Vaksin COVID-19 Pfizer Disetujui untuk Digunakan di Inggris
(Foto: Pexels/Gustavo Fring)
INGGRIS menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin virus corona Pfizer-BioNTech untuk digunakan secara luas. Demikian diberitakan bbc.com (2/12/2020).
Regulator Inggris MHRA mengatakan, suntikan yang menawarkan perlindungan hingga 95% terhadap penyakit COVID-19 ini aman untuk diluncurkan minggu depan. Imunisasi dapat dimulai dalam beberapa hari untuk orang-orang dalam kelompok prioritas tinggi.
Baca Juga:
Inggris telah memesan 40 juta dosis yang cukup untuk memvaksinasi 20 juta orang dengan masing-masing dua suntikan. Sekitar 10m dosis akan segera tersedia, dengan 800 ribu pertama tiba di Inggris dalam beberapa hari mendatang.
Ini adalah vaksin tercepat dalam perubahan konsep menjadi kenyataan, hanya membutuhkan 10 bulan untuk mengikuti langkah-langkah perkembangan sama yang biasanya berlangsung selama satu dekade.
Menteri Kesehatan Matt Hancock dalam unggahan Twitter mengatakan, "Bantuan sedang dalam perjalanan. NHS siap untuk mulai vaksinasi awal minggu depan.". Sekitar 50 rumah sakit bersiaga dan pusat vaksinasi di tempat-tempat seperti pusat konferensi sedang didirikan sekarang.
Meski vaksinasi bisa dimulai, orang masih harus tetap waspada dan mengikuti aturan virus corona untuk menghentikan penyebaran, kata para ahli. Itu berarti tetap menggunakan jarak sosial dan masker wajah, dan menguji orang-orang yang mungkin memiliki virus dan meminta mereka untuk mengisolasi.
Baca Juga:
Masyarakat Lebih Yakin Pada Vaksin Merah Putih Daripada Sinovac
Vaksin Pfizer-BioNTech adalah jenis baru yang disebut vaksin mRNA yang menggunakan sebagian kecil kode genetik dari virus pandemi untuk mengajari tubuh cara melawan COVID-19 dan membangun kekebalan.
Vaksin mRNA belum pernah disetujui untuk digunakan pada manusia sebelumnya, meskipun orang telah menerimanya dalam uji klinis.
Vaksin harus disimpan pada suhu sekitar -70C dan akan diangkut dalam kotak khusus, dikemas dalam es kering. Setelah dikirim, dapat disimpan hingga lima hari di lemari es.
Baca Juga:
Sementara itu, ada beberapa vaksin menjanjikan lainnya yang juga bisa segera disetujui. Salah satu dari Moderna menggunakan pendekatan mRNA yang sama dengan vaksin Pfizer dan menawarkan perlindungan serupa. Inggris telah memesan di muka dosis 7m yang bisa siap pada musim semi.
Inggris telah memesan 100 juta dosis untuk jenis vaksin COVID-19 yang berbeda dari Universitas Oxford dan AstraZeneca. Vaksin itu menggunakan virus yang tidak berbahaya, diubah agar lebih mirip virus yang menyebabkan COVID-19.
Rusia telah menggunakan vaksin lain, yang disebut Sputnik, dan militer China telah menyetujui vaksin lain yang dibuat oleh CanSino Biologics. Keduanya bekerja dengan cara yang mirip dengan vaksin Oxford. (Aru)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
Samsung Galaxy A57 Sudah Lolos Sertifikasi TENAA, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus Bocor, Baterai dan Kamera Jadi Sorotan
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Bocoran Xiaomi 18, Dikabarkan Bawa Kamera Periskop hingga Fingerprint Ultrasonik
OPPO Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra Dirumorkan Pakai Kamera Ganda 200MP
OPPO Find X9 Pro Tembus 5 Besar DxOMark, Ungguli Honor Magic 8 Pro!
Pesawat ATR 400 Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Angkut 11 Orang