Dipimpin Megawati, PDIP Lebih Solid Dibandingkan Partai Lain

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 07 Agustus 2019
Dipimpin Megawati, PDIP Lebih Solid Dibandingkan Partai Lain

Megawati Soekarnoputri saat berpidato pada Rakornas PDIP 1-2 September 2018 di Kantor DPP PDIP Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/9)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejak tahun 1999, Megawati Soekarnoputri sudah memimpin PDI Perjuangan. Di bawah kepemimpinan Megawati, partai berlambang banteng ini mampu memenangkan Pemilu sebanyak dua kali.

Pengamat politik Hanta Yudha menilai, PDIP mampu mengelola pendukungnya menjadi pemilih yang solid.

Baca Juga: Megawati Pertimbangkan Bentuk Ketua Harian PDIP

"Yang membedakannya adalah konsolidasi dan solidaritas kuat itu tokoh ada di PDIP. Sementara Partai Golkar tidak, di sana hantaman turbulensinya sangat keras" kata Hanta kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/8).

Kuatnya trah Soekarno pada keluarga Mega merupakan modal besar bagi PDIP.

"Jadi tidak ada pertumbuhan faksi, dia tumbuh dibanding Golkar (yang terpecah kubuny)," jelas Direktur Poltracking ini.

Hanta mencontohkan di Golkar setiap kali akan kongres atau Munas selalu melahirkan partai baru. Tahun 1999 misalnya lahir PKPI, kemudian 2004 Hanura lahir dari Wiranto, Gerindra dari Prabowo. Kemudian 2009 lahir NasDem dari Surya Paloh.

Baca Juga: Ahmad Basarah Tegaskan Megawati Hampir Pasti Jadi Ketua Umum PDIP Lagi

"Dari perjalanan itu kita lihat berbanding terbalik dengan PDIP yang tidak pernah ada partai genelogi. Ini sejatinya sangat menguntungkan PDIP karena partai genelogi akan berpotensi mengerus suara partai," jelas Hanta.

"Itu salah satu bukti dan uji konsolidasi soliditas kuat pada PDIP," tambah Hanta.

Hanta menjelaskan, PDIP ini memiliki figur kuat tidak hanya di internal namun di eksternal. Pertama itu figur utama partai seperti Megawati Soekarnoputri.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: MP/Win)

"Beliau mantan presiden, tentu secara ekternal sangat kuat. Tetapi yang paling penting adalah jangka utana soliditas ekternal PDIP, meskipun tantangannya adalah konteks jangka panjang," terang Hanta.

Figur kedua yang menguntungkan lagi PDIP seperti figur capresnya yang kemudian memenangkan dua kali pemilu bernama Jokowi.

"Itu juga memberikan credit point, memberikan dampak positif, dampak elektoral," terang dia.

Lalu ada figur-figur di daerah seperti kepala daerah seperti Ganjar Pranowo hingga Tri Rismaharini.

Baca Juga: PDIP Bocorkan Alasan Megawati Tak Mungkin Diganti Sebagai Ketua Umum

"Coba kita buka data-data, maka kepala daerah yang dipimpin PDIP berkolerasi positif dengan legislatifnya, menang. Selain basis seperti Jawa Tengah, seperti Semarang. Itu ada korelasi," jelas dia

Sementara, Golkar tidak memiliki keuntungan itu.

"Mereka tidak memiliki figur yang kuat secara elektoral di ekternal maupun di internal," pungkas Hanta. (Knu)

#PDI Perjuangan #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Bagikan