Dikira Mobil Online Sopir Angkot Serang Satu Keluarga
ANTARA FOTO/Lucky R/foc/17.
Sekelompok sopir angkot melakukan aksi kekerasan terhadap satu keluarga yang tengah melintas di Jalan BKR, Kota Bandung karena mobil yang kendarainya dianggap sebagai transportasi online.
"Kejadiannya sekitar pukul 08.30 WIB selepas Jalan BKR yang mau ke arah jalan Sriwijaya, tanpa alasan yang jelas mereka langsung merusak mobil dan memukuli keluarga saya," ujar salah satu korban Depi K (30) di Polsek Regol, Kamis (9/3).
Yang mengenaskan para sopir angkot tersebut memecahkan kaca mobil korban dengan batu besar serta memukuli dua orang. "Ayah saya dan adik saya dipukulin di dalem mobil. Betis saya juga sempat kena pukul," jelas Depi.
"Mobil kita satu-satunya di stopan tersebut. Dan mereka langsung turun menyuruh kita keluar. Kita ga mau keluar, mereka mencoba memecahkan kaca mobil pake tangan kosong, karena ga pecah-pecah mereka langsung mengambil batu yang cukup gede dan membantingkannya ke kaca mobil," kata dia.
Padahal, kata Depi, ia sudah meyakinkan bahwa kendaraan yang ditumpanginya bukanlah mobil online, namun oknum yang diduga sopir angkot tidak percaya dan malah memukuli ayah dan adik Depi.
Akibat kejadian tersebut bagian kaca mobil dengan plat nomor D 1167 UF pecah, kaca depan retak, dan kaca samping kiri pecah.
"Di dalam mobil ada bayi usia satu tahun. Kami semua trauma," kata Depi.
Usai melakukan perusakan tersebut, rombongan angkot langsung pergi ke arah Gedung Sate. Depi bersama keluarganya melapor ke Polsek Regol, Kota Bandung.
SUMBER: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Wakilnya Masuk RS Setelah Jadi Tersangka, Walkot Farhan Mau Besuk Tunggu Izin Kejari
Warga Bantaran Citarum Direlokasi, Pemerintah Berikan Uang Kontrak Rumah 1 Tahun
Wakil Wali Kota Bandung Erwin dan Anggota DPRD Awang Resmi Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
Nyaris 35 Ribu Orang di Kabupaten Bandung Terdampak Banjir, 3 Kecamatan Ini Paling Parah
Banjir Bandang Hantam Objek Wisata Lembah Curugan Gunung Putri Bandung Barat
Eks Petinggi YMT Sri Devi Tersangka Baru Kasus Akta Palsu Bandung Zoo
18 Kios Pedagang Kayu di Bandung Terbakar