Diserang Isu Sering Minta Maaf, Gerindra: Prabowo Jujur, Jangan Kayak Jokowi
Presiden Jokowi menjawab wartawan usai meresmikan Jalan Tol Pejagan – Pemalang seksi 3 dan 4, di Gerbang Tol Tegal Timur, Tegal, Jumat (9/11) siang. (Foto: OJI/Humas/Setkab)
MerahPutih.com - Kubu Tim Pemenangan Pasangan Petahana Jokowi-Ma'ruf Amin mempermasalahkan Capres-Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang belakangan ini kerap minta maaf kepada publik.
Kritik timses pasangan nomor urut 01 itu mendapat reaksi keras dari Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono. Menurut dia, sosok seperti Prabowo-Sandi inilah yang patut diteladani, berani mengakui kesalahan dan meminta maaf langsung di depan publik.
Arief malah menyarankan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mencontoh dan meneladani kejujuran bosnya itu. "Minta maaf kan artinya jujur," kata dia, saat dikonfirmasi, Kamis (15/11).
Aktivis buruh ini balik mengkritik Presiden Jokowi yang belum berhasil menunaikan janji-janji kampanyenya di Pilpres 2014 lalu, tetapi tidak berani mengakui dan meminta maaf ke rakyat Indonesia. "Jangan kayak Pak Joko Widodo yang udah gak bisa tepati janji kampanyenya tapi gak minta maaf," tandas Arief.
Terhitung sudah tiga kali Paslon Prabowo-Sandi meminta maaf atas tindakan mereka sendiri. Pertama, terkait dengan penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet, kedua soal tampang Boyolali dan terakhir aksi Sandiaga melangkahi makam pendiri NU. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan