Headline

Disuruh Anies Ngaca Saat Komentari Wagub DKI, Djarot: Padahal Saya Sedang Guyon

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 19 Oktober 2018
Disuruh Anies Ngaca Saat Komentari Wagub DKI, Djarot: Padahal Saya Sedang Guyon

Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota Jakarta. (MP/ Fadhli Harahap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menanggapi santai pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta Djarot berkaca terkait vakumnya posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta (Wagub).

Menurut Djarot, pernyataan mengenai kelamaan menjomblo Anies pimpin Jakarta hanyalah guyonan semata.

"Oh iya, itu ditanggapin padahal saya sedang guyon," ujar Djarot saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/10).

Mantan Bupati Blitar ini pun menjelaskan alasan dirinya yang juga lama 'menjomblo' selama 6 bulan saat memimpin Ibukota Jakarta.

"Saya jomblo 6 bulan, tak ada wagub. Aturannya memang tidak memperbolehkan angkat wagub karena masa jabatan tinggal 6 bulan," tuturnya.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar Djarot berkaca mengenai komentarnya yang menurutnya Anies sudah lama menjomblo memimpin Jakarta.

Anies Baswedan
Anies Baswedan (Foto Merahputih.com / Derry Ridwansah)

"Pak Djarot berapa lama nggak ada wagub? Berkaca dulu sebelum komentar," ujar Anies di Jakarta, Jumat, (19/10).

Diketahui, setelah dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok, Djarot dan partai pengusung tidak menyiapkan sosok orang nomor dua di DKI Jakarta itu. Pada akhirnya mantan Blitat sendirian memimpin Jakarta selama 4 bulan sejak Juni 2017 sampai akhirnya Anies-Sandi dilantik Jokowi pada Oktober 2017.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun menanyakan berapa lama dirinya tak memiliki Wagub DKI. Anies memang baru dua bulan ditinggal Sandiaga Uno untuk memilih mengemban tugas sebagai cawapres 2019 mendampingi Prabowo Subianto.

Pengunduran diri Sandiaga Uno secara resmi dibacakan pada rapat paripurna DPRD DKI Jakarta pada 27 Agustus 2018 lalu.

"Sudah berapa lama saya enggak ada wagub," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Djarot menyampaikan doa untuk Anies dalam rangka 1 tahun Anies memimpin Jakarta. Dalam momen itu, Djarot mendoakan agar Anies tak lama-lama jomblo memimpin Jakarta.

"Selamat bekerja dan jangan lama-lama 'jomblo'," ujar Djarot di Gedung Usman Ismail, Jakarta, Rabu (17/10) lalu.

Anies pun memilih tak berkomentar banyak mengenai pernyataan Djarot itu. Sebab Anies menyerahkan proses wagub pengganti ke partai pengusung dalam hal ini PKS dan Gerindra.

"Prosesnya tanya ke partai saja. (Sekarang) Belum ada," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (18/10).(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Berikut Sejumlah Aset Adik Ketua MPR Zulkifli Hasan yang Disita KPK Terkait TPPU

#Djarot Saiful Hidayat #Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta untuk tenang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
Indonesia
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Indonesia
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Prabowo pada 26 Agustus. Layanan ini diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi udara di Ibu Kota.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Bagikan