Disdik Keluarkan SE, Penggunaan Gawai Siswa di Sekolah Dibatasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Disdik Keluarkan SE, Penggunaan Gawai Siswa di Sekolah Dibatasi

Ilustrasi - Saat ini banyak anak sejak usia dini kecanduan gadget. (MP/ILS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran Nomor e-0001/SE/2026 tentang Pemanfaatan Gawai dengan Bijak di Lingkungan Satuan Pendidikan, Senin (19/1).

Kepala Disdik DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, surat edaran tersebut ditujukan untuk mendorong penggunaan gawai secara bijak melalui pembatasan pemanfaatan gawai selama jam sekolah berlangsung di seluruh satuan pendidikan.

Pembatasan tersebut berlaku dengan pengecualian pada kondisi khusus, sesuai kebutuhan pembelajaran, serta pada tempat yang telah ditentukan oleh pihak sekolah.

Kebijakan ini bertujuan untuk meminimalkan distraksi digital demi melindungi kualitas kognitif dan ketenangan psikologis generasi masa depan, sekaligus menjaga iklim belajar yang kondusif.

Baca juga:

Cek Kesehatan Gratis Terbanyak Temukan Warga Alami Gangguan Mata Akibat Gadget, Kedua Obesitas

Nahdiana menegaskan, kebijakan ini tidak dimaksudkan sebagai larangan total terhadap penggunaan gawai di sekolah. Sekolah tetap diberikan ruang untuk mengelola pemanfaatan teknologi secara proporsional tanpa menghambat proses belajar-mengajar.

“Aturan ini tidak dimaksudkan sebagai larangan penuh terhadap penggunaan gawai dalam bentuk apa pun, tetapi sebagai bentuk perlindungan dari risiko yang mungkin dialami oleh murid ketika menggunakan gawai secara tidak bijak,” kata Nahdiana, Senin (19/1).

Ia menjelaskan, penggunaan gawai yang tidak terkontrol membawa berbagai risiko bagi anak, mulai dari kecanduan digital, perundungan daring (cyberbullying), hingga dampak negatif terhadap kesehatan mental dan fisik.

Baca juga:

Pelaku Peledakan SMAN 72 Tonton Video Kekerasan, Disdik DKI Harus Blokir Akses Konten Berbahaya di Sekolah

Nahdiana mengungkapkan, berdasarkan kajian UNICEF tahun 2023 terkait kebiasaan penggunaan internet anak Indonesia, sebanyak 54 persen anak pernah mengalami perundungan saat menggunakan internet. Kondisi ini diperparah oleh perkembangan anak yang masih berada pada fase kontrol diri yang belum matang.

“Risiko penggunaan gawai yang tidak bijak dapat berdampak langsung pada kesehatan psikologis, sosial, dan fisiologis anak,” ujarnya.

Dalam konteks sekolah, penggunaan telepon genggam secara tidak bijak juga dinilai dapat mengganggu proses pembelajaran serta menghambat terbentuknya hubungan sosial yang bermakna antarwarga sekolah.

Hal tersebut tercermin dalam kajian Smartphone Regulation in Schools: Indonesia’s Context, yang mencatat 53 persen guru melaporkan murid menjadi tidak fokus saat jam pelajaran akibat keberadaan smartphone. Bahkan, 64 persen guru menyebut murid lebih memilih menggunakan smartphone dibandingkan berinteraksi secara tatap muka.

Baca juga:

Mata Anak Indonesia Terancam Buta Karena Gadget, Menkomdigi Beri Peringatan Keras

Selain itu, survei Disdik DKI Jakarta terhadap 70 satuan pendidikan yang telah melakukan pilot pembatasan gawai pada 2025 menunjukkan hasil positif. Lebih dari 60 persen murid mengaku pembatasan gawai membuat mereka lebih fokus belajar.

