Di Hadapan Jokowi, Ridwan Kamil Ingin Perluas Penerimaan KJP Jika Jadi Gubernur

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 02 November 2024
Di Hadapan Jokowi, Ridwan Kamil Ingin Perluas Penerimaan KJP Jika Jadi Gubernur

Cagub Jakarta nomor urut 01, Ridwan Kamil (RK) bertemu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Solo. (foto: dokumen tim RK).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 01, Ridwan Kamil (RK) bertemu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (1/11).

Ridwan Kamil bertolak ke Solo dalam rangka silaturahmi serta berdialog terkait pengembangan Jakarta ke depannya.

Mengenakan kemeja biru langit dengan tekstur katun ringan, Kang Emil, panggilan akrab calon gubernur Jakarta nomor urut 1, diterima di kediaman pribadi Jokowi sekitar pukul 14.30 WIB.

"Saya sebagai yang lebih muda meminta masukan dan nasihat dari tokoh-tokoh senior. Pak Jokowi kita tahu juga dulunya gubernur Jakarta, jadi tadi saya secara khusus mendapat pembekalan dari beliau tentang Jakarta ke depannya," tutur RK.

Baca juga:

Prabowo Makan Bareng Ridwan Kamil, Istana Sebut Ada Faktor Kedekatan

Di sisi lain, kata dia, pertemuan dengan Jokowi, 90 persen isinya berupa nasihat untuk dirinya agar berbuat lebih baik dan membawa lebih banyak prestasi bagi Jakarta.

"Saya dulu membantu pak Jokowi sebagai gubernur Jabar, hingga hari ini saya juga masih menjadi kurator IKN. Tapi, baru sekarang ini saya bisa bertemu fisik dengan beliau dan menyampaikan terima kasih saya secara langsung," tuturnya.

Jokowi mengapresiasi kehadiran Ridwan Kamil dan melontarkan pujian terhadap strategi yang disiapkan mantan gubernur Jawa Barat tersebut guna mendorong Jakarta menjadi kota global.

Jika terpilih menjadi pemimpin Jakarta, Ridwan Kamil akan menggulirkan program hunian terpadu dan terjangkau, menambah jangkauan transportasi publik ke wilayah aglomerasi, perluasan Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus), pembukaan satu juta lapangan kerja, serta penguatan ketahanan pangan dan pasar sembako murah.

Baca juga:

Salat Jumat di Masjid Al-Wustho, Jokowi Dioleh-olehi Karak

"Pak Ridwan Kamil ini memiliki pengalaman sebagai gubernur Jawa Barat, sehingga saya kenal betul beliau. Tadi diskusi mengenai perencanaan untuk Jakarta, gagasan-gagasan besar untuk Jakarta. Saya kira semuanya sudah sangat jelas," ujar Jokowi.

Pertemuan kedua tokoh tersebut tidak hanya berisi hal-hal visioner dan strategis, namun juga diselingi obrolan ringan. Bahkan, Ridwan Kamil membawakan oleh-oleh kue lapis Bogor untuk Jokowi. (asp)

#Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Keberatan Dicecar Pertanyaan Kuliah di Sidang Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi: Serasa Ngetes Mahasiswa Baru
Jokowi keberatan saat ditanya detail riwayat kuliah UGM oleh pengacara Roy Suryo dalam sidang ijazah di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11).
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
Keberatan Dicecar Pertanyaan Kuliah di Sidang Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi: Serasa Ngetes Mahasiswa Baru
Indonesia
Alasan Roy Suryo Tertawa Ngakak dan Berani Sebut 'Palsu' Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di PN Jaktim
Ada momen heboh di sidang kasus fitnah ijazah palsu Jokowi! Roy Suryo tertawa ngakak hingga sebut ijazah beda fisik dan watermark. Cek kejanggalannya di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Alasan Roy Suryo Tertawa Ngakak dan Berani Sebut 'Palsu' Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di PN Jaktim
Indonesia
Roy Suryo Kaget Lihat Ijazah Jokowi di Sidang, Sebut Ada Perbedaan dengan Dokumen Sebelumnya
Roy Suryo menduga ijazah Jokowi yang ditampilkan dalam persidangan berbeda dari dokumen yang pernah dilihatnya di Polda Metro Jaya. soroti kondisi fisik dan watermark.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
Roy Suryo Kaget Lihat Ijazah Jokowi di Sidang, Sebut Ada Perbedaan dengan Dokumen Sebelumnya
Fashion
Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Intip Filosofi di Balik Motifnya
Jokowi mengenakan batik parang saat menghadiri sidang kasus ijazah palsu di PN Jakarta Timur. Simak sejarah dan filosofi motif batik parang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Intip Filosofi di Balik Motifnya
Indonesia
Jokowi Tunjukkan Ijazah S-1 UGM di Sidang Roy Suryo, Akui Fotonya Berkumis Tipis dan Pakai Kacamata
Jaksa secara khusus menanyakan apakah Jokowi saat itu berkumis dan menggunakan kacamata.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Tunjukkan Ijazah S-1 UGM di Sidang Roy Suryo, Akui Fotonya Berkumis Tipis dan Pakai Kacamata
Berita
Nama Dumatno Muncul di Sidang, Jokowi Ungkap Alasan Ogah Perlihatkan Dokumen ke Roy Suryo
Jokowi membantah klaim Roy Suryo soal foto ijazah UGM mirip Dumatno Budi Utomo. Ia menyebut Dumatno baru berusia delapan tahun saat dirinya lulus pada 1985.
ImanK - Kamis, 05 November 2026
Nama Dumatno Muncul di Sidang, Jokowi Ungkap Alasan Ogah Perlihatkan Dokumen ke Roy Suryo
Berita Foto
Massa Relawan Kawal Jokowi Hadiri Persidangan di PN Jakarta Timur
Sejumlah massa relawan dari berbagai organisasi tampak berkumpul di kawasan PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 05 November 2026
Massa Relawan Kawal Jokowi Hadiri Persidangan di PN Jakarta Timur
Berita Foto
Momen Jokowi Tunjukkan Ijazah saat Hadir Sebagai Saksi di PN Jakarta Timur
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kiri) menunjukkan ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM miliknya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 05 November 2026
Momen Jokowi Tunjukkan Ijazah saat Hadir Sebagai Saksi di PN Jakarta Timur
Indonesia
Bantah Foto Ijazah UGM Miliknya Mirip Dumatno, Jokowi: Dia Baru 8 Tahun saat Saya Lulus
Jokowi menyebut Dumatno merupakan sepupu jauhnya yang masih berusia delapan tahun ketika ia lulus kuliah pada 1985.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Bantah Foto Ijazah UGM Miliknya Mirip Dumatno, Jokowi: Dia Baru 8 Tahun saat Saya Lulus
Indonesia
Sampul Skripsinya Dipermasalahkan karena Font Beda, Jokowi : Bukan hanya Saya
Jokowi menyebut ribuan skripsi yang dicetak di Percetakan Perdana pada masa itu juga menggunakan font serupa.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Sampul Skripsinya Dipermasalahkan karena Font Beda, Jokowi : Bukan hanya Saya
Bagikan