Dianggap Penting, Budaya Magis Banten akan Diseminarkan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 08 Desember 2020
Dianggap Penting, Budaya Magis Banten akan Diseminarkan

Golok, Tasbih, & Cincin adalah benda-benda umum yang sering jadi media magis masyarakat Banten (FOTO: MP/Sucitra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUNIA magis, adalah dunia yang tak bisa dipisahkan dari budaya masyarakat Nusantara, terutama masyarakat Banten.

Debus, ilmu kebal senjata yang dimiliki para jawara tertentu. Teluh atau yang dikenal dengan santet, ilmu sihir membunuh atau mencelakakan dari jarak jauh. Pelet, ilmu menaklukan orang yang benci menjadi cinta, adalah secuil ilmu magis yang menjadi kultur masyarakat Banten, baik yang dilakukan terang-terangan maupun secara sembunyi-sembunyi.

Baca juga:

Debus Banten, Seni Pertunjukan Yang Mengagumkan

"Ilmu magis, diakui atau tidak, sudah menjadi budaya di Banten. Ini patut menjadi pengetahuan bagi masyarakat, sehingga kita bisa memandangnya secara objektif. Apa kegunaannya sehingga budaya itu begitu kuat? Mengapa budaya itu lahir? Bagaimana seharusnya masyarakat modern menyikapinya?," ungkap kepala bidang kebudayaan dinas pendidikan propinsi Banten Bara Hudaya kepada merahputih.com Selasa (08/12) di Kota Serang.

Debus Banten (Foto: Kebudayaan Indonesia)
Debus Banten (Foto: Kebudayaan Indonesia)

Untuk membedah, dinasnya akan menghadirkan peneliti dan praktisi, sebagai nara sumber agar pembahasannya tepat. Ia mengungkap, timnya sedang membahas agar seminar itu digelar dengan bobot yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

"Dengan seminar ini, kami berharap masyarakat menjadi lebih paham, bahwa budaya dan ilmu magis itu benar adanya. Jika hal itu berbahaya, bagaimana cara menghindarinya? Bagaimana agar budaya itu lestari dengan aspek manfaat bagi masyarakat kita?" terangnya.

Mengenai waktu penyelenggaraan, Bara mengatakan hal itu akan diumumkan dalam waktu dekat "Yang jelas pelaksanaan akan digelar minggu-minggu ini, dengan undangan secara terbuka, dilaksanakan secara daring," tutupnya. (De Sucitra/Banten)

Baca juga:

5 Destinasi Wisata Penangkaran Satwa Liar

#Budaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesiaku
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Mereren Fest 2026 di Pererenan, Bali, menghidupkan kembali tradisi lokal lewat festival layangan, musik, kreativitas, dan kolaborasi komunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Indonesia
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Cipto Raharjo meninggal dunia sekitar tahun 2007 dan rumahnya dibiarkan kosong. Anak keturunannya tidak ada yang menempati rumah itu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Batik Jakarta bersinar di IFW 2026. Panggung Ragamkultura Jakarta menghadirkan sembilan jenama wastra.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Indonesia
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Lebaran Betawi 2026 digelar di Lapangan Banteng juga mempertimbangkan aspek historis lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Fun
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Ireland’s Eye 2026 digelar di Jakarta, menampilkan seni kontemporer Irlandia dengan tema lanskap, budaya, dan memori lintas generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Bagikan