MerahPutih.com- Presiden Prabowo Subianto menghadiri Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat dikutip Kamis (19/2).
Ia memamerkan pencapaiannya pada tahun pertama pemerintahannya, di depan para pengusaha Amerika Serikat.
Prabowo mengklaim, negara berhasil menghemat anggaran lebih dari USD 18 miliar atau Rp 304,79 triliun (asumsi kurs Rp 16.933/dolar AS).
"Penghematan ini berasal dari inefisiensi dan proyek-proyek yang tidak produktif," kata Prabowo.
Baca juga:
Langkah penghematan dan efisiensi anggaran ini serupa dengan yang dilakukan AS melalui lembaga bentukan Presiden Donald Trump, DOGE (Department of Government Efficiency), yang sempat dipimpin oleh orang terkaya di dunia Elon Musk.
Namun Prabowo merasa bangga karena pemerintahannya melakukan upaya itu lebih dulu.
"Ini mirip dengan apa yang sedang diupayakan di Amerika Serikat melalui DOGE. Namun, harus saya katakan bahwa saya memulainya lebih dulu beberapa bulan sebelumnya, dan saya merasa berhasil. Saya merasa diberdayakan," ucapnya.
Di dalam acara yang diikuti pengusaha AS itu, Prabowo bercerita bagaimana pemerintahan yang dipimpinnya melakukan efisiensi anggaran.
Mulai dari meniadakan acara-acara yang hanya bersifat seremonial atau perayaan yang tidak memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.
"Setiap institusi pemerintah menghabiskan cukup banyak uang untuk upacara atau seremonial. Jika itu adalah budaya kita, kita harus mengakui bahwa itu adalah kelemahan," terangnya. (Knu)