Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Didampingi Ganjar-Mahfud, Megawati Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 31 Mei 2024
Didampingi Ganjar-Mahfud, Megawati Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende

Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri mendatangi rumah pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (31/

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri mendatangi rumah pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (31/5).

Megawati yang turut didampingi oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, Menteri PPPA Bintang Puspayoga, serta Ketua DPP PDIP bidang Kehormatan Komarudin Watubun; tiba di rumah pengasingan Bung Karno pukul 16.30 WITA.

Hadir pula bersama rombongan Megawati, Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Herman Hery dan Andreas Pareira, serta Anggota DPR RI terpilih 2024, Samuel Wattimena.

Tampak juga, pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2024, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md menyambut kedatangan Megawati bersama rombongan. Ratusan masyarakat turut menyambut hangat kedatangan Megawati dan rombongan di rumah pengasingan Bung Karno.

Baca juga:

Megawati Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende

Mengawali kunjungannya, Megawati memulai dengan mengisi daftar buku tamu. Ketum PDIP itu kemudian menyempatkan berkeliling dan melihat secara langsung kondisi rumah pengasingan Bung Karno. Rumah bercat putih dengan pintu berwarna kuning ini pun dikelilingi Megawati dengan perlahan.

Juru pelihara rumah pengasingan Bung Karno, Syafrudin tampak memberikan penjelasan singkat terkait kondisi rumah tersebut. Megawati melihat secara langsung barang-barang peninggalan Bung Karno di halaman depan. Mulai dari foto-foto serta biola yang pernah dimainkan oleh Bung Karno.

Selama kurang lebih 10 menit, Megawati tampak menikmati berkeliling halaman depan rumah pengasingan Bung Karno. Selanjutnya, Putri Bung Karno ini juga sempat melihat dari dekat tempat tidur sang ayahanda.

Bahkan, Megawati sempat memegang bantal yang digunakan Bung Karno saat beristirahat di situ. Kemudian, Megawati mengikuti acara penandatanganan Deklarasi Istana Gerbang Blitar tentang Jaringan Kota-Kabupaten Tapal Sejarah Bung Karno (Jaket Bung Karno).

Baca juga:

Megawati Tiba di Ende untuk Upacara Hari Lahir Pancasila

Acara itu dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah Kabupaten/Kota. Selepas penandatanganan itu, Megawati menyempatkan untuk memasuki ruang Salat Bung Karno di rumah pengasingan itu.

Megawati kemudian melakukan kontemplasi atau merenung selama kurang lebih 10 menit di ruangan tersebut. Megawati hanya seorang diri masuk dalam ruang Salat Bung Karno. (Pon)

#Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Bagikan