Digitalisasi Peninggalan Budaya Beraksara Jawa

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2020
Digitalisasi Peninggalan Budaya Beraksara Jawa

Pemerintah akan lakukan digitalisasi naskah beraksara Jawa. (foto: ilustrasi/pixabay/marisa_sai)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMERINTAH melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggandeng Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melakukan digitalisasi peninggalan sejarah beraksara Jawa.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan digitalisasi aksara Jawa penting dilakukan agar tetap bisa dipelajari generasi mendatang. "Digitalisasi aksara Jawa ini begitu penting agar semua yang ada di prasasti-prasasti peninggalan berbudaya tinggi yang kita miliki dan peninggalan luhur kita bisa juga dipahami dan dimengerti generasi masa kini dan generasi masa depan kita," kata Johnny saat bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (16/10).

BACA JUGA:

Olahan Ikan Oleh-Oleh Favorit

Pihaknya memilih Yogyakarta sebagai partner lantaran Kota Gudeg ini merupakan 'kiblat' budaya Jawa dan memiliki banyak sumber peninggalan sejarah beraksara Jawa. Selain itu, koneksi internet di Yogyakarta sudah sangat baik. Masyarakat Yogyakarta juga melek internet bahkan salah satu pengakses internet terbanyak di Indonesia.

"Sultan memberikan dukungan yang tinggi, bahkan mengajak memanfaatkan beberapa fasilitas yang dimiliki pemerintah daerah untuk membantu kelancaran mempersiapkan digital talent Indonesia, khususnya di Yogyakarta," kata dia.

Yogyakarta
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate bertemu sri sultan HB X. (Foto: istimewa)

Pihaknya berharap agar rencana proyek ini mulai ada kejelasan akhir Desember 2020. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan digitalisasi aksara Jawa merupakan proyek yang sudah lama diajukan Pemda DIY.

Langkah itu dilakukan sebagai bentuk usaha menjaga aksara Jawa supaya dapat dipahami masyarakat Indonesia terutama DIY. Raja Yogyakarta itu melanjutkan bahwa program digitalisasi tidak hanya akan mencakup akasara Jawa, tapi juga bahasa daerah lain yang ada di Indonesia.

"Kita jaga agar bisa lebih dipahami oleh masyarakat," kata Sri Sultan.

Digitalisasi aksara Jawa merupakan proyek jangka panjang Kementerian Komunikasi dan Informatika Kemen Kominfo RI sebagai upaya pengarsipan aksara jawa secara digital.program ini diharapkan dapat mendukung progran gerakan nasional literasi digital.(*)

Artikel ini merupakan laporan kontributor Merahputih.com untuk Yogyakarta, Teresa Ika

#Indonesia #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Olahraga
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Harapan Indonesia meraih gelar di ajang Singapore Open 2026 pupus setelah pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah di babak final.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Indonesia
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Aliansi Mitra Global Pengentasan Kemiskinan
Indonesia menjadi wakil ketua bersama Pantai Gading, Brazil, Pakistan, Afrika Selatan, dan Uzbekistan. Sementara posisi ketua dipegang China melalui Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan Zhang Lu.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Aliansi Mitra Global Pengentasan Kemiskinan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Travel
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
BRIN bersama mitra peneliti mendokumentasikan 10 spesies anggrek baru di Indonesia, dari Sumatra hingga Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
Olahraga
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Timnas esports Indonesia meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu di SEA ENC 2026. Merah Putih resmi jadi juara umum, mengalahkan Vietnam dan Thailand.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Indonesia
Biaya Operasional Bisa Bengkak 60%, Asosiasi Minta Potongan Mitra Ojol 8% Ditinjau Ulang
Modantara menilai isu kesejahteraan mitra tidak bisa disederhanakan hanya pada angka potongan komisi.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Biaya Operasional Bisa Bengkak 60%, Asosiasi Minta Potongan Mitra Ojol 8% Ditinjau Ulang
Indonesia
Prabowo Persilakan Orang-Orang Pintar Skeptis Kabur Saja ke Luar Negeri
"Kabur aja. Kau kabur aja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silahkan. Hei orang-orang pintar bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang,” kata Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Prabowo Persilakan Orang-Orang Pintar Skeptis Kabur Saja ke Luar Negeri
Bagikan