Disdukcapil Siap Layani Perpindahan Kependudukan Warga Jakarta ke Bogor
Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin (kiri) dan Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan (kanan). (Foto: Instagram/Disdukcapil DKI Jakarta)
MerahPutih.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor mendukung langkah Pemprov DKI untuk melakukan penataan administrasi kependudukan warga Jakarta.
Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, mengaku siap melayani perpindahan administrasi kependudukan warga Jakarta menjadi Kota Bogor.
"Prinsipnya kami menyambut baik program ini dan siap untuk melayani kepindahan warga yang administrasinya DKI Jakarta menjadi Kota Bogor untuk diterbitkan dokumen-dokumen kependudukannya," tulis Instagram Disdukcapil DKI Jakarta @dukcapiljakarta, Selasa (28/5).
Ganjar menyebutkan, banyak masyarakat yang tinggal di Kota Bogor masih memiliki KTP akarta. Jadi, banyak masyarakat yang terkena dampak program penataan dan penertiban NIK DKI Jakarta.
Baca juga:
Disdukcapil Jakarta Nonaktifkan 213.831 NIK Warga, ini Respons Heru Budi
"Sebagai daerah penyangga Ibu kota, Bogor adalah salah satu kota yang warganya yang mungkin warganya masih banyak yang ber KTP-el DKI Jakarta tapi ternyata sudah tinggal di Kota Bogor," jelasnya.
Dokumen kependudukan yang akan dibantu Disdukcapil Kota Bogor adalah KTP-el, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Sementara itu, Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, kantor Dinas Dukcapil Kota Bogor setiap harinya bisa mencapai 200 penduduk yang melakukan pelayanan.
"Kota Bogor merupakan salah satu tempat yang penduduknya banyak yang sudah menetap di Bogor tetapi masih menggunakan KTP-el DKI Jakarta," kata Budi Awaluddin saat melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Dukcapil Kota Bogor.
Baca juga:
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau perpindahan penduduk dari DKI Jakarta ke Bogor, karena terdampak penataan dan penertiban NIK. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Tambang di Bogor yang Ditutup Dedi Mulyadi Kembali Dibuka, Pemkab Berdalih Ekonomi Warga Harus Jalan