Dinkes DKI Wanti-wanti Dampak El Nino, Warga Diminta Batasi Aktivitas di Siang Hari

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Dinkes DKI Wanti-wanti Dampak El Nino, Warga Diminta Batasi Aktivitas di Siang Hari

El Nino Godzilla mengancam Indonesia. (foto: unsplash/redccharlie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fenomena El Nino yang berdampak pada kemarau ekstrem berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, kondisi ini ditandai dengan kenaikan suhu yang signifikan, kekeringan, serta penurunan kualitas udara yang terjadi secara bersamaan dan memperburuk risiko kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Ani menyebutkan, suhu udara yang tinggi tidak hanya meningkatkan risiko heatstroke dan dehidrasi, tetapi juga dapat memperparah penyakit kronis seperti jantung dan paru-paru.

Sementara itu, kualitas udara yang menurun, termasuk meningkatnya kadar partikulat halus, turut berkontribusi terhadap lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Baca juga:

El Nino Datang ISPA Menyerang, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Sedia Masker Sebelum Sesak

Menurutnya, dampak El Nino terhadap kesehatan akan sangat dirasakan oleh populasi rentan seperti anak-anak, lansia, serta individu dengan kondisi kesehatan tertentu.

Adapun, beberapa risiko yang perlu diwaspadai antara lain dehidrasi akibat paparan suhu tinggi yang menyebabkan kehilangan cairan tubuh secara cepat.

Selain itu, kemarau panjang juga berpotensi meningkatkan polusi udara yang dapat memperburuk gangguan pernapasan seperti asma dan penyakit saluran napas lainnya.

Tidak hanya itu, suhu tinggi dan kelembapan rendah juga dapat memicu masalah kulit, seperti kulit kering dan iritasi.

Baca juga:

Pemprov DKI Siaga El Nino, Pramono: Kemarau Panjang Ancam Pangan dan Air

"Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar menerapkan langkah-langkah pencegahan," kata Ani dalam keterangannya dikutip Kamis (16/4).

Ani menjelaskan, warga diharapkan memperbanyak mengonsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi paparan polusi udara.

"Masyarakat juga disarankan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat suhu sedang tinggi, khususnya pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB," tuturnya.

‎Ia menambahkan, penggunaan pelindung diri seperti topi atau payung juga dianjurkan saat berada di luar ruangan.

Baca juga:

El Nino 'Godzilla' 2026 Mengancam, DPR Ingatkan Risiko Krisis Kesehatan dan Gizi

Selain itu, penggunaan tabir surya dengan SPF yang memadai penting dilakukan untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.

‎Ani meminta warga untuk secara rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna mengetahui kondisi terkini dan mengantisipasi potensi risiko kesehatan.

‎"Dinkes DKI berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta menerapkan pola hidup sehat selama periode El Nino, guna meminimalkan dampak buruk terhadap kesehatan," pungkasnya. (Asp)

#Dampak El Nino #Fenomena El Nino #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Ancaman fenomena iklim seperti El Nino yang memicu kekeringan ekstrem harus direspons pemerintah melalui sistem kesiapsiagaan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Indonesia
Hadapi El Nino, Pemprov DKI Kaji Waktu Tepat Operasi Modifikasi Cuaca
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk menghadapi kemarau panjang dan dampak El Nino.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Hadapi El Nino, Pemprov DKI Kaji Waktu Tepat Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Waspada! Puncak Kemarau 2026 Terjadi pada Agustus hingga September, Hotspot Bisa Makin Meningkat
Meskipun kondisi kemarau 2026 diperkirakan tidak sekering El Nino 1997, pemerintah tetap perlu mewaspadai dampak lanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Waspada! Puncak Kemarau 2026 Terjadi pada Agustus hingga September, Hotspot Bisa Makin Meningkat
Indonesia
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
El Nino saat ini berpotensi meningkat menjadi kategori sangat kuat dengan peluang sekitar 75 persen pada Agustus hingga Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Meski sebagian besar daerah mulai memasuki kondisi kering, dinamika atmosfer memicu peningkatan curah hujan dan terpaan angin kencang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 3 Agustus: Jakarta Selatan, Timur, dan Barat Diguyur Hujan Sore Ini
Pergerakan cuaca di Jakarta hari ini terbilang cukup dinamis
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 3 Agustus: Jakarta Selatan, Timur, dan Barat Diguyur Hujan Sore Ini
Indonesia
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
BMKG telah mengungkap daftar wilayah Indonesia yang paling berisiko kekeringan saat puncak kemarau 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
Indonesia
Prakiraan Cuaca 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Meskipun sebagian besar wilayah Indoensia sudah memasuki kemarau, beberapa daerah tetap perlu mengencangkan sabuk pengaman menghadapi cuaca ekstrem
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Prakiraan Cuaca 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
Ancaman El Nino Bisa Picu Krisis Listrik Nasional Sampai Januari 2027
BMKG peringatkan lonjakan beban listrik nasional akibat El Nino hingga Desember 2026. PLTA terancam kekurangan air, konsumsi energi meningkat karena penggunaan pendingin ruangan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Ancaman El Nino Bisa Picu Krisis Listrik Nasional Sampai Januari 2027
Indonesia
El Nino 2026 Menuju Level Sangat Kuat, DPR Ingatkan BMKG Segera Bersiap
Langkah tersebut penting agar pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat melakukan antisipasi sejak dini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
El Nino 2026 Menuju Level Sangat Kuat, DPR Ingatkan BMKG Segera Bersiap
Bagikan