Dituduh PKI, Hidayat Nur Wahid: Kalau Fitnah yang Cerdas Dikit

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 28 September 2017
Dituduh PKI, Hidayat Nur Wahid: Kalau Fitnah yang Cerdas Dikit

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (MerahPutih.com/Fadly)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid belakangan ini diterpa isu tak sedap. Dia dituduh sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) oleh orang tak dikenal melalui media sosial.

Disebutkan, bahwa ayah kandung Hidayat merupakan anggota PKI karena berasal dari Klaten, Jawa Tengah yang notabenenya merupakan basis PKI.

Menanggapi hal tersebut, politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan bahwa pernyataan tersebut adalah fitnah.

"Mungkin mereka tidak nyaman dengan pernyataan saya, dengan melakukan fitnah, ya mbok, kalau fitnah yang cerdas dikit," kata Hidayat saat ditemui di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9).

Dia mengatakan, orang-orang itu menuduh ayahnya sebagai anggota PKI hanya karena berasal dari Klaten. Padahal, secara keseluruhan Klaten adalah mayoritas muslim dan bukan PKI.

"Mereka sebut saya dari Klaten dan mayoritas warganya PKI, ayah saya PKI. Itu gak logis. Pertama fakta Klaten mayoritas muslim bukan PKI, ada satu dua kecamatan yang mungkin (PKI) mereka mayoritas, tapi mayoritas Klaten seluruhnya adalah muslim. Karena nya gak nyambung," ujar dia.

Lebih lanjut, kata alumni Gontor itu bahwa orang tuanya merupakan seorang muslim yang aktif di ormas berbasis massa Islam Muhamadiyah, jadi sangat tidak mungkin menjadi anggota PKI.

Lagi pula beliau adalah seorang guru PNS sejak tahun 60an hingga pensiun pada tahun 80an, kalau disebut sebagai anggota PKI tentunya karier PNS berakhir pada masa pemberontakan PKI 1965 silam.

"Dan terutama ayah saya tidak mungkin PKI karena baik dari keturunan maupun beliau sendiri adalah muslim yang menjadi pengurus Muhammadiyah beliau adalah PNS seorang guru sejak tahun 60 sampai 80an kalau beliau PKI tidak mungkin beliau masih PNS karena skrining nya luar biasa waktu itu. Dan warga Klaten tahu persis keluarga besar kami," terangnya. (Fdi)

#Hidayat Nur Wahid #G30S/PKI #Partai Komunis Indonesia (PKI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
Sebanyak tujuh pahlawan revolusi gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Kisahnya pun diangkat ke dalam film.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
Lifestyle
Alasan Film 'Pengkhianatan G30S PKI' Selalu Dicari Menjelang 1 Oktober
Film garapan Arifin C Noer tersebut seolah memiliki tempat tersendiri dalam ingatan publik, terutama menjelang 1 Oktober.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Alasan Film 'Pengkhianatan G30S PKI' Selalu Dicari Menjelang 1 Oktober
ShowBiz
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Sinopsis film Pengkhianatan G30S/PKI menceritakan tentang penculikan jenderal hingga peristiwa Lubang Buaya.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Indonesia
Sejarah Kelam Gerakan 30 September PKI, 3 Jenderal Dibunuh di Rumah
Menurut catatan sejarahnya, pemberontakam ini terjadi pada 30 September 1965 yang diinisiasi partai politik terbesar saat itu, Partai Komunis Indonesia (PKI).
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Sejarah Kelam Gerakan 30 September PKI, 3 Jenderal Dibunuh di Rumah
Lifestyle
1 Oktober Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila
1 Oktober hari apa? Simak sejarah Hari Kesaktian Pancasila 2026, tema, makna, dan apakah 1 Oktober termasuk tanggal merah.
ImanK - Rabu, 30 September 2026
1 Oktober Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Kasus gagal berangkat umrah yang menimpa ribuan calon jamaah Hanania Travel kembali menambah daftar panjang persoalan penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Indonesia
Wakil Ketua MPR Minta Negara OKI Waspada Operasi False Flag yang Bisa Picu Perang Iran
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta negara anggota OKI di Timur Tengah waspada terhadap operasi false flag yang berpotensi memicu konflik dengan Iran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Wakil Ketua MPR Minta Negara OKI Waspada Operasi False Flag yang Bisa Picu Perang Iran
Indonesia
Presiden Prabowo Didorong Manfaatkan Kedekatan dengan Donald Trump untuk Redam Konflik
Hidayat Nur Wahid menilai keinginan Prabowo untuk berperan sebagai mediator patut diapresiasi.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Presiden Prabowo Didorong Manfaatkan Kedekatan dengan Donald Trump untuk Redam Konflik
Indonesia
DPR Endus Bahaya Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Industri Halal Nasional Berpotensi Gulung Tikar Massal
Hidayat memaparkan bahwa keunggulan produk kosmetik dan farmasi halal Indonesia akan tergerus oleh serbuan produk serupa dari Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
DPR Endus Bahaya Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Industri Halal Nasional Berpotensi Gulung Tikar Massal
Indonesia
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menyoroti partisipasi Indonesia di Board of Peace. Ia mengingatkan amanat UUD 1945 soal Palestina.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Bagikan