DIY Mulai Latih Vaksinator COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 03 Desember 2020
DIY Mulai Latih Vaksinator COVID-19

Pemda DIY sudah mulai melatih para vaksinator COVID-19. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak main-main dalam mempersiapkan vaksinasi COVID-19. Saat ini, Pemda sudah mulai melatih para vaksinator (tenaga penyuntik vaksin corona).

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie menjelaskan, selain dilatih cara penyuntikan, para vaksinator juga dijadikan agen sosialisasi dan penggerak program vaksinasi COVID-19.

"Vaksinator diambil dari berbagai unsur PNS di Dinas Kesehatan DIY serta dinas kesehatan di kabupaten/kota dan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Sudah mulai kami latih," ujar Pembajun di Yogyakarta, Kamis (3/12).

Baca Juga:

Penolakan Bakal Jadi Tantangan Terberat Vaksinasi COVID-19

Setelah para vaksinator mendapatkan pelatihan, mereka akan membantu mensosialisasi program vaksinasi COVID-19.

Pemda DIY diprediksi mendapatkan 2,2 juta vaksin pada periode pertama. Namun, Pemda belum mengetahui merek vaksin yang akan diterima.

"Informasi terbesar kita kemungkinan pakai Sinovac. Jumlahnya bisa lebih dari 2,2 juta," kata dia.

Kriteria para penerima vaksin di antaranya riwayat penyakit penyerta (komorbid) maupun penyakit infeksi. Ia memastikan vaksin COVID-19 aman dan sudah sesuai standar kesehatan dan keamanan dari WHO.

 Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie. (Foto: MP/Teresa Ika)
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie. (Foto: MP/Teresa Ika)

Pemda DIY turut akan menerjunkan relawan non-tenaga kesehatan dari berbagai elemen masyarakat untuk membantu mempromosikan vaksin serta pencegahan COVID-19.

Pihaknya akan menggandeng universitas untuk menerjunkan mahasiswa menjadi relawan. Selain itu, Pemda DIY turut melatih Babinsa untuk menjadi relawan pencegahan COVID-19.

"Kami butuh untuk menyelesaikan masalah di hulu, yakni sosialisasi penerapan protokol kesehatan dan keselamatan di masyarakat. Ingatkan masyarakat pakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak. Jangan sampai kendor," kata dia.

Baca Juga:

Vaksinasi dan Patuh Pada Prokes Syarat Utama Ekonomi Pulih

Pasalnya, saat ini masyarakat DIY usia produktif sudah beraktivitas kembali di luar rumah dan mulai kendor menjalankan protokol pencegahan COVID-19.

Selain relawan non-nakes, Dinkes juga berharap penegakan hukum sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat menegakkan protokol kesehatan lebih diperketat.

Sebelumnya, hingga 2 Desember 2020 Pemerintah DIY mencatat pasien terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 122 orang sehingga total menjadi 6.195 orang.

Total meninggal dunia kumulatif 147 orang. Sementara total pasien sembuh kumulatif sebanyak 4496 orang. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Vaksin COVID-19 Pfizer Disetujui untuk Digunakan di Inggris

#Yogyakarta #Virus Corona #Vaksin Covid-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - 54 menit lalu
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan