Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Disdik DKI Diminta Jelaskan Alasan Pencabutan 146 Ribu KJP

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 23 Desember 2024
Disdik DKI Diminta Jelaskan Alasan Pencabutan 146 Ribu KJP

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Astrid Kuya. (foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi E DPRD DKI Jakarta menggelar rapat dengan Dinas Pendidikan (Disdik) terkait evaluasi program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Senin (23/11).

Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Astrid Kuya meminta Disdik untuk menjelaskan alasan mencabut 146.094 status kepemilikan KJP.

Sebelumnya, jumlah penerima program KJP Plus tahap II tahun 2024 alami penurunan. Adapun penerima bantuan sosial pendidikan kali ini hanya 523.622 orang. Padahal berdasarkan data, jumlah penerima KJP Plus tahap II harusnya ada 669.716 orang.

"Kalau memang tidak berhak atau ada problem tidak berhak ya dijelaskan dengan benar dan baik, apa masalah ya kenapa ibu dan bapak tak dapat KJP dan KJPMU. Kenapa kalau memang berhak," kata Astrid di dalam rapat, Senin (23/12).

Baca juga:

Warga Keluhkan Pemutusan KJP dan KJMU, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan

Menurut dia, masalah ini harus segera diselesaikan. Sebab, dana KJP dan KJMU ini dibutuhkan untuk keperluan pendidikan. Ia khawatir banyak siswa dan mawasiswa yang berhenti mengenyam pendidikan lantaran tak dapat dana KJP dan KJMU.

"Tolong ini masalah ya sudah urgensinya sudah sangat tinggi kalau ini terus-menerusan berlanjut bakal banyak anak anak sekolah yang putus sekolah dan mahasiswa mahasiswa udah putus gak akan kuliah lagi karena mereka berharap dapat KJP dan KJPMU untuk meneruskan sekolah dan kuliah," tuturnya.

Baca juga:

Disdik DKI Akui Tak Semua Pemohon KJP dan KJMU Sebagai Penerima

Oleh sebab itu, istri dari aktis Uya Kuya ini meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk secepatnya merampungkan persoalan masalah pencabutan KJP dan KJMU ini agar tak berimbas pada putusnya sekolah mereka.

"Ini cara mereka untuk melanjutkan sekolah, jadi saya minta tolong solusinya apa yang memang berhak ya," tutupnya. (Asp)

#KJP Plus #KJP #KJMU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa karena Terlibat Tawuran, Tetap Dipastikan Tak Putus Sekolah
Puluhan siswa di Jakarta kehilangan bantuan KJP akibat terlibat tawuran. Disdik DKI menegaskan pencabutan dilakukan bertahap dan siswa tetap mendapat pembinaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa karena Terlibat Tawuran, Tetap Dipastikan Tak Putus Sekolah
Indonesia
APBD Jakarta Turun Rp 15 Triliun, Rano Karno: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak akan Dipangkas
Wagub DKI Jakarta Rano Karno menegaskan anggaran pendidikan dan kesehatan tidak dikurangi meski APBD turun Rp 15 triliun. Program KJMU dan KJP tetap berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
APBD Jakarta Turun Rp 15 Triliun, Rano Karno: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak akan Dipangkas
Indonesia
KJP Plus Tahap I 2026 Cair, 707 Ribu Pelajar Jakarta Terima Total Bantuan Rp 1,6 Triliun
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan KJP Plus Tahap I 2026 kepada 707.477 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Total anggaran bantuan pendidikan mencapai Rp1,6 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
KJP Plus Tahap I 2026 Cair, 707 Ribu Pelajar Jakarta Terima Total Bantuan Rp 1,6 Triliun
Indonesia
Pramono Canangkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Beasiswa ke Luar Negeri
Pramono Anung canangkan LPDP versi Jakarta. Target 100 penerima beasiswa luar negeri tahun depan meski APBD sempat dipangkas Rp 15 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Februari 2026
Pramono Canangkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Beasiswa ke Luar Negeri
Indonesia
Kabar Gembira Jelang Idul Fitri, Pemprov DKI Cairkan Bantuan Sosial ke 205.170 Warga
Bagi penerima manfaat baru akan dilakukan proses pembukaan rekening serta pendistribusian kartu ATM sebelum bantuan disalurkan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Kabar Gembira Jelang Idul Fitri, Pemprov DKI Cairkan Bantuan Sosial ke 205.170 Warga
Indonesia
DBH Dipotong Rp 15 Triliun, DPRD DKI Ingatkan Hati-hati Wacanakan Beasiswa LPDP Jakarta
Pemotongan DBH Rp 15 triliun memberikan batasan terhadap ABPD TA 2025. DPRD DKI pun mengingatkan agar berhati-hati dengan beasiswa LPDP.
Soffi Amira - Sabtu, 21 Februari 2026
DBH Dipotong Rp 15 Triliun, DPRD DKI Ingatkan Hati-hati Wacanakan Beasiswa LPDP Jakarta
Indonesia
Pramono Serahkan KJUM ke 2.524 Mahasiswa Penerima Baru, Minta Tidak Berhenti di S1
KJMU tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga pembinaan, pendampingan, serta berbagai kegiatan pengembangan diri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Februari 2026
Pramono Serahkan KJUM ke 2.524 Mahasiswa Penerima Baru, Minta Tidak Berhenti di S1
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Penerima tak Gadaikan KJP Jelang Puasa
Pramono meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan penggunaan bantuan sosial pendidikan, termasuk KJP, sesuai peruntukan.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Februari 2026
Gubernur Pramono Minta Penerima tak Gadaikan KJP Jelang Puasa
Indonesia
Pramono Anung Endus Praktik Gadai KJP Jelang Ramadan, Duit Sekolah Jangan Dijadikan Cicilan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak main-main dalam menyikapi fenomena gadai KJP ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Pramono Anung Endus Praktik Gadai KJP Jelang Ramadan, Duit Sekolah Jangan Dijadikan Cicilan
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan KJP Plus Pelaku Ledakan SMAN 72 Tidak Dicabut
Gubernur Pramono memastikan KJP Plus siswa terduga kasus ledakan SMAN 72 tidak dicabut dan meminta Disdik memperkuat pencegahan bullying di sekolah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Gubernur Pramono Pastikan KJP Plus Pelaku Ledakan SMAN 72 Tidak Dicabut
Bagikan