Dihelat Selama Tiga Hari, IdeaFest 2024 Tampilkan Lebih dari 400 Pembicara dari Berbagai Bidang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 27 September 2024
Dihelat Selama Tiga Hari, IdeaFest 2024 Tampilkan Lebih dari 400 Pembicara dari Berbagai Bidang

IdeaFest 2024 dihelat selama tiga hari. (Foto: merahputih.com/Febrian adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - “Kuncinya adalah kolaborasi untuk bisa tetap relevan,” teran Co-Chair IdeaFest 2024 Ben Soebiakto dalam pembukaan IdeaFest 2024 di JCC, Senayan pada (27/9). Festival kreatif tahunan IdeaFest dihelat selama tiga hari ini akan menmpilkan lebih dari 400 speaker dengan 120 sesi mulai 27-29 September 2024.

Sejumlah pembicara terkenal dari industri kreatif telah dipastikan akan hadir di IdeaFest 2024, baik dari dalam maupun luar negeri. Menyusul antusiasme peserta tahun lalu, IdeaFest kembali mengundang pembicara internasional untuk berbagi wawasan dan ide-ide inovatif sebagai pelaku di bidang kreatif.

“Saya yakin dalam tiga hari ini akan ada berbagai energi baru yang diharapkan kita semua bisa meng-capture, menginspirasi dan juga mendorong kita membuat pergerakan baru untuk Indonesia,” lanjut Ben.

Baca juga:

IdeaFest 2024 Kembali Digelar, Usung Tema 'i' sebagai Inklusifitas Industri Kreatif

IdeaFest 2024 akan menampilkan international speakers yang telah sukses membangun jaringan dan kolaborasi di tingkat global.

Melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman, para pembicara internasional ini akan menginspirasi peserta untuk berkarya lebih kreatif dan inovatif. Kehadiran para pembicara internasional ini tidak hanya akan memperkaya wawasan peserta, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia di kancah global.

Baca juga:

400 Pembicara Nasional dan Internasional Siap Hadir di IdeaFest 2024

Tak ketinggalan, tokoh nasional ternama yang memiliki dampak positif bagi perkembangan industri kreatif turut meramaikan Ideafest 2024. Mereka adalah ahli di berbagai bidang seperti film, musik, fashion, teknologi, politik, F&B, komedi, olahraga, dan lain-lain.

Termasuk di antaranya Mikael Jasin (2024 World Barista Champion), Cinta Laura (Entertainer and Sociopreneur), Yovie Widianto (Musician), Ario Bayu (Actor, Producer & Chairman of FFI 2024-2026 Committee), Raline Shah (Actor & Entrepreneur), Marchella FP (Author & IP Owner), Willie Salim (Content Creator).

Selain itu, ada juga Iyas Lawrence, M (Independent Journalist & Makna Talks. M. Arsjad Rasjid P.M. (Chairman of Kadin Indonesia), Pevita Pearce (Actor & Bank Saqu’s Brand Ambassador), dan masih banyak lagi. (far)

#Ideafest #Industri Kreatif
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
IdeaFest 2026 Kembali Digelar, Angkat Tema 'ReHumanize' di Tengah Era AI
IdeaFest 2026 akan kembali digelar pada 4-6 September. Festival kreatif ini akan mempertemukan berbagai tokoh dari industri.
Soffi Amira - Kamis, 14 Mei 2026
IdeaFest 2026 Kembali Digelar, Angkat Tema 'ReHumanize' di Tengah Era AI
Indonesia
Habiburokhman Apresiasi Vonis Bebas Amsal Sitepu, Sebut Sesuai Keadilan
Komisi III DPR mengapresiasi vonis bebas Amsal Sitepu oleh Pengadilan Negeri Medan. Putusan itu mencerminkan rasa keadilan di masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 01 April 2026
Habiburokhman Apresiasi Vonis Bebas Amsal Sitepu, Sebut Sesuai Keadilan
Indonesia
Kasus Videografer Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Tidak Boleh Dihargai Nol
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyoroti kasus videografer Amsal Sitepu. Ia meminta kreativitas dihargai.
Soffi Amira - Selasa, 31 Maret 2026
Kasus Videografer Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Tidak Boleh Dihargai Nol
Indonesia
Jaksa Nilai Ide Kreatif Rp 0, Cak Imin: Kekeliruan Serius Rusak Fondasi Ekonomi Kreatif
Cak Imin mengingatkan bahwa arah kebijakan hari ini akan menentukan masa depan ekosistem kreatif Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Jaksa Nilai Ide Kreatif Rp 0, Cak Imin: Kekeliruan Serius Rusak Fondasi Ekonomi Kreatif
Indonesia
Awal Mula Kerja Kreatif Amsal Bikin Profil Desa Berujung Pidana
Kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan tidak menimbulkan ketakutan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk bekerja sama dengan pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Awal Mula Kerja Kreatif Amsal Bikin Profil Desa Berujung Pidana
Indonesia
Komisi III DPR Soroti Praktik Penentuan Harga Dalam Industri Kreatif di Kasus Videografer Amsal
Sejumlah pihak lain turut diundang, termasuk perwakilan dari komunitas ekonomi kreatif yang memberikan advokasi kepada Amsal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Komisi III DPR Soroti Praktik Penentuan Harga Dalam Industri Kreatif di Kasus Videografer Amsal
Indonesia
Curhat Videografer Amsal Dituduh Mark Up Anggaran dan Diadili Karena Jual Jasa Kreatif
Total biaya jasa kreatif yang diajukan mencapai sekitar Rp 5,9 juta. Namun, seluruh komponen tersebut tidak diakui nilainya oleh auditor dan kemudian dimasukkan dalam pertimbangan jaksa penuntut umum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Curhat Videografer Amsal Dituduh Mark Up Anggaran dan Diadili Karena Jual Jasa Kreatif
Indonesia
Pagi Ini, Komisi III DPR Panggil Jaksa di Kasus Videografer Amsal Sitepu
Proses hukum ini telah menyedot perhatian publik, karena dinilai sebagai bagian kriminalisasi pekerja kreatif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Pagi Ini, Komisi III DPR Panggil Jaksa di Kasus Videografer Amsal Sitepu
Fun
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
Lawless Jakarta dan Magnumotion menggelar kompetisi seni Scream of The Sirens dengan total hadiah Rp50 juta, iPad Pro, dan peluang magang bagi peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
Berita
Aditya Triantoro Tegaskan Serial Animasi 'Nussa' Karya Ratusan Anak Bangsa, Bukan Milik Individu
Aditya Triantoro buka suara soal polemik serial Nussa. Ia mengungkapkan hal itu dalam podcast bersama Denny Sumargo.
Soffi Amira - Jumat, 13 Maret 2026
Aditya Triantoro Tegaskan Serial Animasi 'Nussa' Karya Ratusan Anak Bangsa, Bukan Milik Individu
Bagikan