Disdik DKI berharap kebijakan ini dapat menjadi langkah preventif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. (Asp)

#Dinas Pendidikan DKI #Siswa #Gawai #Gadget
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Beri Motivasi Siswa Korban Bully, Prabowo: Sekarang Presiden pun Sering Diejek
Presiden Prabowo Subianto motivasi siswa korban bully di Bali. Ia menekankan keteguhan hati, sopan santun, dan semangat belajar meski berasal dari keluarga kurang mampu.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
 Beri Motivasi Siswa Korban Bully, Prabowo: Sekarang Presiden pun Sering Diejek
Indonesia
Presiden Prabowo Curhat Sering Diejek Pada Siswa Sekolah Rakyat
Pendidikan merupakan kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat di berbagai bidang kehidupan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Presiden Prabowo Curhat Sering Diejek Pada Siswa Sekolah Rakyat
Indonesia
Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Haram Tarik Biaya Apa Pun, Termasuk SPMB
Ada sebanyak 103 sekolah swasta yang masuk dalam program sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Haram Tarik Biaya Apa Pun, Termasuk SPMB
Indonesia
Proyek Sains 3D Printer Senpi Tewaskan Siswanya, Guru IPA SMP Siak Jadi Tersangka
Guru IPA berinisial IP (35) resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan fatal yang menewaskan siswanya saat ujian praktek sains di Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Siak.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Proyek Sains 3D Printer Senpi Tewaskan Siswanya, Guru IPA SMP Siak Jadi Tersangka
Indonesia
Siswa SMP Tewas Uji Coba Proyek Senpi, KPAI Larang Tugas Sekolah Libatkan Senjata
Kewaspadaan orang tua harus lebih peka khususnya untuk memastikan materi tugas sekolah yang diberikan tidak berpotensi membahayakan keselamatan anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Siswa SMP Tewas Uji Coba Proyek Senpi, KPAI Larang Tugas Sekolah Libatkan Senjata
Indonesia
DPR Desak RUU Sisdiknas Masukkan Nutrisi Mental dan Spiritual Siswa
Ia mengkritik kebijakan pemerintah yang saat ini terlalu fokus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun tampak abai terhadap asupan batiniah anak didik yang jauh lebih krusial untuk mencegah tindakan fatal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
DPR Desak RUU Sisdiknas Masukkan Nutrisi Mental dan Spiritual Siswa
Indonesia
Lirik “Rukun Sama Teman” Lagu Resmi Kemendikdasmen Bentuk Karakter Siswa Indonesia
Kemendikdasmen resmi merilis lagu anak berjudul “Rukun Sama Teman” sebagai bagian dari program pendidikan karakter di sekolah.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Lirik “Rukun Sama Teman” Lagu Resmi Kemendikdasmen Bentuk Karakter Siswa Indonesia
Indonesia
Menu MBG Ramadan Tuai Kritik, DPR Minta Standar Khusus dan Pengawasan Ketat
Menu MBG Ramadan menuai kritik dari orang tua siswa. DPR pun meminta adanya standar khusus dan pengawasan ketat.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Menu MBG Ramadan Tuai Kritik, DPR Minta Standar Khusus dan Pengawasan Ketat
Indonesia
Tak Ingin Siswa Meninggal Seperti di NTT, Ini Yang Bakal Dilakukan Wali Kota Solo
Wali Kota berjanji akan terus memperkuat program pemberdayaan bagi lansia dan masyarakat kurang mampu agar lebih sejahtera.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 08 Februari 2026
Tak Ingin Siswa Meninggal Seperti di NTT, Ini Yang Bakal Dilakukan Wali Kota Solo
Indonesia
Siswa di NTT Meninggal, Guru BK Diperintahkan Pantau Kesehatan Mental Siswa
kasus siswa sekolah dasar berinisial Y di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang mengakhiri hidup karena diduga akibat tekanan finansial harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Siswa di NTT Meninggal, Guru BK Diperintahkan Pantau Kesehatan Mental Siswa
Bagikan