Ditanya Ibu-ibu Kenapa Pilih Pemimpin Kafir, Ini Kata Megawati

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 15 Maret 2017
Ditanya Ibu-ibu Kenapa Pilih Pemimpin Kafir, Ini Kata Megawati

Megawati Soekarnoputri di Rumah Lembang. (MP/Johan Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri merasa sedih ketika mendengar sebagian orang menyebut kenapa harus memilih pemimpin kafir.

"Saya sedih sekarang, kenapa? Ada ibu-ibu yang bilang kenapa milih kafir? Menurut saya, itu merendahkan agamanya sendiri, apapun agamanya. Aneh saya, padahal saya bukan ahli Alquran loh, kalau saya ngomong ayat-ayat Alquran nanti kena lagi saya penistaan agama seperti Pak Ahok. Jadi sudahlah itu urusan kiai, saya urusan politik dan pemerintahan saja," kata Megawati saat di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/3).

Menurut Megawati, calon petahana yang berhasil sebaiknya diberikan kesempatan dua kali untuk menjalankan dan menuntaskan programnya.

"Kenapa kita memilih orang baru dibanding orang lama yang memang sudah sukses dengan programnya. Lah orang baru, bukannya apa, ya memang begitu. Kalau orang baru biasanya ya mesti bikin janji dulu dong, pasti itu. Itu makanya ada kampanye," ujarnya.

Megawati menjelaskan, ia tidak ingin Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bernasib sama sepertinya pada saat pemilu. Ketika itu, masyarakat lebih memilih calon presiden baru, ketimbang memilih dirinya untuk melanjutkan programnya sebagai presiden di tahun 2004 silam.

"Karena saya pernah menjalani sendiri, saya presiden setengah jalan. Nah, ibu-ibu juga loh waktu itu tidak milih saya. Coba saya dikasih waktu satu kali lagi, nah sudah lebih baik deh ibu-ibu. Tuker orang baru dah waktu itu, nih akhirnya nangis sendiri deh. Nah sekarang jangan begitu, insaf kan ibu-ibu yang belum sadar," tuturnya. (Abi)

Baca juga berita tentang pidato Megawati di Rumah Lembang di: Megawati Yakinkan Ibu-Ibu Pemimpin Pilihannya Selalu Sukses

#Megawati Soekarnoputri #Pilgub DKI 2017
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Indonesia
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi ideologis kepada seluruh kader PDIP untuk bergotong royong menolong korban bencana alam di Sumatera.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Indonesia
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Kehadiran Megawati menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Bagikan