Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Diet LCHF, Tekan Karbo dan Tingkatkan Konsumsi Lemak

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 17 Desember 2018
Diet LCHF, Tekan Karbo dan Tingkatkan Konsumsi Lemak

Telur salah satu makanan yang direkomendasikan dalam diet LCHF. (Foto: Pixabay/RitaE)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PROGRAM diet sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Diet berarti mengatur jumlah makanan yang dikonsumsi oleh tubuh. Di Indonesia, diet identik dengan upaya menurunkan berat badan.

Diet juga banyak jenisnya. Salah satunya yaitu diet LHCF. Diet ini cocok buat kamu yang ingin tetap sehat saat program menurunkan berat badan.

Seperti dikutip Go Dok, Low-Carbs and High-Fat (LHCF) menekan konsumsi karbohidrat, namun meningkatkan konsumsi lemak baik untuk tubuh. Protein dalam konsumsi sedang.

1. Rumus LHCF minim karbohidrat plus lemak tinggi plus protein sedang

Diet LHCF menekankan pengurangan karbohidrat. (Foto: Pixabay/stevepb)
Diet LHCF menekankan pengurangan karbohidrat. (Foto: Pixabay/stevepb)

Diet LCHF berfokus pada pengurangan konsumsi karbohidrat dan peningkatan konsumsi lemak. Jadi, rumus yang harus dipatuhi dalam diet ini adalah: minim karbohidrat + lemak tinggi + protein sedang.

Protein juga harus tetap masuk dan menyumbang jumlah kalori yang lebih besar dibandingkan karbohidrat. Selain terkenal dalam urusan menurunkan berat badan, diet ini juga dikenal mampu mengoptimalkan pemanfaatan lemak dalam membuat tubuh lebih berotot.


2. Makanan-makanan yang mesti dihindari dalam diet LHCF

Soda salah satu minuman dilarang dalam diet LHCF. (Foto: Pixabay/Free-Photos)
Soda salah satu minuman dilarang dalam diet LHCF. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Karbohidrat dilarang pengonsumsiannya, atau setidaknya haruslah dibatasi. Karbohidrat sendiri memiliki dua bentuk, yaitu karbohidrat kompleks (tepung, gandum murni, kacang polong) dan karbohidrat simpel (laktosa dalam susu, fruktosa dalam buah, dan gula).

Makanan dengan gula buatan dilarang dan makanan pati, seperti gandum, nasi, roti, kentang, ubi, kacang polong, dan biji-bijian dibatasi pengonsumsiannya dalam diet ini. Total karbohidrat yang harus kamu konsumsi hanyalah sekitar 20 gr – 100 gr dalam sehari.

Selain yang disebutkan tadi, berikut daftar makanan yang harus dibatasi:

- Minuman dengan gula tambahan, seperti soda, jus, teh manis, sport drinks

- Sirup dan madu

- Buah-buahan, hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah sedikit
Segala sesuatu yang rendah-lemak

- Makanan yang sudah diproses dan makanan kalengan.

3. Ini makanan yang mesti dikonsumi dalam diet LHCF

Diet LHCF menekankan konsumsi makanan dengan kandungan protein tinggi. (Foto: Pixabay/RitaE)
Diet LHCF menekankan konsumsi makanan dengan kandungan protein tinggi. (Foto: Pixabay/RitaE)

Diet LCHF mendorong kamu untuk mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi dan protein.

Berikut adalah daftar makanannya;

- Telur, mengandung lemak baik dan protein yang tinggi

- Minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak alpukat

- Segala jenis ikan, terutama yang tinggi lemak, seperti ikan salmon, sardin, dan trout

- Daging sapi dan ayam, bebek, kalkun, kambing, dan domba

- Produk olahan sapi, seperti susu, keju, yoghurt

- Sayuran tanpa starch (pati), seperti sayuran hijau, brokoli, kembang kol, paprika, jamur, dll

- Buah alpukat, yang kaya akan lemak

- Buah bluberi, blackberry, dan stroberi

- Kacang-kacangan


4. Berat badan turun dan perut berotot

Diet LCHF bisa membuat perut berotot dengan olahraga rutin. (Foto: Pixabay/MatanVizel)
Diet LCHF bisa membuat perut berotot dengan olahraga rutin. (Foto: Pixabay/MatanVizel)

Selain terkenal bekerja cepat dalam hal menurunkan berat badan, diet ini juga bisa membuat perut dan lengan lebih berotot jika diikuti dengan porsi olahraga rutin yang sesuai. Selain itu, diet ini juga salah satu cara efektif untuk menjaga kadar insulin tubuh tetap rendah.

Diet LCHF baik untuk diikuti penderita diabetes, mencegah penyakit syaraf, dan penyakit jantung. Namun, tetap perhatikan asupan kalori dalam sehari, jangan sampai mengonsumsi karbohidrat dan kalori yang terlalu sedikit. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Healthy People Wajib Tahu! Ini Waktu Makan Terbaik Bagi Pendamba Tubuh Ideal!

#Tips Kesehatan #Diet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Lifestyle
Intermittent Fasting, antara Janji dan Jebakan, Bisa Bermanfaat Juga Tingkatkan Risiko Kardiovaskular
Mereka yang membatasi makan kurang dari delapan jam sehari memiliki risiko 135 persen lebih tinggi meninggal akibat penyakit kardiovaskular.
Dwi Astarini - Selasa, 02 September 2025
Intermittent Fasting, antara Janji dan Jebakan, Bisa Bermanfaat Juga Tingkatkan Risiko Kardiovaskular
Lifestyle
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Dokter Dara menyarankan bahwa konsumsi rutin air kelapa diperbolehkan karena manfaat positifnya yang kaya antioksidan dan elektrolit
Angga Yudha Pratama - Senin, 21 April 2025
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Fun
5 Menu Sahur Sehat dan Mengenyangkan, Diet Pun Maksimal!
Saat menjalankan ibadah puasa, sahur menjadi waktu yang sangat penting untuk mempersiapkan tubuh agar tetap bertenaga sepanjang hari.
ImanK - Jumat, 28 Februari 2025
5 Menu Sahur Sehat dan Mengenyangkan, Diet Pun Maksimal!
Fun
Resolusi Kesehatan Zodiak di 2025: Sagitarius Rutin Olahraga, Capricorn Perlu Banyak Meditasi, dan Aquarius Perbaiki Pola Tidur
Sagitarius, Aquarius, dan Capricorn punya catan penting soal kesehatan saat memulai 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Januari 2025
Resolusi Kesehatan Zodiak di 2025: Sagitarius Rutin Olahraga, Capricorn Perlu Banyak Meditasi, dan Aquarius Perbaiki Pola Tidur
Fashion
Tanda Skin Barrier Kamu Rusak dan Cara Memperbaikinya
Sejumlah faktor bisa merusak skin barrier.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 November 2024
Tanda Skin Barrier Kamu Rusak dan Cara Memperbaikinya
Bagikan