Di Tengah Isu Pemakzulan Gibran, Prabowo Gelar Pertemuan dengan PPAD di Istana Kepresidenan
Sejumlah perwakilan pengurus Persatuan Purnawirawan TNI AD tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/4/2025). (ANTARA/Fathur Rochman)
Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan pengurus Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/4) siang. Kepala Staf Kepresidenan, AM Putranto, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan acara silaturahmi halalbihalal.
"Silaturahmi PP AD, mau halalbihalal," kata AM Putranto, Rabu (30/4).
Putranto menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak membahas delapan usulan yang sebelumnya diajukan oleh Forum Purnawirawan Prajurit TNI.
Usulan tersebut mencakup berbagai hal, termasuk pengembalian UUD 1945 sebagai dasar hukum negara dan tuntutan perombakan kabinet.
Baca juga:
Emoh Tanggapi Isu Pemakzulan Gibran, Gibran: sudah Ada yang Menanggapi
Dikutip Antara, Sekitar 10 perwakilan PPAD tiba di Istana Kepresidenan pada pukul 14.00 WIB, mengenakan seragam dinas berwarna cokelat muda dan topi TNI AD.
Para perwakilan tersebut menolak untuk memberikan keterangan mengenai tujuan spesifik dari pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Pertemuan ini digelar di tengah isu pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sekadar informasi, Forum Purnawirawan TNI telah melayangkan sikap pada Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya, mengusulkan agar dilakukan pergantian Wapres melalui MPR.
Baca juga:
Pemakzulan Gibran atas Desakan Purnawirawan TNI Perlu Penelaahan Hukum
Dokumen pernyataan sikap Purnawirawan TNI itu beredar di media sosial. Salah satunya, foto dan videonya diunggah oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu di akun X pribadinya.
Dokumen itu ditandatangani oleh 103 purnawirawan Jenderal, 73 Laksamana, 65 Marsekal, dan 91 Kolonel.
Sedangkan sejumlah tokoh purnawirawan TNI yang membubuhkan tanda tangan di pernyataan sikap itu adalah mantan Wapres Jenderal TNI (Purn) Try Soetrisno, mantan Wakil Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, dan mantan KSAU Masekal TNI (Purn) Hanafi Asnan.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat