Dishub Yogyakarta Belum Sosialisasikan Penutupan Jalan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 27 September 2017
Dishub Yogyakarta Belum Sosialisasikan Penutupan Jalan

Dishub DIY sedang memantau situasi di bawah jembatan layang Janti, Bantul DIY, Selasa (26/9). (MerahPutih.com/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Perhubungan DIY akan menutup lalu lintas kendaraan yang melewati perlintasan kereta api tersebut pada 12 Oktober 2017. Ternyata, warga dan pedagang di bawah jembatan layang Janti, Bantul DIY belum mengetahui rencana tersebut.

Dishub DIY akan menutup lalu lintas kendaraan yang melewati perlintasan kereta api. Tindakan ini dilakukan dalam rangka uji coba pengurangan korban kecelakaan di sekitar perlintasan Kereta Api.

"Saya belum tahu ada rencana itu. Kalau ditutup bentuk penutupnya seperti apa? Tembok atau palang? Ditutup bagian yang mana?," kata Ningrum, salah pedagang warung ramesan di bawah jembatan layang Janti, Selasa (26/9).

Jika benar ditutup, Ningrum juga bingung bagaimana pengaturan lalu lintas bagi warga dan pedagang yang tinggal di bawah Fly over. Sebab Fly over ini terletak di daerah tak jauh dari perkampungan penduduk.

"Kalau motor ga bisa melintas, bagaimana caranya saya bisa sampai ke warung ini? Padahal saya gak tinggal di sini. Masak saya harus muter jauh," kata wanita yang tinggal di Pojok Benteng selatan kota Yogyakarta ini.

Sementara itu Joni, salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari fly over Janti mengaku sehari-hari harus melewati kolong jembatan untuk bisa masuk ke gang menuju rumahnya. Jika ditutup, ia harus memutar jauh untuk bisa sampai ke daerah di seberang perlintasan KA.

"Nanti saya repot kalau naik motor mau ke Jogja Expo Center atau RS Harjolukito harus muter jauh," pungkasnya.

Kepala Bidang Perhubungan Udara dan Keselamatan Transportasi Dishub DIY, Didit Suranto mengatakan pihaknya akan memasang spanduk pemberitahuan ujicoba penutupan ini dalam waktu dekat. Selain itu pihaknya juga tengah mengkaji pengaturan lalu lintas di bawah jembatan layang pasca ditutup.

Penutupan lalu lintas ini dilakukan untuk menindaklanjuti rencana Kemenhub menutup seluruh perlintasan Kereta Api di Seluruh Indonesia pada 2018. Jembatan Fly over Janti menghubungkan antara Jalan Adisutjipto dengan Jalan Ring Road Timur. (*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Ikuti berita-berita menarik lainnya dari Yogyakarta dalam artikel: Setiap Selasa Wage Malioboro Bebas PKL, Mau Tahu Kenapa?

#PKL #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan