Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Disdik DKI Bakal Pulihkan KJP yang Dicabut, tapi Ada Syarat yang Harus Dipenuhi

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 23 Desember 2024
Disdik DKI Bakal Pulihkan KJP yang Dicabut, tapi Ada Syarat yang Harus Dipenuhi

Disdik DKI bakal pulihkan KJP yang dicabut. Foto: Pemprov DKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 105.225 status kepemilikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang telah dicabut Dinas Pendidikan (Disdik) DKI berdasarkan pemadanan data dan verifikasi Tahap II 2024, bakal dipulihkan kembali pada awal Januari 2025.

Keputusan itu diambil secara mufakat bersama Pemprov dan DPRD DKI Jakarta untuk memenuhi hak masyarakat Jakarta mendapatkan pendidikan yang layak.

Ketua Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Thamrin mengatakan, pihaknya telah berjuang mengembalikan hak warga yang KJP dan KJMU-nya diputus akan diaktifkan kembali di Tahap I 2025.

"Insya Allah, akan cair paling lambat akhir Januari. Maka inilah perjuangan Komisi E semuanya," ujar Thamrin di Jakarta, Senin (23/12).

Baca juga:

Disdik DKI Diminta Jelaskan Alasan Pencabutan 146 Ribu KJP

Berdasarkan rincian, sebanyak 105.225 dicabutnya kepemilikan KJP Plus pada Tahap II 2024 berasal dari verifikasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, yakni sebanyak 15.545 yang memiliki kendaraan roda empat dan aset dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di atas Rp 1 miliar.

Selanjutnya, yang tidak prioritas sebanyak 89.680 yang penerima lanjutan desil 6, 7, 8, 9, 10. Untuk itu, Thamrin meminta kepada seluruh masyarakat agar mengklarifikasi atas kepemilikan kendaraan roda empat atau NJOP di atas Rp 1 miliar di tiap kantor kelurahan atau kantor Dinas Pendidikan.

Jadi, masyarakat yang KJP Plus dicabut segera mendapatkan kepastian yang jelas.

"Hari ini, tentunya SKPD dalam hal ini bu Askesra dan Kadisdik telah memberikan informasi terkait KJP yang terputus. Kami berharap apa yang sudah diklarifikasi dan diinformasikan hari ini menjadi jembatan untuk warga Jakarta," tambah Thamrin.

Baca juga:

Jumlah Penerima KJP 2024 Menurun, Disdik DKI Beberkan Alasannya

Ia berharap, kesepakatan tersebut bukan hanya janji manis, tetapi bentuk kesungguhan agar masyarakat dapat kembali menerima haknya sebagai penerima KJP Plus dan KJMU yang sempat terputus.

Tentunya, hal itu sebagai perjuangan antara eksekutif dan legislatif untuk memajukan dunia pendidikan di Jakarta.

"Hari ini menjadi kegembiraan di akhir tahun. Kado istimewa di awal 2025 untuk masyarakat Jakarta. Demikian mudah mudahan semua memberikan kebahagiaan kepada seluruh masyarakat Jakarta," harap Thamrin.

Pada kesempatan yang sama, Plt Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menyambut baik pimpinan dan anggota Komisi E yang telah merespons dengan cepat terhadap keluhan warga yang status penerima KJP Plus-nya dicabut.

Baca juga:

Warga Keluhkan Pemutusan KJP dan KJMU, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan

Jadi, ia memastikan, masyarakat yang dicabut KJP Plus pada Tahap II Tahun 2024 masih diberikan kesempatan untuk mengklarifikasi yang masih terindikasi memiliki kendaraan roda empat atau hal-hal yang menyebabkan pemblokiran. Klarifikasi tersebut berada di masing-masing kelurahan atau di kantor Dinas Pendidikan.

