Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Digitalisasi jadi Isu Utama Bidang Pertanian dan Perikanan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Juli 2022
 Digitalisasi jadi Isu Utama Bidang Pertanian dan Perikanan

Sejumlah nelayan berada di atas kapal yang ditambatkan di pelabuhan Desa Kuala Bubon, Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Senin (4/7/2022). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga Kedaulatan Pangan Nusantara (LKPN) yang menjadi wadah aspirasi sistem usaha dan pola kemitraan bidang pertanian, peternakan, dan perikanan dan kelautan, termasuk pemasaran produk-produk, bakal menggelar Munsyawaran Nasional (Munas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

Ketua Umum LKPN Agusnadi mengatakan, Munas dan Rakernas LKPN 2022, yang akan digelar Oktober mendatang, akan diisi berbagai arahan dari program dan kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan dan kelautan.

Baca Juga:

Tradisi Lokal yang Diapresiasi Menjadi Hari Nelayan Nasional

"Munas dan Rakernas LKPN 2022 juga akan mengungkap program andalan lembaga, yaitu digitalisasi pada bidang pertanian, perternakan, dan perikanan dan kelautan," ujarnya dalam keterangannya, Senin (11/7).

Ketua Pelaksana Munas dan Rakernas Sutarwo mengatakan, digitalisasi dalam era saat ini, sudah tidak dapat ditawar lagi.

"Dengan demikian lembaga ini menjadikan aktivitas di hulu sampai ke hilir memanfaatkan teknologi digital mulai pelaku pertanian, peternakan, dan perikanan dan kelautan yang dapat memotong ‘jalan panjang’ yang selama ini harus ditempuh," katanya.

Ia menegaskan, Munas dan Rakernas LKPN 2022 ini juga menjadi ajang silaturahim bagi para pengurus dari berbagai propinsi di Indonesia.

"Di samping itu tentunya penularan pengetahuan dan wawasan yang dapat membuat bekal pengurus dan anggota lebih banyak dan luas," ungkapnya. (*)

Baca Juga:

Presiden Bantu Nelayan di Surabaya untuk Bangun Pemecah Ombak

#Digitalisasi Keuangan #Nelayan Tradisional #Peternakan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Harga Ayam dan Telur Anjlok, Pemerintah Dorong Konsumsi Lewat BGN
Pemerintah merespons penurunan harga ayam dan telur. Kementerian Pertanian pun berharap, SPPG bisa menyajikan menu tersebut tiga kali seminggu.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Harga Ayam dan Telur Anjlok, Pemerintah Dorong Konsumsi Lewat BGN
Indonesia
Penetapan Harga Acuan Baru, DPR Minta Peternak Berani Laporkan Mafia Telur
Kebijakan ini menjadi krusial setelah para peternak mengeluhkan anjloknya harga telur hingga menyentuh Rp 24.000 per kilogram.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Penetapan Harga Acuan Baru, DPR Minta Peternak Berani Laporkan Mafia Telur
Indonesia
Lindungi Peternak Ayam Ras, Mentan Tetapkan Harga Beli Telur Paling Murah Rp 26.500 per Kg
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menetapkan harga acuan pembelian telur ayam ras Rp26.500/kg
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Lindungi Peternak Ayam Ras, Mentan Tetapkan Harga Beli Telur Paling Murah Rp 26.500 per Kg
Indonesia
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Fenomena Bediding dapat memicu embun es di dataran tinggi, sekaligus terjadinya perubahan suhu secara ekstrem.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Indonesia
Harga Telur di Peternak Turun, Pemerintah Perintahkan Dapur MBG Perbanyak Menu Telur
Penurunan harga telur dipengaruhi tingginya produksi nasional yang pada 2026 diproyeksikan mencapai 7,3 juta ton atau surplus sekitar 13 persen dibandingkan kebutuhan nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
 Harga Telur di Peternak Turun, Pemerintah Perintahkan Dapur MBG Perbanyak Menu Telur
Indonesia
Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun
Program tersebut dinilai akan memperkuat sektor riil sekaligus meningkatkan ketahanan pangan berbasis kelautan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun
Indonesia
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Kenaikan transaksi digital ini berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang tetap kuat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Indonesia
Fraud BI-FAST Rp 200 Miliar Terungkap, DPR Minta Pengamanan Dana dan Data Nasabah Diperkuat
Modus kejahatan diawali penipuan digital, kemudian dana dipindahkan dengan cepat ke sejumlah rekening penampung melalui BI-FAST lalu dikonversi ke aset kripto.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Fraud BI-FAST Rp 200 Miliar Terungkap, DPR Minta Pengamanan Dana dan Data Nasabah Diperkuat
Dunia
Jerman Dilanda Wabah Flu Burung H5N1, 500 Ribu Unggas Dimusnahkan
Para ahli FLI memperingatkan skala penyebaran bisa menyamai musim dingin 2020–2021, ketika lebih dari dua juta unggas mati akibat flu burung di Jerman
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Oktober 2025
Jerman Dilanda Wabah Flu Burung H5N1, 500 Ribu Unggas Dimusnahkan
Indonesia
Industri Kripto Bisa Ciptakan 1,2 Juta Kesempatan Kerja, Ini 5 Hal Yang Perlu Diperbaiki
Penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi ini akan terwujud apabila pendapatan dari aktivitas perdagangan kripto dialirkan kembali ke sektor riil melalui konsumsi dan investasi domestik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Oktober 2025
Industri Kripto Bisa Ciptakan 1,2 Juta Kesempatan Kerja, Ini 5 Hal Yang Perlu Diperbaiki
Bagikan