Dilirik Nasdem Jadi Capres 2024, Anies: Rileks Dulu Saja

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 12 November 2019
Dilirik Nasdem Jadi Capres 2024, Anies: Rileks Dulu Saja

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat (8/11). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku kurang tepat masuk dalam bursa calon presiden (capres) Partai Nasdem di Pilpres 2024 mendatang.

Ia menilai, hal itu terlalu dini lantaran Pilpres 2019 baru saja rampung. Apalagi, presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 pun baru dilantik pada 20 Oktober 2019 lalu.

Baca Juga:

Pahlawan Menurut Gubernur Anies Baswedan

Diketahui, Partai NasDem tengah bermanuver dengan melirik Gubernur Anies Baswedan untuk diusungkan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Padahal masih panjang sekali. Saya ini bekerja di Jakarta baru dua tahun. Terus presiden baru dilantik, belum satu bulan. Jadi, rileks dulu saja. Saya sekarang tetap fokusnya di Jakarta," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (11/11).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara pencanangan tiang bangunan Masjid Apung di Ancol, Jakarta, Sabtu (9/11/2019). (ANTARA/DEVI NINDY)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara pencanangan tiang bangunan Masjid Apung di Ancol, Jakarta, Sabtu (9/11/2019). (ANTARA/DEVI NINDY)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menilai, tak ada hal yang spesial dari kehadirannya dalam kegiatan kongres ke-2 Nasdem pada Jumat (8/11) kemarin.

"Biasa saja. Jadi saya Gubernur Jakarta. Dan kalau ada pembukaan-pembukaan kongres, memang biasa diundang dan menyampaikan sambutan sebagai tuan rumah," papar Anies.

Anies juga mengaku heran terhadap pihak yang acap kali mengaitkan kedekatan dengan ajang Pilpres 2024. Kata dia, tidak semua kegiatan yang berkaitan dengan partai politik, termasuk Nasdem, bisa dikaitkan begitu saja.

Baca Juga:

Ketua Komisi D Kritik Anies yang Fokus ke Trotoar Ketimbang Perbaiki Waduk

Seperti diketahui, Ketua DPP Nasdem Zulfan Lindan mengaku tengah melirik sejumlah tokoh yang saat ini menjadi kepala daerah untuk diusung pada Pilpres 2024. Kepala daerah yang diincar antara lain Anies Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hingga Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil (RK).

Ketua Umum Partai Nasdem menyampaikan sambutan dalam kongres partai di JIExpo Kemayoran, Jakarta (Foto: antaranews)
Ketua Umum Partai Nasdem menyampaikan sambutan dalam kongres partai di JIExpo Kemayoran, Jakarta (Foto: antaranews)

"Enggak mungkinlah, enggak mungkin. Kita sangat mengetahui. Satu, dia (Surya Paloh) tidak bersedia, kemudian kita melihat banyak generasi muda yang akan muncul. Gubernur-gubernur potensial ini, ada empat gubernur, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI, inilah yang harus kita usung orang-orang ini," kata Zulfan di Gado Gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (10/11) kemarin. (Asp)

Baca Juga:

Anies Targetkan Masjid Apung Ancol Bisa Dipakai Saat Bulan Ramadan Tahun Depan

#Anies Baswedan #NasDem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Viral Surat Pemakzulan Wapres Gibran, Bos-Bos Senayan Heboh Cari Klarifikasi!
Pimpinan DPR gempar usai beredarnya draf pemakzulan Wapres Gibran berpelat NasDem. Saan Mustopa janji cek keaslian surat!
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Viral Surat Pemakzulan Wapres Gibran, Bos-Bos Senayan Heboh Cari Klarifikasi!
Indonesia
NasDem Bantah Gagas Pemakzulan Wapres Gibran, Belum Ada Arahan Surya Paloh Mungkin Dibahas di Fraksi
Beredar dokumen pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka berpelat Fraksi NasDem di DPR. Simak penjelasan detailnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
NasDem Bantah Gagas Pemakzulan Wapres Gibran, Belum Ada Arahan Surya Paloh Mungkin Dibahas di Fraksi
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Kebijakan tersebut perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Indonesia
Batal Dibawa ke Gorontalo, Rachmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Setelah Jumatan
Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024 sekaligus mantan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, setelah salat Jumat. Rencana pemakaman di Gorontalo dibatalkan.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Batal Dibawa ke Gorontalo, Rachmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Setelah Jumatan
Indonesia
Eks Mendag Rachmat Gobel Tutup Usia, Disemayamkan di Jaksel Pemakaman di Gorontalo
Anggota DPR RI sekaligus mantan Menteri Perdagangan periode 2014–2015, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di Jakarta. Jenazah disemayamkan di Jalan Supomo, Jakarta Selatan, dan akan dimakamkan di Gorontalo.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Eks Mendag Rachmat Gobel Tutup Usia, Disemayamkan di Jaksel Pemakaman di Gorontalo
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Bagikan