Sulaksono)
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memastikan akan segera menggunakan sistem pengamanan metal detector atau pendeteksi logam di sejumlah halte TransJakarta.
Pemasangan metal detector menyusul adanya insiden pemboman di salah satu halte, Kampung Melayu, baru-baru ini.
"Metal detector tetap, untuk menjamin kenyaman, keselamatan keamanan tetap kita adakan untuk beberapa halte. Tapi enggak setiap halte ada. Halte bus Jakarta doang, tapi kalau CCTV semua ada," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/5).
Terkait bentuk sistemnya seperti apa, Djarot mengatakan yang sederhana saja.
"Yang dipegang itu saja. Bukan bentuk kotak yang di bandara, waduh berat bos kalau begitu ya. Mahal itu, berapa kita punya halte ratusan loh itu," ucapnya.
Selain itu, petugas akan dilatih untuk mengamati gerak-gerik pengguna bus.
"Jadi pakai itu saja dan ada petugas dilatih khusus membantu mengamati gerak-gerik orang. Tetap kerja sama dengan polisi," tandasnya. (Fdi)
Baca juga berita lain terkait peristiwa pemboman halte busway dalam: Djarot Minta Halte TransJakarta Kampung Melayu Sudah Beroperasi Senin Sore
Bagikan
Berita Terkait
TransJakarta Tegaskan Zero Tolerance Usai Kasus Dua Pria Eksibisionis 'Main Tangan' Saat Penuh Penumpang
Penjara Menanti Duo Eksibisionis di Transjakarta: Korban Sempat Kira Kena Tetesan Air AC, Ternyata Cairan Sperma
Penumpang Transjakarta Capai 1,4 Juta Per Hari, Layani 233 Rute
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh ke Selokan, Janji Bertanggung Jawab
Transjakarta Catat 6.793 Barang Tertinggal selama 2025, Lebih dari 1.800 Dikembalikan
Insiden Tunanetra Terjatuh di Halte CSW, Pramono Minta Transjakarta Berbenah
Pramono Anung Minta Maaf Usai Penyandang Disabilitas Terperosok Got di Halte CSW, Manajemen Transjakarta Kena Semprot
Genangan di Sejumlah Titik, TransJakarta Terdampak Hujan Senin Pagi
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
Transjakarta Perkuat Ekosistem Transportasi Inklusif, Target 30 Persen Pramudi Perempuan