"Jadi kami tunggu, sehingga nanti pada masanya awal 2025 akan membuat draft untuk di-SK Gub kan atau surat keputusan gubernur. Jadi dipastikan seluruh pemegang KJP Plus sudah clear and clean yang kita sebut adalah melakukan verifikasi," ujar Eli. (Asp)

#KJP #KJMU #KJP Plus #Dinas Pendidikan DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Haram Tarik Biaya Apa Pun, Termasuk SPMB
Ada sebanyak 103 sekolah swasta yang masuk dalam program sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Haram Tarik Biaya Apa Pun, Termasuk SPMB
Indonesia
Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa karena Terlibat Tawuran, Tetap Dipastikan Tak Putus Sekolah
Puluhan siswa di Jakarta kehilangan bantuan KJP akibat terlibat tawuran. Disdik DKI menegaskan pencabutan dilakukan bertahap dan siswa tetap mendapat pembinaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa karena Terlibat Tawuran, Tetap Dipastikan Tak Putus Sekolah
Indonesia
APBD Jakarta Turun Rp 15 Triliun, Rano Karno: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak akan Dipangkas
Wagub DKI Jakarta Rano Karno menegaskan anggaran pendidikan dan kesehatan tidak dikurangi meski APBD turun Rp 15 triliun. Program KJMU dan KJP tetap berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
APBD Jakarta Turun Rp 15 Triliun, Rano Karno: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak akan Dipangkas
Indonesia
KJP Plus Tahap I 2026 Cair, 707 Ribu Pelajar Jakarta Terima Total Bantuan Rp 1,6 Triliun
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan KJP Plus Tahap I 2026 kepada 707.477 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Total anggaran bantuan pendidikan mencapai Rp1,6 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
KJP Plus Tahap I 2026 Cair, 707 Ribu Pelajar Jakarta Terima Total Bantuan Rp 1,6 Triliun
Indonesia
Pramono Canangkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Beasiswa ke Luar Negeri
Pramono Anung canangkan LPDP versi Jakarta. Target 100 penerima beasiswa luar negeri tahun depan meski APBD sempat dipangkas Rp 15 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Februari 2026
Pramono Canangkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Beasiswa ke Luar Negeri
Indonesia
Kabar Gembira Jelang Idul Fitri, Pemprov DKI Cairkan Bantuan Sosial ke 205.170 Warga
Bagi penerima manfaat baru akan dilakukan proses pembukaan rekening serta pendistribusian kartu ATM sebelum bantuan disalurkan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Kabar Gembira Jelang Idul Fitri, Pemprov DKI Cairkan Bantuan Sosial ke 205.170 Warga
Indonesia
DBH Dipotong Rp 15 Triliun, DPRD DKI Ingatkan Hati-hati Wacanakan Beasiswa LPDP Jakarta
Pemotongan DBH Rp 15 triliun memberikan batasan terhadap ABPD TA 2025. DPRD DKI pun mengingatkan agar berhati-hati dengan beasiswa LPDP.
Soffi Amira - Sabtu, 21 Februari 2026
DBH Dipotong Rp 15 Triliun, DPRD DKI Ingatkan Hati-hati Wacanakan Beasiswa LPDP Jakarta
Indonesia
Pramono Serahkan KJUM ke 2.524 Mahasiswa Penerima Baru, Minta Tidak Berhenti di S1
KJMU tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga pembinaan, pendampingan, serta berbagai kegiatan pengembangan diri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Februari 2026
Pramono Serahkan KJUM ke 2.524 Mahasiswa Penerima Baru, Minta Tidak Berhenti di S1
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Penerima tak Gadaikan KJP Jelang Puasa
Pramono meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan penggunaan bantuan sosial pendidikan, termasuk KJP, sesuai peruntukan.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Februari 2026
Gubernur Pramono Minta Penerima tak Gadaikan KJP Jelang Puasa
Indonesia
Pramono Anung Endus Praktik Gadai KJP Jelang Ramadan, Duit Sekolah Jangan Dijadikan Cicilan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak main-main dalam menyikapi fenomena gadai KJP ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Pramono Anung Endus Praktik Gadai KJP Jelang Ramadan, Duit Sekolah Jangan Dijadikan Cicilan
Bagikan