Ditanya Ibu-ibu Kenapa Pilih Pemimpin Kafir, Ini Kata Megawati
Megawati Soekarnoputri di Rumah Lembang. (MP/Johan Abimanyu)
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri merasa sedih ketika mendengar sebagian orang menyebut kenapa harus memilih pemimpin kafir.
"Saya sedih sekarang, kenapa? Ada ibu-ibu yang bilang kenapa milih kafir? Menurut saya, itu merendahkan agamanya sendiri, apapun agamanya. Aneh saya, padahal saya bukan ahli Alquran loh, kalau saya ngomong ayat-ayat Alquran nanti kena lagi saya penistaan agama seperti Pak Ahok. Jadi sudahlah itu urusan kiai, saya urusan politik dan pemerintahan saja," kata Megawati saat di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/3).
Menurut Megawati, calon petahana yang berhasil sebaiknya diberikan kesempatan dua kali untuk menjalankan dan menuntaskan programnya.
"Kenapa kita memilih orang baru dibanding orang lama yang memang sudah sukses dengan programnya. Lah orang baru, bukannya apa, ya memang begitu. Kalau orang baru biasanya ya mesti bikin janji dulu dong, pasti itu. Itu makanya ada kampanye," ujarnya.
Megawati menjelaskan, ia tidak ingin Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bernasib sama sepertinya pada saat pemilu. Ketika itu, masyarakat lebih memilih calon presiden baru, ketimbang memilih dirinya untuk melanjutkan programnya sebagai presiden di tahun 2004 silam.
"Karena saya pernah menjalani sendiri, saya presiden setengah jalan. Nah, ibu-ibu juga loh waktu itu tidak milih saya. Coba saya dikasih waktu satu kali lagi, nah sudah lebih baik deh ibu-ibu. Tuker orang baru dah waktu itu, nih akhirnya nangis sendiri deh. Nah sekarang jangan begitu, insaf kan ibu-ibu yang belum sadar," tuturnya. (Abi)
Baca juga berita tentang pidato Megawati di Rumah Lembang di: Megawati Yakinkan Ibu-Ibu Pemimpin Pilihannya Selalu Sukses
Bagikan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai