Dirut Jakpro Dwi Wahyu Daryoto Mengundurkan Diri
Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto (kanan) saat bertemu Komisi B DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Senin (29/6/2020). - Antara
MerahPutih.com - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Dwi Wahyu Daryoto dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Ia mundur ketika Gubernur Anies Baswedan ngotot menyelenggaralan Formula E di Jakarta.
"Saya baru terima informasi beliau mengundurkan diri (Dwi Wahyu)," ucap anggota Fraksi PKS DPRD DKI, Abdul Aziz di Jakarta, Kamis (26/8).
Baca Juga
Jakpro tak Permasalahkan DPRD DKI Gulirkan Hak Interpelasi Formula E
Tapi, Ketua Komisi B DPRD DKI ini mengaku, belum mengetahui apa alasan Dwi hengkang dari petinggi BUMD DKI itu. Azis juga belum mendengar soal nama pengganti Dirut Jakpro yang baru pengganti Dwi.
"Hari ini Dirut Jakpro diganti tapi saya belum tahu siapa dan belum tahu alasannya apa," paparnya.
Aziz menyampaikan, pengunduran diri Dwi dari jabatan Dirut Jakpro berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) BUMD PT Jakpro yang digelar hari ini.
Anggota DPRD dapil Jakarta barat ini juga mengatakan, kabar mundurnya Dwi diperjelas dari pamitnya ia dari grup Whatsapp.
"Saya baru terima dari grup, dia pamit dari grup, karena dari hasil rups hari ini, beliau mengundurkan diri," ungkapnya.
Ia berharap, Dirut Jakpro yang baru mampu menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga Jakpro bisa melanjutkan program-program Pemerintah DKI.
"Kalau bisa, dari internal juga sehingga tidak butuh waktu yang lama untuk bisa beradaptasi menyelesaikan program-program yang memang banyak sekali yang menumpuk di Jakpro ini," pungkasnya.
Saat ini, PT Jakpro tengah menjalani sejumlah program besar yang direncanakan Gubernur Anies Baswedan, seperti Formula E, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), hingga proyek LRT fase II.
Tapi yang lagi ramai sekarang, sejumlah anggota DPRD DKI mengajukan Hak Interpelasi Formula E untuk mempertanyakan Gubernur Anies soal rencana penyelenggaraan ajang balap mobil bertenaga listrik tersebut. (Asp)
Baca Juga
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
DPRD DKI Jakarta Targetkan 20 Perda Rampung di 2026, Mulai Urusan Narkoba Sampai Nasib PKL Jadi Prioritas
BK Award 2025 DPRD DKI Jadi Ajang Apresiasi Kinerja dan Solidaritas Kemanusiaan
Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone, DPRD DKI Minta Pemprov Perkuat Standar Keselamatan
Insiden Kebakaran Gedung Terra Drone, DPRD DKI Minta Pemprov Cek Sertifikat Laik Gedung di Jakarta
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
DPRD DKI Minta Pemprov Tuntas Tangani Kebocoran Tanggul
Sulit Diimplementasikan, DPRD DKI Hapus Aturan Larangan Penjualan Rokok Dekat Sekolah
DPRD DKI Desak Penyaringan Konten Kekerasan, Minta Pemprov Gandeng Komdigi untuk Hindari Overblocking
DPRD DKI Baru Sahkan 2 Rapeda Jadi Perda, Salahkan Kurangnya Disiplin Waktu
Kritik Wacana Pembatasan Game Online Usai Ledakan SMAN 72, PSI Jakarta: Orang Tua Harus Awasi Anak, Bukan Salahkan Game