Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Wisata Indonesia

Diselamatkan Sultan dari Investor Asing, Kopi Otentik Banten Didorong untuk 'Go International'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 28 Februari 2019
Diselamatkan Sultan dari Investor Asing, Kopi Otentik Banten Didorong untuk 'Go International'

Seruput pertama Kopi Bukit Kuru oleh Sultan Banten Rtb Hendra Bambang Wisanggeni (kanan) didampingi petani kopi Kang Tiwin (kiri). (Foto: MP/Sucitra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SULTAN Banten Ke XVIII Ratubagus Hendra Bambang Wisanggeni menjadi orang pertama yang mencicipi lezatnya Kopi Bukit Kuru, kopi yang diperlakukan dan diracik secara khusus untuk Brand Kopi Otentik Banten atas prakarsa Sang Sultan.

Kafe Banyu Biru yang terletak di Jl KH Fatah Hasan No 24 Ciceri Bunderan Kota Serang, yang menjadi lokasi Firts Cupping (penyajian pertama) sudah didatangi Kang Tiwin, petani Kopi Bukit Kuru yang berperan besar dalam memperlakukan kopi pilihan sejak awal. Wajah polos khas orang suku Baduy itu nampak sumringah.

Purwaindera Arie, Barista yang bertugas untuk meracik Kopi Sang Sultan, sudah bekerja sejak subuh, memastikan agar biji kopi, penggiling biji kopi, filter V60, dan suhu air yang digunakan untuk racikan pertama Kopi Bukit Kuru benar-benar sempurna.

Kepada merahputih.com, Barista yang akrab disapa Kang Arie tersebut mengatakan, untuk mendapatkan rasa kopi yang lezat, kerja keras terbesarnya terletak ditangan petani. "Enampuluh persen kerja kerasnya ada ditangan petani, sehebat apapun barista tidak akan bisa menyajikan kopi lezat jika bahan yang kita dapat buruk. Itu semua kita dapat dari petani. Hari ini kita akan melakukan First Cupping dengan Sultan," katanya saat memulai pembicaraan, Rabu (27/2).

Menurutnya, First Cupping sangat penting, untuk memastikan kestabilan aroma biji kopi setelah diroasting, aroma setelah digiling, dan aroma bubuk kopi setelah dilebur dengan air panas. "Jika sudah konsisten, maka kopi yang kita rancang ke-khasan rasanya dapat kita nilai berhasil, dan siap kita lempar ke pasaran," jelasnya.

Diselamatkan Sultan dari Investor Asing, Kopi Otentik Banten Didorong untuk 'Go International'
Prosesi First Cupping oleh Barista Arie Banyu Biru (Foto: MP/Sucitra)

Ditengah obrolan itu, Sultan yang ditunggu-tunggu akhirnya datang, diiringi Patih Dalem Kesultanan Banten Tubagus Andi Trisnahadi dan beberapa orang pengiringnya. Semua orang yang hadir pun berpindah tempat dari lantai dasar ke lantai dua, dimana proses ritual First Cupping dilakukan.

Biji Kopi Bukit Kuru yang sudah diroasting dikeluarkan dari kantungnya, barista menyodorkan, meminta Sang Sultan untuk menghirup aromanya, semua hadirin pun melakukan hal yang sama mengingat aroma khas dari biji kopi tersebut.

Berikutnya kopi digiling secara manual, barista kembali menyodorkan aroma biji kopi yang sudah menjadi bubuk, setelah semua sepakat aromanya sama, proses dilanjutkan dengan meleburkan bubuk kopi dengan air dengan suhu 92 derajat celcius, dan setelah semua sepakat aromanya konsisten khas Kopi Bukit Kuru. Barista menuangkan racikan pertama untuk gelas Sultan.

"Wah, saya seumur hidup belum pernah minum kopi tanpa pemanis, tolong catat itu. Ini murni kopinya saja bisa enak begini ya," ungkapnya setelah mengaliri tenggorokannya dengan tegukan pertama.

Patih Dalem Kesultanan Banten Tubagus Andi Trisnahadi mengatakan, bahwa Kopi Bukit Kuru adalah kopi yang tumbuh di pegunungan wilayah masyarakat adat Baduy yang luasnya sekitar 15 hektar.

Saat ini wilayah tersebut menjadi incaran para investor asing, dari Korea bersedia membayar Rp 10 milliar, sedangkan investor dari Jepang membuat janji bertemu dengan pemilik lahan. "Kesultanan mengambil langkah penyelamatan, jangan sampai kualitas berkelas yang dimiliki Bukit Kuru untuk aroma kopinya jatuh ke tangan asing," katanya.

Andi menyebut, dari First Cupping ini Kopi Bukit Kuru akan dikenalkan kepada publik eropa tepatnya di Berlin-Jerman, di Boston-Amerika, dan di Guang Zhou-China pada tahun ini.

Kesultanan Banten berperan sebagai pengayom dari para petani kopi, karena merekalah yang paling berhak menikmati keuntungan terbesar dari lezatnya kopi otentik tersebut.

Tulisan dari Sucitra kontributor merahputih.com untuk wilayah Banten.

#Kopi #Kopi Indonesia #Biji Kopi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Kopi Premium Perpaduan Gayo dan Temanggung
Peluncuran Cublak Suweng menjadi bagian dari komitmen Roemah Koffie untuk melestarikan warisan budaya nusantara lewat kopi, dan memperkenalkannya kepada dunia.
Frengky Aruan - Jumat, 17 Juli 2026
Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Kopi Premium Perpaduan Gayo dan Temanggung
Fun
Rekomendasi Tempat Ngopi Enak di PRJ 2026, Cocok Buat Istirahat Sambil Nonton Konser
Tempat ngopi di PRJ 2026 ini bisa kamu kunjungi. Selain nyaman, kamu juga bisa istirahat sambil menonton konser.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Rekomendasi Tempat Ngopi Enak di PRJ 2026, Cocok Buat Istirahat Sambil Nonton Konser
Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Bagikan