Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Jawab 10 Pertanyaan Tambahan soal Ijazah UGM

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Jawab 10 Pertanyaan Tambahan soal Ijazah UGM

Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, soal pemeriksaan Jokowi di Mapolresta Surakarta, Rabu (11/2). Foto: MerahPutih/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, merespons pemeriksaan Presiden ke-7 RI, Jokowi, di Polda Metro Jaya atas kasus fitnah dan ujaran kebencian ijazah palsu di Mapolresta Surakarta, Rabu (11/2).

Yakup menegaskan, sebagai warga negara baik Jokowi tentunya memenuhi panggilan dari para penyidik Polda Metro Jaya.

“Jokowi sebagai warga negara yang baik tentunya memenuhi panggilan dari para penyidik. Terkait laporan polisi yang kita ajukan pada Polda Metro Jaya,” ujar Yakup di Mapolresta Surakarta, Rabu (11/2).

Ia menyebutkan, panggilan Jokowi di Solo ini bersamaan tim penyidik yang sedang berada di Solo dan Yogyakarta dalam pekan ini.

Baca juga:

Kasus Ijazah Palsu, Jokowi Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Mapolresta Surakarta

Lalu, ada 10 pertanyaan tambahan dengan pengembangannya. Waktu pemeriksaan juga berlangsung selama 2,5 jam.

“Kami mendapatkan panggilan juga karena ternyata ternyata para penyidik sedang berada di Surakarta. Dan juga infonya minggu ini akan ke Yogyakarta juga untuk memenuhi beberapa keterangan-keterangan yang diperlukan,” kata dia.

Ia menjelaskan dalam 10 pertanyaan tersebut, Jokowi mengungkapkan prosesnya mengenai perkuliahan di UGM.

“Jadi sifatnya sebenarnya ini hanya pendalaman-pendalaman dari seluruh keterangan yang sudah diberikan sebelum-sebelumnya. Mungkin Contoh mengenai pada saat pembuatan skripsi dulu seperti apa?,” jelasnya.

Baca juga:

Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'

Yakup juga mengatakan, keterangan tambahan ini akan digunakan oleh para penyidik untuk nanti dilimpahkan juga ke jaksa.

Sementara itu, penyidik akan melengkapi berkas perkara untuk melanjutkan proses kasus hukum ini.

“Untuk prosesnya lanjutan kami juga tadi menanyakan juga kepada para penyidik. Tentunya dari mereka akan melengkapi juga semua keterangan-keterangan yang dibutuhkan dan juga alat-alat bukti lainnya sehingga nanti untuk dilimpahkan kepada kejaksaan,” paparnya.

Ia menambahkan, tidak ada barang bukti baru selama pemeriksaan ini. Untuk barang bukti baru dari saksi masih mungkin terjadi. (Ismail/Jawa Tengah)

#Jokowi #Ijazah Palsu #Polresta Surakarta #Ijazah Jokowi #Polda Metro Jaya
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
Ada Demo BEM UI di Bundaran HI Hari ini, Polisi Imbau Pengendara Cari Jalur Alternatif
BEM UI akan menggelar demo di Bundaran HI pada Jumat (12/6). Pengendara pun diimbau untuk tidak melintasi jalan Sudirman-Thamrin.
Soffi Amira - 4 menit lalu
Ada Demo BEM UI di Bundaran HI Hari ini, Polisi Imbau Pengendara Cari Jalur Alternatif
Indonesia
Pengamat Minta Polda Metro Diminta Segera Kembalikan Ratusan Kendaraan Hasil Curian, itu Alat Cari Nafkah
Apabila memungkinkan, aparat penegak hukum dapat menerapkan pinjam pakai terhadap kendaraan yang menjadi alat kerja korban selama proses hukum masih berjalan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Pengamat Minta Polda Metro Diminta Segera Kembalikan Ratusan Kendaraan Hasil Curian, itu Alat Cari Nafkah
Indonesia
Kendaraan Hasil Curanmor akan Dikembalikan ke Pemilik, Ini Syarat dari Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya mengungkap 141 kasus curanmor di Jabodetabek. Sebanyak 317 tersangka ditangkap dan 156 kendaraan hasil curian diamankan, termasuk 15 mobil dan 141 motor.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Kendaraan Hasil Curanmor akan Dikembalikan ke Pemilik, Ini Syarat dari Polda Metro Jaya
Indonesia
Aksi Teror Pocong Resahkan Warga Solo, Polisi Turun Tangan Buru Pelaku
Teror pocong kini meresahkan warga Solo. Polresta Surakarta pun turun tangan memburu pelaku teror tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Aksi Teror Pocong Resahkan Warga Solo, Polisi Turun Tangan Buru Pelaku
Indonesia
Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak
kemampuan personel perlu terus diasah agar setiap tindakan kepolisian dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan meminimalkan risiko.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026 Batal Digelar, Polda Metro Jaya Pastikan Penindakan Lalu Lintas Tetap Berjalan
Operasi Patuh Jaya 2026 di wilayah Polda Metro Jaya ditunda. Penegakan hukum lalu lintas melalui ETLE, tilang, dan pengawasan rutin tetap berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Operasi Patuh Jaya 2026 Batal Digelar, Polda Metro Jaya Pastikan Penindakan Lalu Lintas Tetap Berjalan
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026 Ditlantas Polda Metro Jaya Ditunda, Pengendara Motor Lawan Arus Siap-siap Kena Tilang Harian
Penegakan hukum harian terus menyasar para pelanggar aturan melalui sistem elektronik maupun tindakan langsung secara persuasif
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Operasi Patuh Jaya 2026 Ditlantas Polda Metro Jaya Ditunda, Pengendara Motor Lawan Arus Siap-siap Kena Tilang Harian
Indonesia
Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Khusus di GBK, 8 Acara Besar Digelar Bersamaan di Akhir Pekan 6-7 Juni 2026
Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan khusus di kawasan GBK selama akhir pekan. 8 acara besar digelar bersamaan, mulai dari konser hingga turnamen internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Khusus di GBK, 8 Acara Besar Digelar Bersamaan di Akhir Pekan 6-7 Juni 2026
Indonesia
Rekayasa Lalin Diterapkan Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas di Kawasan Gelora Bung Karno
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
Rekayasa Lalin Diterapkan Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas di Kawasan Gelora Bung Karno
Indonesia
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Skandal investasi bodong berkedok perjalanan ibadah ini menyisakan luka mendalam bagi para korban
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Bagikan