Dituding Sepihak Potong Kabel Optik, Pemprov DKI Rangkul APJATEL

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 07 September 2019
Dituding Sepihak Potong Kabel Optik, Pemprov DKI Rangkul APJATEL

Ilustrasi fiber optik (ilmuwebsite.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho menyangkal tudingan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) yang menyebut Pemprov DKI secara sepihak memotong kabel optik jaringan internet di Jalan Cikini Raya pada 8 Agustus 2019 dan 22 Agustus 2019 lalu.

Dalam waktu dekat, Pemprov DKI bakal duduk bersama dengan APJATEL guna menyelesaikan perkara tersebut.

Baca Juga:

APJATEL Berencana Laporkan Anies Baswedan, Ada Apa?

"Makanya saya gak tahu (kenapa melayangkan somasi) dan nanti akan saya berikan hak jawab, ini kan saya punya hak jawab gak apa, saya gak mau debat dimedia ya kalau dia menyurati saya jawab. Gak usah terlalu di lebar-lebarin gitu, ini biasa kok gak ada yang perlu dibesarin," ujar Hari saat dihubungi wartawan, Jumat (6/9)

Hari mengungkapkan, bahwa pihaknya telah proaktif dengan berulang kali mengundang pihak APJATEL untuk datang menghadiri rapat terkait pemotongan kabel optik jaringan.

"Itu kan menurut informasi dia, kan kita sudah kasih pemberitahuannya kok. Sudah, sudah, surat pemberitahuan. Rapat-rapat dikasih, sudah dikasih semua. Kita kan sudah pro-aktif,"

Sebelum mengambil langkah itu, kata dia, Pemprov DKI telah menginformasikan pihak APJATEL untuk melakukan perbaikan sistem jaringan komunikasi sendiri. Namun ultimatum itu diindahkan sehingga pihaknya mengambil tindakan tegas melakukan pembongkaran.

"Ya, kita kan sudah kasih waktu, kemudian kasih tenggang waktu ini ya kalau memang gak mau turun ya kita potong lah, itu kan haknya Pemprov untuk itu. Kan itu sebenernya legal," tuturnya.

Ketua APJATEL Muhammad Arif Angga. (MP/Asropih)

Hari menegaskan, soal somasi pihaknya bakal segera membalas dengan melayangkan hak jawab kepada pihak APJATEL yang merasa dirugikan.

Sebelumnya, APJATEL melayangkan somasi kepada Gubernur DKI Jakarta dan Dinas Bina Marga DKI. Somasi dilakukan terkait tindakan Pemprov DKI yang secara sepihak memotong kabel optik jaringan internet di Jala Cikini Raya.

Ketua APJATEL Muhammad Arif Angga mengatakan Pemprov DKI tidak berkoordinasi dengan pihaknya prihal proses eksekusi pemotongan kabel tersebut.

Menurutnya, tindakan itu menyalahi Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 tahun 1999 tentang Jaringan Utilitas.

"Pemprov telah melakukan tindakan sepihak pemotongan kabel serat optik milik anggota Apjatel. Itu menyalahi perda. Maka, kami melayangkan somasi pada Kamis (5/9/2019) kemarin ke Gubernur dan Kadis Bina Marga DKI," sambung dia.

Baca Juga:

Taksi Daring Tak Kebal Ganjil Genap, Kecuali untuk Jalan Ini

APJATEL juga, kata Arif, ultimatum Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Dinas Bina Marga DKI untuk menghentikan tindakan melawan hukum berupa pemotongan jaringan telekomunikasi kabel serat optik secara sepihak.

"Yang pasti yang pertama langkah berikutnya kita akan laporkan ke ombudsman, kita pun sudah berkonsultasi dengan ombudsman itu langkah berikutnya, tapi kalau memang tidak mendapat feed back seharusnya kita akan coba langkah hukum pidana karena itu juga melanggar kerusakan aset," ujar Arif di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (6/9). (Asp)

#Pemprov DKI
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Pramono membawa suara kawasan ESEAO ke panggung internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Indonesia
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Selain protein, hasil uji laboratorium menunjukkan ikan sapu-sapu mengandung karbohidrat sebesar 9 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Indonesia
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Area bebas kendaraan di sisi timur mencakup Simpang Jalan Gembira hingga Simpang Jalan Raya Casablanca, sementara sisi barat meliputi Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Indonesia
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Meski memuji kecepatan kerja di lapangan, ia menekankan agar aspek teknis tetap menjadi perhatian utama pengembang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Indonesia
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Pemerintah DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya jika KAI memerlukan bantuan teknis maupun personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Indonesia
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Koordinasi dengan Kementerian Perindustrian juga menjadi poin krusial untuk memantau rantai pasok bahan kimia impor sejak dari pelabuhan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Indonesia
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya segera merevitalisasi Pasar Santa. Nantinya, tempat itu akan memiliki wajah baru yang lebih modern dan nyaman.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Indonesia
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Pemprov DKI Jakarta sudah melaksanakan aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon, dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Indonesia
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Dampaknya ada tiga isu utama, yakni kekeringan, potensi kebakaran termasuk di kawasan perkotaan Jakarta, serta meningkatnya polusi udara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Kendaraan Pengunjung Tempat Hiburan Malam di Kawasan Senopati Ditindak, Tenda Valet Juga Ikut Diangkut
Selain menyasar parkir liar, Sudinhub Jaksel memberikan perhatian khusus pada akses bagi penyandang disabilitas
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Kendaraan Pengunjung Tempat Hiburan Malam di Kawasan Senopati Ditindak, Tenda Valet Juga Ikut Diangkut
Bagikan