Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dirut Pertamina Disebut-Sebut Bakal Mengisi Posisi Menteri ESDM

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 04 Oktober 2016
Dirut Pertamina Disebut-Sebut Bakal Mengisi Posisi Menteri ESDM

Dirut Pertamina Dwi Soetjipto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Posisi Menteri ESDM yang ditinggalkan Archandra Tahar bakal segera terisi. Indikasi ini terlihat setelah Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan sejumlah Dirut BUMN menyambangi Istana Negara.

Saat itu, terpantau Dirut Pertamina Dwi Soetjipto turut serta. Dwi disebut-sebut bakal mengisi posisi Menteri ESDM menggantikan Archandra Tahar. Namun, isu pergantian itu masih simpang siur.

Ketika ditanya oleh wartawan terkait siapa yang kandidat yang mengisi bangku Menteri ESDM, Luhut pun enggan memberikan komentar panjang.

"Siapa yang menjabat kursi menteri ESDM, Jangan tanya ke saya. Coba Anda langsung konfirmasi ke Pak Presiden," kata Luhut saat ditemui di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (3/10).

Luhut mengatakan saat ini pemerintah masih menyiapkan nama calon yang cocok untuk mengisi bangku menteri ESDM.

"Mari kita tunggu saja, katanya akhir Oktober ini siapa yang bakal diberi tanggung jawab mengisi Menteri ESDM," tuturnya.

Sementara, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto masih enggan menjawab isu bahwa dirinya disebut-sebut akan mengisi posisi sebagai menteri ESDM.

"Saya juga belum mengetahui kabar tersebut," kata Dwi.

Seperti diketahui, Dwi Soetijpto memang termasuk tokoh fenomenal dengan segudang prestasi. Pada 28 November 2014 lalu, Presiden Joko Widodo menunjuk pria kelahiran Surabaya 10 November 1955 ini sebagai Direktur Utama Pertamina, menggantikan Karena Agustiawan yang mengundurkan diri.

Dwi Soetjipto menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Indonesia, perusahaan induk usaha semen nasional dengan operasi pabrik terbesar di Asia Tenggara. Ia menjabat hingga tahun 2014. Berhasil melakukan konsolidasi industri semen nasional, Soetjipto dipandang sebagai bapak pemersatu industri semen Indonesia. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Jokowi: Dalam Waktu Dekat Menteri ESDM Akan Dipilih
  2. Presiden Jokowi dalam Indonesia Fintech Festival and Conference 2016
  3. Presiden Jokowi dan Domba Garut
  4. Jokowi Ajak Masyarakat Ternak dan Makan Daging Domba
  5. GMNI Mengingatkan Jokowi Agar tidak Terjebak Reformasi Agraria Palsu

 

#Archandra Tahar #Luhut Panjaitan #Menteri ESDM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku
Pemerintah memastikan warga lokal menjadi prioritas tenaga kerja Proyek LNG Abadi Masela. Bahlil menyebut anak daerah telah disiapkan melalui pendidikan migas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku
Indonesia
Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur
Proyek LNG Abadi Masela senilai USD 20,9 miliar diproyeksikan memperkuat ketahanan energi, menyerap 12.000 tenaga kerja, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur
Indonesia
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim minta pemerintah transparan soal harga BBM pasca MoU AS–Iran. Dorong kemandirian energi nasional agar Indonesia tak rentan gejolak global.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Soal MBG, Menkeu Purbaya Tantang Luhut soal Transparansi Data
Purbaya menantang Luhut soal program Makan Bergizi Gratis. Simak kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Soal MBG, Menkeu Purbaya Tantang Luhut soal Transparansi Data
Indonesia
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tak Naik, Soroti soal Salah Sasaran Subsidi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga LPG 3 kg tetap stabil dan stok aman. Ia juga menyoroti distribusi dan penggunaan subsidi yang belum tepat sasaran.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tak Naik, Soroti soal Salah Sasaran Subsidi
Indonesia
Prabowo Perintahkan Anak Buahnya Bereskan Persoalan Izin Usaha Tambang di Kawasan Hutan
Presiden Prabowo Subianto mendapatkan laporan terkait dengan hasil penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Prabowo Perintahkan Anak Buahnya Bereskan Persoalan Izin Usaha Tambang di Kawasan Hutan
Indonesia
Stok Energi Aman, Pemerintah Pastikan Harga BBM Stabil hingga Akhir Tahun
Pemerintah akan mengupayakan agar harga BBM tetap berapa di bawah pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Stok Energi Aman, Pemerintah Pastikan Harga BBM Stabil hingga Akhir Tahun
Indonesia
Bahlil Ikut Kunjungan Prabowo ke Rusia, Dorong Ketahanan Energi Nasional
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Rusia bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Fokus utama adalah kerja sama energi dan ketahanan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bahlil Ikut Kunjungan Prabowo ke Rusia, Dorong Ketahanan Energi Nasional
Indonesia
Pernyataan Bahlil soal Cadangan BBM Picu Antrean SPBU, DPR Minta Pertamina Klarifikasi ke Publik
DPR meminta Pertamina beri penjelasan setelah pernyataan Menteri ESDM yang menyebut stok BBM Indonesia hanya cukup 20 hari memicu kepanikan di masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Pernyataan Bahlil soal Cadangan BBM Picu Antrean SPBU, DPR Minta Pertamina Klarifikasi ke Publik
Indonesia
Stok Energi Hanya 21 Hari, Pemerintah Didesak Amankan Pasokan Jelang Mudik
Pernyataan tersebut merupakan 'alarm keras' yang tidak boleh dipandang sebelah mata.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Stok Energi Hanya 21 Hari, Pemerintah Didesak Amankan Pasokan Jelang Mudik
Bagikan