Diisukan ke PPP, Sandiaga Tegaskan Masih jadi Kader Gerindra
Politisi Partai Gerindra Sandiaga Uno memberi keterangan kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/1). ANTARA/Gilang Galiartha
MerahPutih.com - Sandiaga Uno buka suara soal isu yang menyebutkan ia akan bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ini menegaskan sampai saat ini ia masih menjadi kader Gerindra dan patuh atas arahan Ketua Umum Prabowo Subianto.
"Sampai saat ini saya masih jadi anggota Gerindra, kader. Saya diundang masuk ke Gerindra, saya bergabung, besar, dan bernaung di bawah pimpinan Pak Prabowo. Dan arahan beliau lah yang akan menjadi panduan," kata Sandiaga di kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/1).
Baca Juga
Sandiaga juga memastikan dirinya masih memiliki hubungan baik, sinergis, dan harmonis dengan Gerindra. Selain itu, hubungannya dengan para pimpinan partainya pun disebutnya juga terjaga.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai bahwa pernyataan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad terkait dirinya sedikit banyak menjadi tanggapan atas beberapa kali ia diundang oleh PPP.
"Ya pernyataan pak Dasco itu sebagai tanggapan beberapa kali saya diundang oleh PPP dan kami dekat bermitra," kata Sandi.
Baca Juga
Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad memberikan tanggapannyaa terkait kabar bergabungnya Sandiaga Salahuddin Uno ke PPP. Jika benar, itu hak bagi Sandiaga untuk hengkang dari partainya.
“Bahwa kemudian yang bersangkutan mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres itu silakan saja, namanya juga ada keinginan,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (29/12).
Ia menjelaskan, Partai Gerindra sudah memutuskan akan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Sehingga, Gerindra tak akan mengusung kader lain pada kontestasi nasional mendatang. (Knu)
Baca Juga
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
PB XIV Purbaya Curhat ke Dasco, Nyatakan Keberatan atas SK Kemenbud dan Harapkan Persatuan Keraton Solo
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam